By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Menag terbitkan Buku Pedoman Moderasi Beragama di Madrasah/Sekolah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Menag terbitkan Buku Pedoman Moderasi Beragama di Madrasah/Sekolah
Milenial

Menag terbitkan Buku Pedoman Moderasi Beragama di Madrasah/Sekolah

24/09/2021
Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam peluncuran empat buku yang dikemas dalam gerakan "Aksi Moderasi Beragama: Menyemai Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Kebhinekaan", bersama Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, serta Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto di Jakarta, Rabu (22/9/2021). (*/kemenag.go.id)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Penguatan Moderasi Beragama menjadi salah satu program prioritas Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menag Yaqut Cholil Qoumas. Peta jalan penguatan sudah disusun melalui lembaga pendidikan, baik madrasah, sekolah, maupun perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, penyiapan pedoman penguatan moderasi beragama di lembaga pendidikan sudah selesai, jadi sudah bisa dijadikan panduan, baik di madrasah, sekolah, maupun perguruan tinggi,” kata Menag dalam rilis bersama Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, serta Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto di Jakarta, Rabu (22/9/2021)

Ada empat pedoman yang dirilis dalam peluncuran empat buku yang dikemas dalam gerakan “Aksi Moderasi Beragama: Menyemai Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Kebhinekaan”, yaitu:
a. buku saku moderasi beragama bagi guru;
b. buku modul pelatihan penguatan wawasan moderasi bagi guru;
c. pedoman mengintegrasikan moderasi pada mata pelajaran agama;
d. buku pegangan siswa.

Menag menilai institusi pendidikan menjadi salah satu ruang strategis dalam menyemai penguatan moderasi beragama. Apalagi, jumlah pendidik dan peserta didik pada semua jenjang, secara nasional mencapai 61,3 juta. “Jumlah ini adalah 22,6 persen dari total populasi di Indonesia,” kata Menag.

Dari jumlah itu, lanjutnya, sebanyak 51 juta adalah peserta didik pada jenjang dasar dan menengah, dan sebanyak 7,3 juta adalah mahasiswa. Sementara jumlah guru adalah 2,6 juta dan dosen mencapai 308 ribu orang.

“Kemenag serius dalam penguatan moderasi beragama yang juga menjadi amanat Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024. Secara operasional, Kemenag sudah menerbitkan Peraturan Menteri Agama No. 18 Tahun 2020 tentang Renstra Kementerian Agama 2020-2024,” tuturnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani melaporkan bahwa sebagai dari aksi moderasi beragama ini, Kementerian Agama juga telah menyiapkan portal buku elektronik pendidikan agama yang memfasilitasi visi penguatan moderasi beragama. “Buku elektronik ini bisa diakses melalui http://cendikia.kemenag.go.id,” jelasnya

Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Rohmat Mulyana menambahkan, untuk tahap awal, implementasi penguatan moderasi beragama akan dilakukan dengan menunjuk sekolah atau madrasah sebagai laboratorium moderasi beragama.

Menurutnya, ada sejumlah madrasah dan sekolah di provinsi NTT, NTB, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Jawa Barat, dan Banten yang ditetapkan sebagai pilot project.

“Untuk tahun pertama, kami menetapkan sejumlah sekolah atau madrasah di provinsi NTT, NTB, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Jawa Barat, dan Banten sebagai laboratorium moderasi beragama,” tandasnya.

Rumah Moderasi Beragama

Sementara itu, Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus (IGB) Sugriwa kini memiliki rumah moderasi beragama. Keberadaan rumah moderasi beragama ini diresmikan Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana bersamaan dengan gelaran Focus Group Discussion (FGD) Moderasi Beragama.

Menurutnya, Rumah Moderasi Beragama UHN IGB Sugriwa bagian dari persiapan kampus dalam menyongsong World Class University (WCU). “Kita terus mantapkan langkah, dan segenap civitas akademika bertekad menuju World Class University,” kata Rektor UHN IGB Sugriwa, I Gusti Ngurah Sudiana, di Bangli, Senin (6/9/2021).

