By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bank Jatim Syariah fasilitasi pesantren lewat layanan virtual account “OPOP Mart”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Bank Jatim Syariah fasilitasi pesantren lewat layanan virtual account “OPOP Mart”
Ekraf

Bank Jatim Syariah fasilitasi pesantren lewat layanan virtual account “OPOP Mart”

18/03/2021 Ekraf
Penandatanganan kerja sama antara PT Bank Jatim Syariah yang diwakili oleh Divisi Bisnis Syariah Bank Jatim, Arief Wicaksono didampingi Direktur Keuangan Bank Jatim sekaligus Pgs Direktur Konsumen Ritel dan Usaha Syariah Bank Jatim, Ferdinan Timur Satyagraha dengan PT Digital Solusi Enterpreneur yang diwakili oleh Abdul Hamid yang didampingi Sekretaris OPOP Jatim, Ghofirin, dalam acara "Kopilaborasi Sambang Pesantren" bertema "Wirausaha Sosial Berbasis Pesantren" di Pondok Pesantren Ngashor, Gumukmas, Kabupaten Jember, Kamis (18/3/2021).
SHARE

Jember (Radar96.com) – PT Bank Jatim Syariah memfasilitasi pesantren dengan memberikan layanan Virtual Account yang bisa dimanfaatkan konsumen maupun penyedia barang saat bertransaksi melakukan pembelian produk pada marketplace “OPOP (One Pesantren One Produk) Mart”.

Awal penggunaan layanan tersebut diawali dengan penandatanganan kerja sama antara PT Bank Jatim Syariah yang diwakili oleh Divisi Bisnis Syariah Bank Jatim, Arief Wicaksono didampingi Direktur Keuangan Bank Jatim sekaligus Pgs Direktur Konsumen Ritel dan Usaha Syariah Bank Jatim, Ferdinan Timur Satyagraha dengan PT Digital Solusi Enterpreneur yang diwakili oleh Abdul Hamid yang didampingi Sekretaris OPOP Jatim, Ghofirin.

Dalam kegiatan yang juga disaksikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Benni Sampirwanto, itu, penandatanganan kerjasama berlangsung dalam acara “Kopilaborasi Sambang Pesantren” bertema “Wirausaha Sosial Berbasis Pesantren” di Pondok Pesantren Ngashor, Gumukmas, Kabupaten Jember, Kamis (18/3/2021).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Benni Sampirwanto, mengatakan Program OPOP ini merupakan satu ikhtiar mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren sekaligus membangkitkan perekonomian mandiri sesuai dengan Nawa Bhakti Satya Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Program OPOP Jatim ini merupakan program peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis pondok pesantren melalui pemberdayaan santri preneur, pesantren preneur dan sosio preneur oleh alumni pondok pesantren dengan harapan pesantren berdaya maka masyarakat sejahtera.

Sekretaris OPOP Jatim, Ghofirin mengatakan, program ini terbuka untuk semua pondok pesantren di Jawa Timur. Namun Pemprov Jatim mensyaratkan pesantren yang menerima program telah terdaftar di Kementerian Agama dengan memiliki Nomor Stratistik Pondok Pesantren (NSPP).

Dari sekitar 6.000-an ponpes yang ada di Jatim, saat ini baru sekitar 4.600-an ponpes yang telah memiliki NSPP. Selama dua tahun berjalan, program OPOP telah melakukan pendampingan pada 550 ponpes dengan beragam jenis usaha mandiri yang dikembangkan.

“Kami menargetkan 1.000 ponpes mendapatkan pendampingan dalam program ini selama lima tahun Ibu Gubernur menjabat. Tentunya angka ini masih kecil dibandingkan potensi pesantren yang ada dan akan terus dilanjutkan pada periode berikutnya,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Ngashor, Gumukmas, KH. Nur Musthofa Hasyim menambahkan program OPOP menjadi harapan banyak pesantren yang tengah berjuang dalam membangkitkan kemandirian ekonomi santrinya, jamaahnya maupun pengurus pesantren. Di sekitaran wilayah Kencong, Kabupaten Jember saat ini ada sekitar 65 ponpes yang sedang berusaha memenuhi legalitasnya untuk mendapatkan NSPP dari Kementerian Agama.

Pria yang akrap disapa Gus Mus ini menambahkan, saat ini pesantrennya sedang mengembangkan beragam usaha mandiri, diantaranya varian roti yang dikerjakan oleh santriwati, sabun mandi, sabun cuci piring, hand sanitaizer hingga produk kosmetik yang menggunakan bahan-bahan herbal.

Produk-produk tersebut merupakan hasil inovasi santri dan pengurus pesantren yang berusaha menangkap peluang dengan melihat potensi pasar yang tersedia.

“Produk kami masih jauh kualitasnya jika dibandingkan dengan yang serupa. Dan kami berharap Program OPOP ini mampu mengangkat kualitas dan kuantitas produk kami,” harapnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Fatayat NU Surabaya luncurkan “Kafaya” tangkal pendakwah tanpa sanad
Next Article Ismail Yusanto (Jubir HTI) dan Ahmad Ishomuddin dalam sidang gugatan eks-HTI di PTUN Jakarta

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin
PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

16/04/2026
Ekraf

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

28/03/2026
Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?