Surabaya, Radar96.com – Bertema “Creative and Innovative With Excellent Quality” Stikosa-AWS menggelar wisuda S1 yang ke-27 di Gedung Dyandra Convention Hall Gramedia Expo, Jl Basuki Rahmat Surabaya, Sabtu (2/12/23). Pidato orasi ilmiah Gubernur Jawa Timur yang diwakilkan pada Kadis Kominfo Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, SSi, MIP, tersampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur senantiasa berkomitmen dan konsisten melakukan transformasi digital, untuk menghadirkan dan memberikan pelayanan publik berbasis digital melalui berbagai strategi.
“Pertama, penguatan kebijakan melalui penertiban Peraturan Gubernur Jawa Timur tentang standar aplikasi, sistem pemerintahan berbasis elekronik dan satu data; Kedua, peningkatan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia) digital; Ketiga, optimalisasi infrastruktur TIK (Teknologi Informatika dan Komunikasi); dan Keempat, optimalisasi pengendalian pembangunan aplikasi,” ujar Sherlita, mewakili Gubernur Jawa Timur.
Hal senada disampaikan Dr Drs Suprawoto, MSi, Ketua Dewan Pembina YPWJT (Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur), yayasan dari kampus Stikosa-AWS.
“Kalian semua (para wisudawan) sudah diberikan ilmunya di Stikosa-AWS. Pekerjaan baru yang diciptakan karena era digital ini juga banyak. Pun demikian sebaliknya, pekerjaan yang akan berubah dan bahkan hilang juga banyak. Para sarjana yang diwisuda hari ini adalah sarjana yang lahir pada saat yang tepat,” ujar Suprawoto.
Akan banyak tantangan riil yang dihadapi lulusan sarjana, terutama peluang dan tantangan di era industri digital yang selalu dinamis dan berkembang pesat. Dengan kata kunci kreatif dan inovatif, diharapkan para lulusan dapat menerapkan ilmu dan pengetahuannya selama kuliah di Stikosa-AWS dengan sebaik-baiknya.
Tantangan melawan hoaks dalam era digital, sampai saat ini masih menjadi perhatian besar bagi seluruh elemen bangsa. Hal itu disampaikan oleh Imawan Mashuri, SH,MH, selaku Ketua Pengurus Harian YPWJT di hadapan para lulusan sarjana komunikasi Stikosa-AWS.
“Dari data Kominfo, produksi informasi dan konten hoaks di media digital hingga saat ini masih mencapai 60 persen lebih, angka yang masih sangat mengkhawatirkan. Seluruh lapisan komponen bangsa berupaya untuk menangkal dan memerangi hoaks, termasuk di lingkungan pendidikan. Inilah tantangan kalian semua sebagai sarjana komunikasi untuk tidak menambah pesan hoaks di masyarakat,” imbau Imawan.
Sementara itu, Ketua Stikosa-AWS Dr Jokhanan Kristiyono, ST, M Med Kom berpesan kepada para wisudawan, dari tema wisuda ini, di dunia yang kompleks dan sangat berubah cepat, kemampuan para lulusan sarjana untuk berinovasi dan beradaptasi merupakan kunci yang sangat tepat yang masih sangat relevan dan berdaya saing hebat untuk saat ini.
“Dari program studi komunikasi yang didalami di Stikosa-AWS, Anda telah belajar menjadi narator cerita dan menyambungkan atau menggabungkan kata-kata menjadi narasi yang kuat dan hebat. Tetapi dari narasi yang Anda buat tetap akan menjadi tanggung jawab bersama dalam menyampaikan kebenaran informasi dan kecerdasan di bidang ilmu komunikasi,” tandas Jokhanan.
Dari 75 wisudawan, terpilih Zainal Arifin sebagai wisudawan terbaik dari peminatan Public Relation, serta Leni Setya Wati dari peminatan Jurnalistik, dan Syachwaldan Rizki dari peminatan Broadcasting.
Sedangkan Drs Zainal Arifin Emka, MSi terpilih sebagai dosen terbaik pilihan mahasiswa. Dhimas Bayu Pratama S Kom sebagai Tendik (tenaga Kependidikan) terbaik, serta memberikan penghargaan kepada Mohdianto, Kabag Bagian umum yang sudah bekerja selama 30 tahun.
Wisuda sarjana ini juga mengundang Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin, SSI, MIP, Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Jawa Timur Luthfil Hakim, Ketua SPS (Serikat Perusahaan Suratkabar) Jawa Timur Sukoto, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto beserta Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Dirmanto, Kepala LLDikti Wilayah 7 Jawa Timur Prof Dr Dyah Sawitri, SE, MM, Dewan Pembina dan Pengurus Harian YPWJT, Kepala LKBN Antara Biro Jawa Timur, dan para pimpinan media online, televisi dan radio broadcasting, serta Pengurus IKA Stikosa-AWS.*