“Astungkara, hari ini UHN IGB Sugriwa Deklarasikan Rumah Moderasi Beragama. Bersamaan itu dilakukan pelepasan burung, serta penanaman pohon beringin sebagai lambang persatuan. Bermoderasi itu, tidak hanya kepada sesama manusia saja, tapi moderasi itu juga kepada seluruh alama semesta,” tambahnya.

Disampaikan I Gusti Ngurah Sudiana, bahwa nilai-nilai moderasi beragama harus terimplementasikan di berbagai lini kehidupan. Tidak hanya di dalam kampus, justru harus menyatu dalam kehidupan bermasyarakat diluar kampus.

“Sehingga kampus tidak seperti menara gading. Di samping melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, nilai-nilai moderasi beragama, sangat penting dipahami dan dilaksanakan oleh civitas akademika,” kata I Gusti Ngurah Sudiana yang juga ketua PHDI Bali.

Deklarasi Rumah Moderasi di Kampus Bangli ini, kata I Gusti Ngurah Sudiana, merupakan estafet pengembangan kampus di Denpasar yang pada tahun 2019 sudah memproklamirkan sebagai kampus kerukunan. Setelah perubahan statuta menjadi UHN yang terpusat di Bangli, pihaknya ingin mengembangkan nilai-nilai kerukunan secara menyeluruh.

“Segenap civitas akademika UHN IGB Sugriwa harus taat dan patuh terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Siap melakukan penguatan dan setia kepada Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai pedoman dalam berbangsa dan bernegara,” tutup I Gusti Ngurah Sudiana.

Ketua FKUB Bali, Ida Panglingsir Agung Sukahet, menyambut baik Deklarasi Rumah Moderasi Beragama di UHN I Gusti Bagus Sugriwa. Menurutnya, nilai-nilai moderasi beragama sangat penting bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dalam moderasi itu ada toleransi, saling hormat-menghormati. Ketika di rumah misalnya, saya fokus terhadap diri saya sembahyang sebagai umat Hindu memuja Ida Sang Hyang Widhi Wasa, tapi begitu di luar rumah dan bertemu dengan orang lain dalam ranah sosial, maka kita harus menguatkan rasa nasionalisme,” kata Ida Panglingsir di hadapan tokoh-tokoh Hindu, Katolik, Islam, Khonghucu, Buddha, dan Protestan. (*/kemenag.go.id)

Sumber:
*) https://kemenag.go.id/read/menag-rilis-buku-pedoman-penguatan-moderasi-beragama-di-lembaga-pendidikan-egox0
*) https://kemenag.go.id/read/rumah-moderasi-beragama-hadir-di-uhn-bali

Iklan.

You Might Also Like

Atraksi Pemecahan Batu Semen Meriahkan Harlah Ke 11 SMK NU Tulungagung
Pemprov Jatim Resmi Luncurkan Beasiswa untuk Santri Tahun 2024
37 Anak Ikuti “Fun Holiday” TPQ Masjid Al-Akbar Surabaya
52 Kader Ansor se-Jatim diajak lakukan Migrasi Usaha dari Offline ke Online
IPNU IPPNU Jatim Luncurkan Karya Raya Digital Art sebagai Paltform Donasi Kemanusiaan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemprov Jatim luncurkan “Kecamatan CETTAR”
Next Article Gubernur Khofifah minta Kepala Daerah subsidi masyarakat kurang mampu untuk PTSL/tanah

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Milenial

Mahasiswa Hindu raih gelar Magister Pendidikan Islam di UIN Mataram

05/08/2022
Milenial

Manfaatkan Aplikasi Wordwall, Dosen Unusa Ajak Guru SD Buat Soal Bahasa Indonesia Inovatif

19/08/2023
Milenial

LP Maarif NU Jatim Permudah Masyarakat Pilih Sekolah Barokah Lewat aplikasi e-gsm.udumate.id

08/03/2024
Milenial

Unusa loloskan 54 mahasiswa ikuti Kampus Mengajar 2021

22/03/2021
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?