By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pesan Kemandirian NU (Catatan 7 Hari : Almarhum Andry Dewanto)
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Pesan Kemandirian NU (Catatan 7 Hari : Almarhum Andry Dewanto)
Ekraf

Pesan Kemandirian NU (Catatan 7 Hari : Almarhum Andry Dewanto)

03/08/2021
almarhum Andry Dewanto Ahmad, Wakil Ketua PWNU Jatim (*/dokpri/FB)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Kemandirian NU bersumber pada diri sendiri, al-i’timad ‘ala al-nafs. Tidak dipengaruhi, tidak dibantu. Berjalan dengan kemampuan sendiri. Nahdlatul Ulama punya modal sosial yang kuat untuk bergerak dengan kemampuan sendiri.

“Hentikan membuat proposal untuk meminta bantuan, galakkan iuran karena NU punya kisah sukses dengan menghimpun koin di Turen-Kalidawir, dan bikin unit usaha yang bekerja sama dengan Bumdes yang ada untuk menggarap potensi desa,” pesan almarhum Andry Dewanto Ahmad, Wakil Ketua PWNU Jatim.

Dalam diskusi NU9 Channel itu, suami Ny Hikmah Bafaqih (Wakil Sekretaris PW LP Ma’arif NU Jatim) yang wafat pada 29 Juli 2021 itu menilai perekonomian NU itu sebenarnya sudah ada progres, kendati belum mampu tampil dalam perekonomian skala global, bahkan “menyaingi” ormas Muhammadiyah juga masih jauh.

“Mantan Wapres Jusuf Kalla pernah mengibaratkan Muhammadiyah itu (secara ekonomi) merupakan corporate, karena hasil usaha dan semua asetnya milik lembaga, sedangkan NU (secara ekonomi) ibarat franchise yang usahanya sulit diatur karena milik banyak pihak, baik perorangan maupun lembaga,” ujarnya.

Ia mencontohkan PCNU Jombang yang mempunyai 33 unit usaha dan semuanya milik NU, lalu PCNU Ponorogo yang mempunyai 113 unit usaha, diantaranya swalayan dan rumah sakit, dan PCNU Sumenep yang memiliki 33 unit dengan jumlah terbanyak adalah BMT atau koperasi.

“Jadi, NU itu bisa, karena pengumpulan koin NU di Turen, Malang bisa mnghimpun Rp3 miliar dalam dua tahun, lalu di Kalidawir, Tulungagung juga terbukti bisa menghimpun miliaran. Saran saya, ayo garap desa. NU ranting (desa/kelurahan) bikin saja unit usaha yang bekerja sama dengan Bumdes yang ada,” paparnya.

Almarhum yang juga koordinator tenaga pendamping profesional (TPP) Pemprov menjelaskan di Jatim dengan 7.724 desa itu sudah ada 6.080 Bumdes (Badan Usaha Milik Desa), yang meliputi 456 Bumdes yang sudah maju, 2.270 Bumdes yang sedang berkembang dan 3.354 Bumdes pemula.

“Ayo NU mulai menggarap desa dengan melakukan MoU antara koperasi atau unit usaha NU dengan Bumdes agar mandiri. Mandiri itu jangan mengharap bantuan atau hentikan membuat proposal permohonan bantuan lagi. Lokasi usaha bisa dengan bikin sekat di kantor NU dulu,” tuturnya.

Pesan almarhum Andry Dewanto itu mendapat respons positif dari Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jawa Timur yang sudah dua tahunan merancang sinergi ekonomi nahdliyyin lewat jejaring “NUConomic”.

“NUconomic itu juga tanpa proposal dengan menggerakkan networking berbagai potensi dalam sebuah kolaboratif yakni membina sektor UMKM NU lewat pelatihan, pendampingan, ekshibisi, teknologi, evaluasi, dan dukungan pemasaran melalui jejaring NUconomic seperti Kopontren, RS, Nusa Mart, serikat bisnis NU, media-media NU, dan potensi lainnya, dengan ada sharing untuk NU,” kata Ketua LPNU Jatim, Fauzi Priambodo.

“Dalam pemasarannya, LPNU Jatim akan menyinergikan produk UMKM dengan jaringan ekonomi NU, yang meliputi jejaring Rumah Sakit Islam NU, Koperasi pondok pesantren, serikat bisnis pondok NU, dan jejaring media di lingkungan NU,” kata Ketua LPNU Jatim, Fauzi Priambodo.

Menurut dia, NUConomic merupakan salah satu implementasi dari Deklarasi Nahdlatut Tujjar 1918 yang dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari. Intinya, LPNU didirikan sebagai upaya membangkitkan perekonomian bangsa dan mengokohkan serta memberdayakan ekonomi umat secara berkelanjutan.

“Hal itu juga sejalan dengan amanat Konferensi Wilayah (Konferwil) PWNU Jawa Timur di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri pada tahun 2018 yang menyatakan bahwa visi NU untuk mewujudkan khususnya pengusaha kecil menengah menjadi pengusaha besar dan penguatan sektor ekonomi riil warga Nahdliyin Jawa Timur,” katanya.

Ibaratnya, Nuconomic adalah ajang perekonomian baru. “Economic reborn ini kami tandai dengan program NUConomics yang bermodalkan tujuh modal bukan uang yakni modal sumber daya manusia, pengalaman, jaringan, intelektual, nama baik, aset fisik, dan dana/investasi warga,” katanya, sambil menambahkan bahwa program strategis NUconomic itu sudah dibawa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) LPNU di Bandung, 4 April 2021. (*/my)

Iklan.

You Might Also Like

Kunjungi PT Pusri Palembang, Gubernur Khofifah Pastikan Distribusi Pupuk Urea Subsidi Lancar dan Stok Aman
Gubernur Khofifah Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Wage Nganjuk
Bertemu Menteri BUMN Erick Thohir, KH Mutawakkil Alallah sampaikan Tri-Pilar Ekonomi Keumatan
Tokoh Muda NU Jatim Luncurkan NBC untuk Dampingi Pelaku UMKM Nahdliyyin Naik Kelas
Pemprov Jatim Raih UB Halal Award, Gubernur Khofifah Apresiasi Peluncuran UB Halal Center dan UB Halal Metric
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim laksanakan Vaksin Ketiga bagi SDM Kesehatan pada Senin dan vaksinasi bagi pelajar 7-12 tahun mulai Rabu
Next Article Pemprov Jatim buka seleksi untuk 18 Jabatan Pimpinan Tertinggi Pratama

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

2 bulan, “BTS” LPNU Pasuruan salurkan dana sedekah Rp5,2 juta

27/04/2022
Ekraf

Jatim Miliki Kepgub Tarif Ojek Online dan Taksi Online Jatim per 10 Juli 2023

21/07/2023
Ekraf

Unusa Resmikan TAX Center, Dorong Ekonomi Kreatif Berdampak Global

12/11/2025
Ekraf

Gubernur Khofifah Panen Raya Dua Jenis Padi Varietas Unggul di Malang

07/04/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?