By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dubes Mesir ke Surabaya, Jatim-Mesir bahas Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Dubes Mesir ke Surabaya, Jatim-Mesir bahas Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian
Sospol

Dubes Mesir ke Surabaya, Jatim-Mesir bahas Kerja Sama Pendidikan dan Pertanian

20/11/2021
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Duta Besar Mesir untuk Indonesia H. Ashraf Mohamed Moguib Sultan saat pertemuan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (19/11) malam. (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar Mesir untuk Indonesia H. Ashraf Mohamed Moguib Sultan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (19/11) malam.

Contents
Standarisasi bagi pesantrenTanaman Hias Jatim ke Mesir

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian safari Dubes Mesir ke sejumlah Pesantren Salaf di wilayah Jawa Timur selama tiga hari. Terakhir, Dubes Mesir bertemu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Mesir dan Indonesia, utamanya Jawa Timur, disebut Gubernur Khofifah memiliki kesamaan, bahkan kedekatan spiritual. Sama-sama sebagai wilayah dengan masyarakat mayoritas beragama Islam, kedekatan Mesir dan Jatim sendiri tak bisa diragukan. Selama ini sangat banyak mahasiswa Indonesia, khususnya Jawa Timur, yang kuliah di Mesir, khususnya di Al Azhar.

Di sektor pendidikan, keberadaan Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir tak pernah absen dari daftar favorit mahasiswa asal Indonesia yang ingin melanjutkan kuliah.

Khofifah pun menyampaikan apresiasi atas banyaknya Santri Jatim yang bisa menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar Kairo.

“Kami menyampaikan terima kasih, mengingat ada banyak lagi Santri Jatim yang bisa berkuliah di Universitas Al-Azhar. Hal positif ini sangat dibutuhkan bagi pembangunan kualitas SDM di Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya,” ucapnya.

Atas hal itu pula, Pemprov Jatim memfasilitasi mahasiswa Indonesia dengan program beasiswa khusus ke universitas tersohor tersebut, melalui Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD), berupa bantuan Beasiswa Pemprov kepada 30 mahasiswa berprestasi untuk dikirim ke Universitas Al- Azhar Kairo. Mereka adalah lulusan Pendidikan Diniyah Formal ‘Ulya, Satuan Pendidikan Mu’adalah ‘Ulya, dan Madrasah Aliyah pesantren di Jawa Timur.

“Kita kebetulan sudah mendapatkan kuota dari Al-Azhar untuk mengirim mahasiswa dengan Beasiswa Pemprov sebagai pengganti beasiswa guru madin. Kami berharap ini bisa melahirkan generasi ulama yang dalam ilmu agamanya dengan pemikiran moderat dan penuh toleransi,” ungkap Khofifah.

Khofifah menambahkan, di antara beasiswa yang diberikan Pemprov Jatim adalah beasiswa Guru Madin untuk S1 yang akan menjalani perkuliahan tahun ini.

Standarisasi bagi pesantren

Gubernur Khofifah menekankan, kedatangan Dubes Mesir ke Jawa Timur, utamanya ke beberapa Ponpes Salaf adalah untuk memberikan pertimbangan standarisasi dari Al-Azhar bagi pesantren-pesantren yang ada di Jawa Timur.

Hal ini karena standar ijazah yang ada di Indonesia dan Mesir cukup berbeda, sehingga menjadi kendala tersendiri dalam proses seleksi dan pendaftaran calon mahasiswa yang berasal dari pesantren salaf ini.

“Al-Azhar memiliki standar ijazah tertentu. Karenanya, seringkali ijazah dari pesantren di sini tidak mudah diterima di sana. Pak Dubes tiga hari ini berkesempatan meninjau langsung pesantren-pesantren Salaf di Jatim, dengan harapan alumni pesantren itu bisa mendapatkan standar ijazah yang bisa masuk ke Al-Azhar,” jelasnya.

Sementara itu, Dubes Mesir Ashraf Mohamed juga menuturkan bahwa kerja sama Indonesia dan Mesir telah terjalin sejak lama dan masih terus berjalan sampai saat ini. Sebagai buktinya, komunitas pelajar Indonesia di Mesir menjadi komunitas pelajar terbesar dibandingkan komunitas dari negara-negara lain.

Ia menyebut ada sekitar 10 ribu pelajar Indonesia yang belajar di Mesir sekarang. Ia juga menjelaskan jika Mesir memiliki program kerja sama pendidikan dengan Indonesia melalui beasiswa Universitas Al Azhar di Kairo.

“Kami sangat bangga dengan Indonesia dan tiadanya perbedaan antara kedua negara ini. Kami merasa bahwa hubungan yang telah terjalin lama ini akan makin erat dalam berbagai sektor. Terima kasih Ibu Gubernur yang selalu memberikan support-nya,” ungkapnya.

Tanaman Hias Jatim ke Mesir

Selain membahas kerjasama di sektor pendidikan, dalam kesempatan tersebut, turut dibahas pula peluang kerjasama di sektor pertanian. Gubernur Khofifah mengungkap bahwa di Mesir tengah mengembangkan 14 kota baru, yang mana memerlukan kelengkapan tanaman utamanya tanaman hias.

Untuk itu, dirinya menyebut ini sebagai peluang besar bagi Jawa Timur utamanya Kota Batu, mengenalkan produk unggulan mereka, yaitu tanaman hias.

“Insya Allah minggu depan, Walikota Batu bersama Mentan akan melawat ke Mesir, dalam rangka memperkenalkan macam tanaman, khususnya tanaman hias,” ungkapnya.

Bukan tanpa alasan, pengenalan ini berlatar belakang keserupaan kebutuhan tanaman hias bagi 14 Kota Baru, yang sebelumnya selalu diimpor dari India.

“Semoga kerjasama dengan seluruh elemen di Jatim bisa  ditumbuhkembangkan. Para alumni dan ulama pun, sektor Pendidikan dan Pertanian, semoga bisa memberikan penguatan kembali pada penduduk Jawa Timur,” harapnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Masjid Al-Akbar Surabaya miliki “Jamaah Tartil Bakda Subuh (JTBS)” sejak 1999
100 mahasiswa internasional dan ITS kunjungi Masjid Al-Akbar
Gubernur Khofifah pastikan perbaikan rumah korban Puting Beliung di Madiun ditanggung Pemprov-BAZNAS
Gubernur Khofifah adakan silaturahmi Idul Fitri bersama BAMAG – LKKI
Masuk Klaster Mandiri dalam Penelitian, Unusa Mantapkan Riset dan Pengabdian
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bertemu Menteri BUMN Erick Thohir, KH Mutawakkil Alallah sampaikan Tri-Pilar Ekonomi Keumatan
Next Article Jatim siapkan diri jadi tuan rumah U-20 Piala Dunia 2023 dan siapkan atlet/pelatih ke Olimpiade 2024

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Khofifah: Gubernur Pertama Jatim tolak ultimatum Sekutu pada 10 November 1945

10/10/2021
Sospol

Pasokan Listrik ke Madura telah lancar

07/03/2022
Sospol

Gubernur Khofifah targetkan Kabupaten/Kota se-Jatim jadi Smart City

01/12/2021
Sospol

KH Achmad Lazim Terpilih kembali sebagai Ketua IPHI Kabupaten Blitar

08/02/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?