By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Aktivis: pembangunan SDM lebih urgen daripada Jalan Tol Trans Madura
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Aktivis: pembangunan SDM lebih urgen daripada Jalan Tol Trans Madura
Sospol

Aktivis: pembangunan SDM lebih urgen daripada Jalan Tol Trans Madura

03/09/2021 Sospol
Masyarakat Madura dan "tol laut" yang sudah lama menjadi tradisi. (*/pna)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Aktivis yang juga Bendahara Umum PW IKA PMII Jatim, Firman Syah Ali, menilai pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Madura jauh lebih urgent/mendesak daripada pembangunan Jalan Tol Trans Madura yang menjadi usulan dari sekelompok orang tapi ditolak para tokoh Madura sendiri.

“Ya, saya juga dengar kabar (penolakan Jalan Tol Trans Madura) tersebut, ada Gus Hamid, Gus Islah dan lain-lain. Memang yang paling urgen di Madura adalah pembangunan manusia,” kata penulis cuitan viral Mati Corona Ala Madura itu di Surabaya, Jumat (3/9/2021).

Menurut Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Pergerakan IKA PMII yang juga Pengurus Harian LP Ma’arif NU Jatim itu, kualitas SDM di Madura saat ini sangat mudah percaya hoax dan provokasi dalam segala hal, yang namanya ujaran kebencian juga signifikan.

“Karena itu, soal SDM itu jauh lebih urgen untuk ditangani atau setidaknya sama urgennya dengan pembebasan jalur utama transportasi Madura dari kemacetan. Jadi, solusi untuk mengurai kemacetan di Madura itu tidak harus tol, bahkan soal SDM di Madura jauh lebih penting diperhatikan,” katanya.

Hal itu senada dengan pernyataan tokoh Madura, KH Arifin A Hamid. “Para tokoh Madura telah berkomunikasi satu sama lain, rata-rata mereka tidak setuju dengan pembangunan jalan tol Trans Madura, diantaranya tokoh yang sudah berkomunikasi satu sama lain adalah Gus Islah Bahrawi, Gus Mahrus Ali Syafii, Kyai Abdul Jalil Talha dan lain-lain,” katanya.

Menurut KH Arifin A Hamid, para tokoh Madura menolak pembangunan Jembatan Tol Trans Madura, karena khawatir terjadi enam hal. Pertama, terjadinya akuisisi lahan-lahan produktif pertanian dan perkebunan, baik itu lahan milik perorangan masyarakat atau milik korporasi (perusahaan).

“Jika yang terkena adalah lahan produktif pertanian (sawah) tentu akan berdampak pada produksi tanaman setempat,” katanya.

Kedua, berpotensi memunculkan spekulan dan mafia tanah. Ketiga, pembangunan Jalan Tol Trans Madura selain tidak berdampak apa pun kepada masyarakat luas juga akan menambah persoalan baru di Madura yang sudah aman tentram.

Keempat, akan memunculkan sentra-sentra usaha dan bisnis baru yang mana pemilik dan pelakunya bukan berasal dari Madura, sehingga program ini akan jauh panggang dari api ketika dikaitkan dengan penguatan ekonomi keummatan.

Kelima, akan terjadi mati surinya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah jalur utama secara perlahan, tentu akan membuat para pelaku UMKM dan pengusaha logistik menjerit.

“Ini belajar dari kejadian pasca beroperasinya Jembatan Suramadu yang telah membuat jalur Kamal-Bangkalan menjadi jalur mati, tentunya kita tidak akan mengulang kisah sedih ini,” katanya.

Keenam atau terakhir, Jalan Tol Trans Madura hanya akan dinikmati oleh kalangan mampu, dan tidak akan berdampak kepada para pengusaha logistik (angkutan barang) dan masyarakat umum, tentu mereka akan kembali menggunakan jalan nasional/jalur utama.

“Untuk itu, para tokoh Madura mengusulkan empat solusi perbaikan jalur transportasi Madura yakni pelebaran jalan, perbaikan kualitas jalan, pembangunan jembatan layang di lokasi macet, dan penataan lokasi beberapa pasar tradisional yang selama ini jadi penyebab kemacetan,” katanya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus

BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kabupaten Jombang segera bentuk Tim OPOP
Next Article Kritis dalam Bermedia hindari “jebakan” Hoaks

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Sospol

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

21/08/2026
Sospol

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

21/08/2026
Sospol

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

18/08/2026
Sospol

Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BAZNAS Salurkan 81 Paket Bantuan Bedah Rumah

17/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?