By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Wakil Bendahara PP IPNU bisa tunaikan ibadah Haji di masa pandemi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Wakil Bendahara PP IPNU bisa tunaikan ibadah Haji di masa pandemi
Nahdliyyin

Wakil Bendahara PP IPNU bisa tunaikan ibadah Haji di masa pandemi

25/07/2021
Wakil Bendahara Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) Niam Almuzakki, saat berada di Masjidil Haram. (*/dokpri)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Wakil Bendahara Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) Niam Almuzakki bisa menunaikan ibadah haji di masa pandemi COVID-19 pada tahun 1442 hijriah.

“Saya sekarang berada di Masjidilharam, di depan Ka’bah. Mudah-mudahan rekan-rekan IPNU se-Indonesia tetap diberi kemampuan belajar, terus berjuang, dan tak lupa bertakwa hingga kelak bisa ke Baitullah,” katanya dalam laporan virtual dari Tanah Suci yang diterima Radar96.com, Minggu (25/7/2021).

Pemerintah Arab Saudi mulai menyelenggarakan ibadah haji 1442 H pada 17 Juli 2021. Tahun ini, kuota dibatasi hanya bagi 60.000 orang yang dikhususkan bagi warga Saudi dan ekspatriat yang sudah menetap di sana.

Puluhan ribu jamaah terpilih itu diseleksi dari lebih 500.000 calon pendaftar. Dari 60.000 haji itu terdapat sebagian warga negara Indonesia (WNI) yang menetap di Saudi, diantaranya dari unsur diplomat (KBRI/KJRI), Pekerja Migran Indonesia (PMI), dan mahasiswa Indonesia, termasuk aktivis IPNU itu.

“Saat ini ada 327 WNI yang menjadi jamaah haji tahun ini. Mereka adalah WNI yang selama ini sudah menetap di Arab Saudi dan ikut mendaftar sebagai calon jemaah sesuai prosedur yang diberlakukan Saudi,” terang Konsul Haji, KJRI Jeddah Endang Jumali (16/7/2021).

Menurut Niam Almuzakki, jamaah haji di masa pandemi Covid-19 menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat, jamaah sudah harus melakukan vaksinasi dua dosis. “Kami saat pendaftaran haji sudah harus vaksin dua kali atau penyintas yang sudah sembuh di sini,” katanya.

Selanjutnya, selama menunaikan ibadah haji pun, semua jamaah wajib menggunakan masker. Perangkat protokol kesehatan sudah disediakan untuk masing-masing jamaah. “Kami pun sudah disiapkan seperangkat alat kesehatan kebersihan sebagai hand sanitizer, tissue basah, dan lain-lain,” ujarnya.

Setiap masuk suatu tempat dan melalui pos, para jamaah juga dicek suhu. “Setiap masuk pos itu ada cek suhu,” katanya sambil menyatakan mereka yang berani mencoba berhaji ‘tanpa terdaftar’ akan dikenakan denda yang besar.

Selain itu, ia menuturkan bahwa jamaah haji untuk tahun ini menginap di tenda di Mina dengan diberikan fasilitas yang mencukupi. Mereka tidak menginap di Hotel. Tinggal di Mina, Niam berangkat ke Masjidil Haram menggunakan bus untuk menunaikan tawaf dan sai bersama rombongan. Dua bus berjalan bersama dikawal satu mobil keamanan.

“Kami berangkat dari titik kumpul menuju langsung ke Masjidil Haram dengan beberapa teman atau rombongan ada 2 bus dan dikawal dengan satu mobil keamanan,” katanya.

Ketatnya pemeriksaan Tiba di Masjidil Haram, ia dan jamaah haji lainnya diperiksa dengan ketat. Mereka dikoordinasikan oleh seorang koordinator yang bukan peserta haji atau tidak melakukan ibadah haji. Ia hanya bertugas mengkoordinasikan jamaah.

“Kami memasuki daerah Masjidil Haram melalui beberapa pemeriksaan. Kemudian masuk ke Masjidil Haram dengan berkelompok dan dipandu oleh satu koordinator yang mana koordinator ini bukan peserta haji,” ujarnya.

Di Masjidil Haram, ia dan jamaah haji lainnya melakukan tawaf qudum dan sa’i haji. Setelah itu, mereka kembali lagi ke penginapan di Mina dengan bus berbeda.

“Kami bisa naik mobil mana saja sesuai dengan zona. Jika zona hijau, maka hanya boleh menggunakan mobil di zona hijau. Pun zona kuning, biru, dan lainnya,” kata Niam.

Sementara itu, untuk wukuf di Arafah, ada dua golongan. Sebagian berangkat saat malam hari, sebagian lainnya berangkat selepas Subuh.

Jamaah haji hanya mengikuti arahan koordinator masing-masing. “Kami mengikuti koordinator untuk menunggu bus dan kita akan bersama-sama menuju Arafah,” tuturnya.

Untuk masuk ke Arafah, jamaah haji dari Mina langsung naik bus kemudian kita menuju ke Arafah. Di sana, jamaah haji disediakan tenda yang dapat memuat 43 orang. “Setiap orang mendapatkan semacam kasur tapi bisa menjadi kursi juga,” pungkasnya. (*)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/130226/kisah-niam-almuzakki-pemuda-yang-bisa-berhaji-tahun-ini

Iklan.

You Might Also Like

Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU

PW Muslimat NU Jatim: Fenomena Hilangnya Cinta Butuhkan “Karakter Pecinta”

UPZIS LAZISNU Bringinbendo Gelar Santunan Anak Yatim Rutin Tahunan

LTN PWNU Jatim: Ramadhan juga Puasa Tebar Konten Tidak Saleh

LPTNU Jatim Minta Intelektual NU Kembangkan Dakwah Berbasis Riset

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Masjid pertama NU di Jepang diresmikan pada momentum Idul Adha 2021
Next Article PBNU: jangan benturkan Keimanan dengan Vaksinasi

Advertisement



Berita Terbaru

BPP MAS Terima Sertifikat Merek “Al-Akbar Ngaji Soccer”
Sospol
Pertama Kali, LPTNU Award 2026 Apresiasi Ilmuwan dan Akademisi PTNU
Nahdliyyin
15.000-an Jamaah Qiyamul Lail Semarakkan Malam 21 Ramadhan di Masjid Al-Akbar
Sospol
Gubernur Khofifah Saksikan Final “Marbot Soccer League” di ASC Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Wakil Ketua Umum PP ISNU Tekankan Pentingnya “Spiritualitas Modern”

03/03/2026
Nahdliyyin

Alim Markus Bantu 1.500 Paket Sembako Ramadhan dan LAZISNU Jatim Santuni 40 Yatim

03/03/2026
Nahdliyyin

Sahur Keliling, Nyai Sinta Nuriyah Ajak Dhuafa dan Kaum Marjinal

01/03/2026
Nahdliyyin

Ketua Lesbumi PWNU Jatim: Akun Medsos masih asal “njeplak”

01/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?