By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kiai Anwar Iskandar: Lawan Hoaks lebih berat daripada lawan Covid-19
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kontrahoax > Kiai Anwar Iskandar: Lawan Hoaks lebih berat daripada lawan Covid-19
Kontrahoax

Kiai Anwar Iskandar: Lawan Hoaks lebih berat daripada lawan Covid-19

13/08/2021
KH Anwar Iskandar (nahdlatululama.id)
SHARE

Kediri (Radar96.com) – Pengasuh Pesantren Assa’iddiyah Kota Kediri, Jawa Timur, KH Anwar Iskandar, menyampaikan bahwa menghadapi fitnah lebih berat daripada menghadapi Covid-19. Hal itu disampaikan Kiai Anwar pada acara Istighotsah dan do’a Bersama Akhir Tahun 1442 H dan Awal tahun 1443 H yang diselenggarakan oleh PCNU Kota Kediri, Senin (9/8/2021) lalu.

Kiai Anwar menyatakan, Covid-19 dianggap berbahaya karena bisa merusak organ penting dalam tubuh manusia, bahkan bisa menyebabkan kematian, tetapi sebenarnya ada yang lebih berbahaya, yaitu virus fitnah, adu domba dan hoaks. Virus tersebut dianggap lebih berbahaya karena bisa merusak sel dan organ persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Sesuatu yang bahayanya tidak kalah mengkhawatirkan yaitu bahayanya orang-orang yang menggunakan mulut atau jarinya memproduksi hoaks setiap hari, yang memproduksi berita-berita bohong, zaman Rasul namanya ifki, zaman Nabi Musa namanya iftiraq,” tegas Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur ini.

Saat ini, kata Kiai Anwar, kebohongan dan hoaks masih bertebaran di media sosial melalui narasi-narasi bernada fitnah dan adu domba, hal tersebut dianggap sangat membahayakan pada persatuan dan kesatuan bangsa yang telah dibangun oleh para pendahulu dan founding fathers.

“Oleh karena itu, kata kunci penting sekali untuk kita perhatikan adalah sinergitas, bergandeng tangan. Menghadapi virus Covid-19, kita bergandeng tangan dengan segala potensi yang ada, menghadapi virus pemecah belah persatuan bangsa, kita juga perlu bergandeng tangan,” tutur Kiai Alumni Pesantren Lirboyo ini.

Kiai Anwar juga memahami pandemi Covid-19 yang sudah berjalan lebih dari 1 tahun ini telah memberi dampak buruk pada ekonomi, pendidikan dan sebagainya. Namun demikian, ia mengajak masyarakat agar tidak pernah lelah dalam menjaga dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.

Dikatakan Kiai Anwar, melakukan kritik terhadap pemerintah adalah hal biasa, misalnya mengkritisi pemerintah dalam penanganan pandemi. Namun demikian, cara penyampaiannya harus dibarengi dengan akhlakul karimah, jangan sampai mengarah pada penggulingan kekuasaan yang sah.

“Kitab apapun dari Ahlussunnah wal Jama’ah mengharamkan untuk melakukan makar, kalau kritik bagian dari amar ma’ruf nahi munkar, itu sebuah keniscayaan,” pungkasnya. (*/NUO)

Sumber:
*) https://www.nu.or.id/post/read/130699/kiai-anwar-iskandar-ajak-masyarakat-bersatu-lawan-hoaks

Iklan.

You Might Also Like

RMI Jakarta: Manarul Huda Antapani-Bandung bukan pesantren
Tujuh kejanggalan Kamus Sejarah Indonesia Kemendikbud (Sikap LP Ma’arif PBNU)
Deputi Grand Sheikh Al-Azhar Mesir dukung Indonesia kembangkan pemikiran Islam Moderat
Idul Adha Ikut Pemerintah Arab Saudi atau Lokal?
LDII minta pengurus se-Jatim tidak terprovokasi sikapi polemik HUT Gubernur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jelang HUT Ke-76 RI, Gubernur Khofifah sematkan Satyalancana ASN dan serahkan sembako bagi ASN Pasca Isolasi Covid-19
Next Article Gubernur Khofifah terima bantuan Oksigen Cair dan Tabung Oksigen dari Kadin Indonesia

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

LAZISNU PCNU Sidoarjo Dukung Dana Pembangunan Rumah Anggota Banser
Nahdliyyin
Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 sertipikat tanah wakaf rumah ibadah di Masjid Al-Akbar
Sospol
LPT UNAIR Targetkan Inovasi Berimpak Nasional-Global
Sospol
Ketua PWNU Jatim: Modal Utama NU adalah Silaturrahmi dan Tradisi
Nahdliyyin

You Might also Like

Kontrahoax

Hoaks, Video Wapres Ma’ruf Amin (Islam Nusantara) Shalat Jenazah Pakai Rukuk dan Sujud

11/05/2022
Kontrahoax

Khofifah: “pesta ultah itu jauh dari tradisi saya”

22/05/2021
Kontrahoax

Kritis dalam Bermedia hindari “jebakan” Hoaks

03/09/2021
Kontrahoax

Gus Baha: Logika Berpikir Benar Cegah Ekstremisme Dini

08/02/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?