By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Wapres apresiasi langkah HPN lakukan “digitalisasi ekonomi” di kalangan NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Wapres apresiasi langkah HPN lakukan “digitalisasi ekonomi” di kalangan NU
Nahdliyyin

Wapres apresiasi langkah HPN lakukan “digitalisasi ekonomi” di kalangan NU

27/03/2021
Logo kegiatan HPN di Uluwatu, Badung, Bali, 26-28 Maret 2021
SHARE

Badung, Bali (Radar96.com) – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin mengapresiasi langkah Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) yang berupaya untuk memasifkan pemanfaatan inovasi teknologi digital dalam aktivitas ekonomi (digitalisasi ekonomi) anggotanya di kalangan NU.

Apresiasi disampaikan Wapres saat menyampaikan sambutan kunci secara virtual pada Business Forum bertema “Go Digital” dari Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta, Jumat (26/3/2021). Forum Bisnis dan Mukernas itu sendiri diadakan HPN di Uluwatu, Badung, Bali pada 26-28 Maret 2021.

Wapres KH Ma’ruf Amin membuka kegiatan HPN di Uluwatu, Badung, Bali, 26-28 Maret 2021″ secara virtual dari kediamannya di Jakarta, Jumat (26/3/2021) malam (pna)

Menurut Wapres, HPN sebagai wadah berhimpun pengusaha ultramikro hingga pengusaha besar harus dapat memanfaatkan inklusivitas teknologi digital dalam mendorong kemitraan antara usaha kecil dan besar agar keduanya mampu tumbuh bersama.

Misalnya, technology financial (fintech) telah memberikan beragam kemudahan layanan keuangan dalam satu sentuhan jari. Pemanfaatan fintech juga terbukti dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro dan kecil (UMK) sebagai mayoritas unit usaha di Indonesia.

“Sekat-sekat antara perusahaan kecil dan besar menjadi tereliminasi. Perusahaan kecil memiliki kemudahan dalam akses pasar serta kemitraan antara usaha kecil dengan usaha besar lebih dimungkinkan terjadi dengan adanya teknologi digital ini,” ungkap Kiai Ma’ruf.

Dalam forum HPN tersebut, Wapres menyatakan kegembiraannya bahwa inovasi dimaksud telah menghasilkan fintech berbasis syariah. Apalagi, program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah saat ini sedang digalakkan pemerintah, yaitu sebagai sarana teknologi keuangan serta proses digitalisasi transaksi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

“Layanan (fintech) ini selain mengikuti prinsip syariah, juga cukup kompetitif. Layanan pembayaran yang disediakan fintech syariah juga termasuk layanan dalam penyaluran zakat, wakaf, infak, dan sedekah,” sambung Wapres.

Kiai Ma’ruf tentu saja menghargai partisipasi aktif para pelaku fintech dalam memberikan perluasan akses pasar serta pengembangan kapasitas transaksi kepada UMK berbasis syariah. Sisi pemerintah pun berupaya untuk terus pro-usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah satunya dengan memprioritaskan penyederhanaan dan percepatan proses perizinan serta pembinaan terhadap UMKM dalam mendapatkan sertifikasi halal yang sesuai standar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Hal ini tidak lain adalah untuk memacu pertumbuhan usaha dan peningkatan ketahanan ekonomi umat. Itu juga sengaja didesain untuk mendukung peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil agar menjadi pelaku usaha yang tangguh dan menjadi bagian dari rantai nilai industri halal global (halal global value chain),” kata Wapres.

Wapres meminta HPN melalui jejaringnya di seluruh tanah air turut mengembangkan pusat-pusat inkubasi ataupun pusat-pusat bisnis syariah (sharia business center) yang didukung oleh infrastruktur digital guna menumbuhkembangkan pengusaha di berbagai tingkatan di daerah.

“Kolaborasi antara HPN, KNEKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah), MES (Masyarakat Ekonomi Syariah), pemerintah daerah, serta asosiasi pengusaha perlu digalang untuk mendorong lahirnya pengusaha-pengusaha yang andal dalam berniaga,” kata Wapres.

Ketua Umum PBNU KH Said Agil Sirodj saat menyampaikan sambutan pada kegiatan HPN di Uluwatu, Badung, Bali, 26-28 Maret 2021″ secara virtual dari Jakarta, Jumat (26/3/2021) malam (pna) .

Sebelumnya (24/3/2021), Ketua Umum PP HPN Abdul Choliq menjelaskan Forum Bisnis dan Mukernas HPN di Bali itu dibuka Wapres secara virutal pada 26 Maret 2021 pukul 20.00 WIB. Acaranya juga dihadiri Gubernur Bali, Ketua Umum PBNU, Ketua APJII, dan CEO PT Huawei Tech Investment yang akan memberikan sambutan dalam acara itu.

“Tanggal 27 Maret 2021, acara dilanjutkan dengan Bussines Digital Forum yang melibatkan Huawei, BNI, APJII, Link Net, dan Muslimapp.id, kemudian hari terakhir pada 28 Maret 2021 akan diisi dengan Mukernas HPN yang dihadiri pengurus HPN se-Indonesia,” katanya. (*)

Sumber: https://santrinesia.radarcirebon.com/2021/03/26/apresiasi-digitalisasi-ekonomi-hpn-ini-pesan-wapres/

Iklan.

You Might Also Like

Para Kiai Sepuh NU Gelar Tahlil dan Istighotsah di Makam Pendiri NU
Prof Imam Suprayogo Berikan Taujih pada Peringatan HSN di Pesantren Al Azhaar Kedungwaru
Mantan Rais Aam PBNU KH Ali Yafie wafat
NU Jatim: hukum menolak vaksinasi adalah terlarang
Persiapan sudah 70 persen, PBNU siap gelar R20
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Katib Aam PBNU: Hadapi Kebangkitan Kedua, NU perlu strategi hadapi tantangan milenial
Next Article Ketua HPN Jabar-Bendahara Hebitren: Saatnya, pengusaha nahdliyin melek digital

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Unesa dan Lakpesdam PWNU Jatim Berkolaborasi Riset dan Penguatan SDM
Nahdliyyin
Persiapkan Remaja Tangguh, LKK PWNU Jatim Gelar CKG dan BRUS di Ponpes
Nahdliyyin
Meneguhkan Supremasi Syuriyah: Menjaga Marwah Organisasi Ulama.
Nahdliyyin
Ketua KI Jatim Mantapkan Kolaborasi Keterbukaan Informasi ke PWI dan SMSI
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Ketua PW IPNU Jateng Soroti Bias Makna Penyediaan Alat Kontrasepsi Bagi Remaja

12/08/2024
Nahdliyyin

Stikosa-AWS Bentuk Pos SAPA
Tindak Lanjut dari Kerja Sama dengan DP3AK Jatim

26/01/2023
Nahdliyyin

RAT KOPONTREN NURUL HIJRAH BANYAK DAPATKAN SANJUNGAN

26/03/2022
Nahdliyyin

Program Bina Desa Aswaja An-Nahdliyah Dimulai Ramadlan yang akan Datang

16/02/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?