By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Susunan Pengurus PBNU 2021-2026 dirumuskan bersama 6 Midformatur
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Susunan Pengurus PBNU 2021-2026 dirumuskan bersama 6 Midformatur
Nahdliyyin

Susunan Pengurus PBNU 2021-2026 dirumuskan bersama 6 Midformatur

02/01/2022 Nahdliyyin
Prof. Dr. M. Nuh DEA, Ketua Panitia Pengarah (SC) Muktamar Ke-34 NU di Lampung, 22-24 Desember 2021. (*/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Ketua Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama Prof Muhammad Nuh menyampaikan bahwa susunan kepengurusan PBNU masa khidmah 2021-2026 akan dirumuskan bersama enam midformatur yang mewakili tiga wilayah, yaitu Wilayah Barat, Wilayah Tengah, dan Wilayah Timur.

“Sesuai dengan Pasal 26 tata tertib maka kami sampaikan dan insyaallah tidak ada yang berkeberatan yang akan menjadi midformatur yang akan menyusun kepengurusan PBNU 2021-2026,” ujar Nuh di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung (Unila) menjelang penutupan Muktamarke-34 NU (24/12/2021).

Adapun midformatur yang terpilih mewakili masing-masing Wilayah adalah:

  1. Ketua PWNU Lampung Prof H Muhammad Mukri (Wilayah Barat)
  2. Ketua PWNU Kalimantan Selatan KH Abdul Hasib Salim (Wilayah Barat)
  3. Ketua PWNU Nusa Tenggara Barat (NTB) Prof H Masnun Tahir (Wilayah Tengah)
  4. Ketua PWNU Sulawesi Utara H Ulyas Thaha (Wilayah Tengah).
  5. Ketua PWNU Nusa Tenggara Timur (NTT) H Pua Monto Umbu Nay (Wilayah Timur)
  6. Ketua PWNU Maluku Utara Sarbin Sehe (Wilayah Timur)

“Ini yang akan menjadi Midformatur yang sekaligus punya tugas menyusun kepengurusan PBNU 2021-2026,” kata Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya yang menamatkan studi magister dan doktor bidang elektro di Universitas Montpellier, Prancis itu.

Sementara itu, KH Yahya Cholil Staquf resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2021-2026 setelah mendapatkan suara terbanyak, yakni 327 suara dari total 548 suara Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Gerakan Menghidupkan Gus Dur

Saat memberikan sambutan pada Haul ke-12 Gus Dur di Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (30/12/2021) malam, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Terpilih KH Yahya Cholil Staquf yang akrab disapa Gus Yahya itu mengajak masyarakat dan seluruh umat manusia untuk membangun gerakan menghidupkan Gus Dur.

Menurut dia, di dalam diri Gus Dur terdapat dua hal sekaligus yakni idealisme dan visi. “Idealisme Gus Dur adalah idealisme kemanusiaan inklusif, kemanusiaan universal, bahwa kita sebagai manusia harus berpihak kepada seluruh manusia tanpa kecuali, tanpa peduli latar belakang apa pun,” tegas Gus Yahya, yang pernah menjadi ajudan pada masa Presiden Gus Dur pada 1999-2001.

Sementara visi Gus Dur, imbuh dia, adalah bergerak untuk mengupayakan transformasi realitas dan transformasi masyarakat seluas-luasnya. Gerakan itu memiliki tujuan untuk menuju kualitas kehidupan yang lebih baik untuk semua manusia.

“Mungkin kita punya peluang untuk menghadirkan kembali apa yang dulu pernah dihadirkan oleh Gus Dur apabila kita mengupayakannya bersama-sama,” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu.

Ia menegaskan, apabila tidak ada satu orang pun yang bisa menggantikan sosok Presiden keempat Republik Indonesia itu, maka perlu disediakan seribu orang untuk bekerja seperti Gus Dur. Namun kalau seribu orang belum cukup untuk menghadirkan Gus Dur, maka Gus Yahya mengajak agar mampu menyediakan sejuta orang agar bekerja laksana Gus Dur.

“Kalau sejuta orang belum cukup, mari kita ajak seluruh umat manusia untuk bersama-sama mengadopsi, mempercayai nilai-nilai yang dulu diperjuangkan oleh Gus Dur, gerakan yang dulu dijihadi oleh Gus Dur, nilai-nilai kemanusiaan universal, dan perjuangan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik, yang lebih mulia bagi peradaban umat manusia seluruhnya. Mari kita bangun gerakan menghidupkan Gus Dur,” tegas Gus Yahya.

Ia mengingatkan bahwa Gus Dur telah kembali ke hadirat Allah sejak 12 tahun lalu. Selama rentang waktu itu, seluruh bangsa Indonesia dan anak-anak kemanusiaan di seluruh dunia, terpaksa untuk meneruskan hidup tanpa kehadiran Gus Dur secara fisik.

“Tapi kita bisa merasakan dan saya tahu, saya bisa merasakan betapa saudara-saudara semua, sampai detik ini, terus menerus merindukan Gus Dur. Kita tahu di luar sana, sekian banyak orang anak-anak bangsa, anak-anak kemanusiaan, tidak henti-hentinya merindukan Gus Dur,” katanya.

Kerinduan itu muncul, menurut Gus Yahya, lantaran semua orang masih merasakan kebutuhan terhadap kehadiran Gus Dur. Ia menegaskan bahwa di tengah berbagai masalah dan sekian banyak kesulitan bangsa yang melingkupi bangsa Indonesia, alangkah sedikit yang tampil dengan kecerdasan untuk menawarkan jalan keluar seperti Gus Dur.

“Di tengah mendung moral, yang menggelapi dunia di sekitar kita, alangkah sedikit yang hadir di tengah-tengah manusia dengan kejujuran penuh seperti Gus Dur. Di tengah-tengah begitu banyak ketidakpastian masa depan, kekalutan, alangkah sedikit yang mampu tampil dengan gerakan-gerakan profetik seperti Gus Dur. Rasanya, tidak ada lagi hari ini seorang manusia yang bisa berperan menggantikan Gus Dur,” pungkasnya. (*/NUO)

Sumber:
*) https://www.nu.or.id/nasional/susunan-pengurus-pbnu-2021-2026-dirumuskan-bersama-6-midformatur-NdshO
*) https://www.nu.or.id/nasional/gus-yahya-ajak-masyarakat-bangun-gerakan-menghidupkan-gus-dur-mfrvw

Iklan.

You Might Also Like

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Dur, Mbah Idris, dan (teladan) Perbedaan Pendapat
Next Article NU Sidoarjo bukukan dokumen Konfercab untuk panduan pengurus

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Forum Aktivis NU Jatim: Rais Aam Bukan Jabatan untuk Diperebutkan, tetapi Amanah untuk Diemban.
Uncategorized
Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027
Milenial
Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”
Nahdliyyin
Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

19/08/2026
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?