By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Dur dan 4 bekal nilai untuk Anak-anaknya
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Gus File > Gus Dur dan 4 bekal nilai untuk Anak-anaknya
Gus File

Gus Dur dan 4 bekal nilai untuk Anak-anaknya

27/06/2022
Gus Dur (*/NUO)
SHARE

Jombang (Radar96.com) – Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid mengatakan ada empat bekal dari KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur untuk anak-anaknya. Bekal tersebut dipegang teguh oleh anaknya.

“Saya orang yang beruntung karena menjadi anaknya Gus Dur dan Bu Sinta, yang diberikan bekal dan nilai, salah satunya bapak selalu ingatkan kami, jangan bohong,” jelasnya saat mengunjungi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Sabtu (25/6/2022).

Pertama, sejak lama Gus Dur selalu mendidik anak-anaknya untuk bersikap selalu jujur. Baginya ada dua hal yang kalau sudah hilang tidak akan kembali. Pertama kesehatan yang sudah sakit parah. Susah kembali prima. Makanya harus dijaga. Kedua yaitu kepercayaan. Jika kepercayaan hilang, maka sulit kembali ke semula. “Selalu jujur. Karena jujur adalah investasi diri kita pada diri sendiri. Kun daiman shodiqon,” ujarnya.

Kedua, bekal Gus Dur untuk anak-anaknya yaitu perlakukan orang lain dengan baik, jangan mencederai hati orang lain. Terkadang banyak orang yang lupa, komentar-komentar di media sosial dengan cara kurang baik. Lupa dengan akhlak. Padahal jejak digital tidak hilang, kalau sudah pernah komentar negatif maka akan tetap. Betapa malunya ketika dilihat calon mertua.

“Kita diajari memperlakukan orang lain dengan baik, apalagi yang senior. Kita harus berinvestasi dengan cara menanam kebaikan di sekeliling kita. Kita akan panen kebaikan kita,” kata alumnus Sekolah Pemerintahan John F Kennedy ini.

Ketiga, bekal nilai selanjutnya kata Yenny yaitu hidup tidak berorientasi pada diri sendiri melainkan pada kepentingan orang banyak. Jangan mikiri diri sendiri. “Anak milenial sekarang agak berbeda. Karena mereka suka menolong orang lain. Lebih banyak sedekah ketika ada yang mengumpulkan dana. Ketika ada yang kena musibah langsung membuat gerakan membantu,” ungkapnya.

Keempat, bekal dari Gus Dur kepada anak-anaknya yaitu sering jalan-jalan, terutama ke luar negeri. Gus Dur dulu jalan-jalan pakai otak. Selalu ada jalan untuk melihat dunia. Ketika seseorang melihat dunia maka wawasan terbuka.

“Yang bagus diambil, yang jelek ditinggalkan. Seperti Uni Emirat Arab (UEA) ada menteri toleransi, ia pamannya raja. Programnya luar biasa yaitu mengundang tokoh dunia untuk bicara. Negara sekelas UEA saja ada menteri toleransi. Di sana ada masjid yang bernama Maria Ibunya Isa,” tandasnya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/ini-4-bekal-gus-dur-untuk-anak-anaknya-sel03

Iklan.

You Might Also Like

Mengapa Mereka Marah?
Gus Kautsar: Jangan Gerogoti NU dari Luar
Gusdurian Desak Demokratisasi Ekonomi dan Perhatian kepada UMKM
Puluhan mantan Napi Teroris ikuti ngaji bareng Gus Baha
Dr KH Affandi Mochtar MA, sang pencetus “Mushaf al-Babakani”
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah buka Seminar Internasional ICORs 2022 di Mojokerto
Next Article AMSI diskusikan Model Baru Bisnis Media Digital

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

LAZISNU PCNU Sidoarjo Dukung Dana Pembangunan Rumah Anggota Banser
Nahdliyyin
Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 sertipikat tanah wakaf rumah ibadah di Masjid Al-Akbar
Sospol
LPT UNAIR Targetkan Inovasi Berimpak Nasional-Global
Sospol
Ketua PWNU Jatim: Modal Utama NU adalah Silaturrahmi dan Tradisi
Nahdliyyin

You Might also Like

Gus File

Presiden dan Agama

06/01/2021
Gus File

Denny Cak Nan dan 5 Gus Manggung Bareng dalam Konser Akhir Tahun di Unesa

16/11/2022
Gus File

Etika Politik Gus Dur

30/12/2023
Gus File

Sembilan Nilai Utama Gus Dur disampaikan Khofifah kepada GusDurian se-Indonesia

15/10/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?