By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketua PWNU: utamakan aspek kemanusiaan dalam penanganan korban Kanjuruhan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ketua PWNU: utamakan aspek kemanusiaan dalam penanganan korban Kanjuruhan
Nahdliyyin

Ketua PWNU: utamakan aspek kemanusiaan dalam penanganan korban Kanjuruhan

18/10/2022
Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar (*/mcnu
SHARE

Surabaya (Radar96.com) –
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH Marzuki Mustamar mengingatkan segala persoalan yang muncul di masyarakat harus menjadi perhatian serius aparat negara. Dari semua problem itu harus diutamakan penanganan pada dimensi kemanusiaan.

“Soal pergantian kepemimpinan di Polda Jatim, kami sebagai pribadi dan juga sebagai NU mempersilakan, mempercayakan kebijakan-kebijakan di Polri dan lembaga-lembaga negara lainnya, kami serahkan kepada mereka. Kami yakin mereka ambil keputusan yang terbaik,” tutur Kiai Marzuki, di Surabaya, Selasa 18 Oktober 2022.

Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang menyatakan pihaknya menerima dan mempercayakan urusan itu kepada masing-masing instansi.

“Kami belum tahu dan belum berdialog. Karenanya, belum tahu visi dan misinya. Kalau nanti sudah berkunjung ke PWNU Jawa Timur menyampaikan, lalu ada hal-hal baik yang lama, kiranya kelewatan atau terlewat dari kebijakannya ya kita ingatkan,” tuturnya.

Ada imbauan khusus tentang kasus tragedi Kanjuruan. Pada prinsipnya sama dengan kalangan yang lain, satu utamakan masalah kemanusiaan.

“Mohon siapapun, jangan memanaskan suasana dari pihak manapun. Beri kesempatan setenang-tenangnya bagi para tenaga kesehatan (Nakes), khususnya untuk upaya maksimal ikhtiar menyembuhkan para korban,” katanya.

Baru setelah masalah kemanusiaan itu selesai, termasuk pedagang asongan yang jadi korban, pihaknya mohon ke Pemprov atau ke ibu Gubernur dengan Pemkot Kota Malang dan Pemda Kabupaten, supaya itu segera didata, segera diberi ganti rugi.

“Kasihan mereka, karena lumrahnya, kami nggak tahu asongan itu bisa jualan dan masuk disitu kan bayar ternyata terus buyar karena ada tragedi itu. Mohon yang diberi ganti rugi bukan hanya korban, bukan hanya yang sakit, tapi ini pedangang asongan juga di ganti,” kata Marzuki Mustamar.

“Setelah masalah kemanusiaan selesai, sampe clear kalau meninggalkan yatim misalnya, yatimnya itu dikemanakan. Dan kami di NU siap menerima itu. Menerima sekadar diamanati, lalu biaya full ditanggung Pemprov atau Pemda kami siap,” katanya.

“Bahkan saya sendiri andaikan full misalnya diamanati berapa yatim atau apa mereka yang ditinggal mati, bapak dan ibunya jadi korban, andai tidak ada subsidi atau backup dana dari manapun kami, pondok kami siap,” tegasnya.

“Nah maksud kami clear itu sampai yang sakit sudah sembuh, yang asongan sudah di ganti bisa jualan lagi, kemudian yang yatim sudah diberikan solusi.Nah barulah penegakan hukum haruslah dan gak boleh pilih-pilih dari pihak manapun, mungkin dari pihak panpel, manajemen, pihak keamanan, dan mungkin dari pihak aparat.

“Saya ingin semua clear, pertama biar nggak menyisakan masalah yang itu menjadi dendam nggak habis-habis sampai kapanpun. Dan biar Indonesia tetap dipercaya oleh pihak manapun termasuk asing.

“Karena ada kepastian hukum. Itu penting, jangan sampai asing nggak percaya sama indonesia lalu sepak bola kita nggak dipercaya dan wasit juga nggak dipercaya, manajemen kita gak dipercaya, atau pemain kita yang bagus-bagus mungkin juga gak dipercaya, untuk bisa main di Malaysia, Singapura, atau di Thailand atau dimana-mana.

“Kami ingin clear agar Indonesia dipercaya oleh pihak luar dan pihak manapun,” tutur Kiai Marzuki.(*)

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Lakukan “Kick Off” Harlah Ke-102 NU Tandai “Maslahat Bersama”
Menerjang Hujan, Mudik Bareng PWNU Jatim Diberangkatkan ke 7 Penjuru
PWNU Jatim: Islam di Tiongkok Mirip Indonesia
Hadiri FTIN di Banyuwangi, Presiden-Gubernur ajak gunakan seni-budaya untuk Jalan Dakwah NU/Nusantara
“Nusa Mart” galang kerja sama dengan PCNU Bekasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Capres KIB Ditentukan Lewat Musyawarah Mufakat dengan Kesetaraan
Next Article FK Patuh Jatim: KKP Surabaya mampu atasi kelangkaan Vaksin Meningitis

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

LAZISNU PCNU Sidoarjo Dukung Dana Pembangunan Rumah Anggota Banser
Nahdliyyin
Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 sertipikat tanah wakaf rumah ibadah di Masjid Al-Akbar
Sospol
LPT UNAIR Targetkan Inovasi Berimpak Nasional-Global
Sospol
Ketua PWNU Jatim: Modal Utama NU adalah Silaturrahmi dan Tradisi
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Khofifah Terima Cinderamata pada Konperwil XVIII PWNU Jatim

03/08/2024
Nahdliyyin

NU Jatim gelar “Munajat 100 Tahun NU” dengan Bershalawat Bersama Habib Syech di Sidogiri

21/02/2023
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim: Puasa Bangun Pribadi Berakhlak Luhur karena Belajar Menahan Nafsu

28/02/2025
Nahdliyyin

Atap gedung eks “Markas Besar Oelama” (MBO) di Waru-Sidoarjo mulai dibongkar

10/12/2023
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?