By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: ISNU Jatim dukung vaksinasi berbasis pesantren menuju Herd Imunity di Jatim
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > ISNU Jatim dukung vaksinasi berbasis pesantren menuju Herd Imunity di Jatim
Nahdliyyin

ISNU Jatim dukung vaksinasi berbasis pesantren menuju Herd Imunity di Jatim

25/08/2021
PW Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur mendukung vaksinasi berbasis pesantren menuju "herd imunity" di Jatim dengan merapatkan barisan bersama ARSINU (Asosiasi Rumah Sakit NU), LKNU (Lembaga Kesehatan NU), PDNU (Persatuan Dokter NU) dan RSI UNISMA. (*/isnu)
SHARE

Kediri (Radar96.com) – Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur mendukung vaksinasi berbasis pesantren menuju “herd imunity” di Jatim dengan merapatkan barisan bersama ARSINU (Asosiasi Rumah Sakit NU), LKNU (Lembaga Kesehatan NU), PDNU (Persatuan Dokter NU) dan RSI UNISMA.

“Untuk melakukan vaksinasi tahap pertama di Ponpes Lirboyo, Kota Kediri dengan sasaran 5.000 santri dan pelajar dilaksanakan pada Rabu-Kamis, 25-26 Agustus 2021,” kata Ketua ISNU Jatim Prof. H. M. Mas’ud Said, MM., Ph.D., di Lirboyo, Kediri, Selasa (24/8) malam.

Ia mengatakan kolaborasi besar itu dilakukan sebagai salah satu bentuk pengabdian ISNU kepada masyarakat. Selanjutnya, sasaran vaksinasi tidak hanya kalangan santri di Lirboyo, melainkan juga masyarakat umum di kabupaten dan kota yang lain.

Mas’ud menjelaskan ISNU yang beranggotakan para sarjana dan profesional memiliki banyak sumber daya manusia yang bisa menyukseskan program vaksinasi menuju Jatim herd immunity.

Meski demikian, ia berinisiatif untuk menggandeng pihak-pihak lain agar program tersebut berjalan secara masif dan tepat sasaran. “ISNU itu tidak hanya harus pinter, namun harus bener. Tak hanya harus bener, tapi juga harus pener (akurat),” katanya

Sementara itu, Ketua ARSINU, Dr. dr. H. Zulfikar As’ad, MMR., mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya yang dilakukan ISNU dalam percepatan vaksinasi. Beberapa rumah sakit NU di Jawa Timur sudah disiapkan tenaganya untuk menjadi tim vaksinator.

“Kita punya beberapa rumah sakit yang siap kapanpun dibutuhkan tenaganya untuk mendukung program ini. Nantinya rumah sakit yang terdekat yang akan dikerahkan sumber dayanya agar program ini berjalan sukses,” katanya.

Selain melibatkan ARSINU, PDNU, LKNU dan RSI UNISMA, program vaksinasi massal yang digagas ISNU juga didukung beberapa perguruan tinggi di Kediri, seperti IIK STRADA Kediri, Akper Dharma Husada Kediri dan Universitas Kadiri.

Hingga saat ini, Jawa Timur masih menjadi provinsi yang paling banyak melakukan vaksinasi dan penanganan Covid 19. Jawa Timur juga yang terbanyak dan meluas sasarannya dalam program vaksinasi, termasuk kepada orang tua, nakes, masyarakat umum dan kalangan santri untuk memastikan kekebalan masyarakat, namun warga yang terpapar juga tinggi.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong terus dilakukannya kegiatan vaksinasi massal untuk percepatan menuju herd imunity, termasuk berkoordinasi Pemprov dengan Menko Marves, Kementerian Kesehatan, Kementerian BUMN dan Kemendagri untuk memastikan vaksinasi berjalan sinergis dengan berbagai pihak di masyarakat. (*/isnu)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Mus ceritakan pertemuan dengan Tokoh Wahabi pada peserta Konbes NU 2022
LAZISNU Sidoarjo Berangkatkan Bantuan untuk Korban Erupsi Semeru
PBNU-PWNU Jatim adakan Ziarah Muassis dan Tasyakuran Satu Abad NU di Tebuireng
BMTNU Sidoarjo Gerojok Pembiayaan Pendidikan
Peringati Hari Kemerdekaan dengan Beri Bingkisan pada para Janda
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bupati Magetan siap dukung tiga pilar program OPOP Jatim
Next Article Pemprov Jatim raih Juara Umum Lomba Wana Lestari Nasional Tahun 2021

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Unesa dan Lakpesdam PWNU Jatim Berkolaborasi Riset dan Penguatan SDM
Nahdliyyin
Persiapkan Remaja Tangguh, LKK PWNU Jatim Gelar CKG dan BRUS di Ponpes
Nahdliyyin
Meneguhkan Supremasi Syuriyah: Menjaga Marwah Organisasi Ulama.
Nahdliyyin
Ketua KI Jatim Mantapkan Kolaborasi Keterbukaan Informasi ke PWI dan SMSI
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

LP Ma’arif NU Jatim Kembangkan “Ma’arif Mart”

31/08/2025
Nahdliyyin

Pesantren Pertama NU di Jepang Diresmikan Dubes RI

04/05/2024
Nahdliyyin

Lakpesdam PCINU Belanda Adakan Pelatihan Pemrograman

12/09/2024
Nahdliyyin

LP Maarif Gelar Olimpiade Tingkat SD/ MI se-Surabaya

28/10/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?