By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Jumat Pertama Ramadhan, Warga Jombang Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar setelah sering lihat Ka’bah di TV
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Jumat Pertama Ramadhan, Warga Jombang Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar setelah sering lihat Ka’bah di TV
Sospol

Jumat Pertama Ramadhan, Warga Jombang Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar setelah sering lihat Ka’bah di TV

15/03/2024
Jumat pertama bulan Ramadhan 1445 H (15/3/2024), menjadi momentum luar biasa bagi Ida Suliyati yang mengikrarkan diri memeluk Agama Islam di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), setelah sering melihat Ka'bah di TV. (*/azka-mas)
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Jumat pertama bulan Ramadhan 1445 H (15/3/2024), menjadi momentum luar biasa bagi Ida Suliyati yang mengikrarkan diri memeluk Agama Islam di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), setelah sering melihat Ka’bah di TV.

Ida Suliyati, warga Jombang yang sebelumnya beragama Kristen tertarik memeluk Agama Islam karena di tempatnya bekerja sebagai pembantu rumah tangga, tuan rumahnya sangat menjunjung tinggi toleransi keagamaan, ketika hari Minggu, dirinya dipersilahkan untuk beribadah terlebih dahulu.

“Pak Habibi (pemilik rumah) juga setiap hari setelah Subuh selalu menayangkan siaran langsung dari Makkah dan Madinah tentang ritual ibadah yang membuat saya tersentuh untuk memeluk Islam,” katanya.

Akhirnya, Ida Suliyati pun mengungkapkan ketertarikannya memeluk agama Islam kepada istri pemilik rumah, karena selama tiga minggu terakhir terus menyaksikan siaran dari Masjidil Haram, banyak orang orang melakukan thowaf sehingga semakin tertarik dan memutuskan masuk agama Islam.

“Saya masuk Islam karena kagum dengan siaran langsung yang ada di Makkah dan Madinah, saya juga sering mendengarkan sholawat, sehingga saya memutuskan untuk masuk agama Islam,” ucap Ida.

Ida mengikrarkan dua kalimat syahadat dibimbing Imam Besar Masjid Al-Akbar KH Abdul Hamid Abdullah, SH, M.Si, setelah Shalat Jumat berjamaah.

Sebelum menuntun membaca dua kalimat syahadar, Kiai Abdul Hamid Abdullah bertanya, apakah puasa. Karena ia masuk Islam pada hari ke-4 Ramadhan, ternyata Ida mengaku berpuasa.

Kiai Abdul Hamid juga bertanya tentang motivasi masuk Islam. Ida bercerita tertarik masuk Islam setelah sering melihat ka’bah di TV.
Kiai Abdul Hamid pun spontan mendoakan semoga Ida segera ditakdir umroh ke tanah suci, sehingga bisa melihat Ka’bah yang sebenarnya, bukan hanya di TV.

“Semoga segera bisa umroh. Tapi kalau sudah masuk Islam harus dijaga salat 5 waktu. Yaitu dzuhur, ashar, maghrib, isya’ dan subuh,” kata Kiai Abdul Hamid Abdullah.

Ia kemudian menuntun Ida membaca dua kalimat syahadat Asyhadu allailaha illallah, waasyhaduanna Muhammadar Rasulullah. Aku bersaksi, sungguh, tiada tuhan selain Allah, dan aku bersaksi, sungguh, Nabi Muhammad utusan Allah. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

25 April, PBNU-Kemenag adakan Mudik Sehat Gratis
Kawal penanganan musibah Semeru, Gubernur Khofifah “ngantor” di Lumajang
Gubernur Khofifah pantau penyekatan PPKM dari Udara bersama Pangdam-Kapolda
Gubernur Khofifah instruksikan bentuk Satgas Perlindungan Siswa di sekolah
Ketua DPD RI: Libatkan Raja dan Sultan Nusantara dalam tata negara dan arah bangsa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ramadhan Dan Optimalisasi Zakat Infaq Dan Shodaqoh
Next Article Channel Cita Entertainment Raih “Silver Play Button” dari YouTube

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

LAZISNU PCNU Sidoarjo Dukung Dana Pembangunan Rumah Anggota Banser
Nahdliyyin
Menteri ATR/BPN Serahkan 2.532 sertipikat tanah wakaf rumah ibadah di Masjid Al-Akbar
Sospol
LPT UNAIR Targetkan Inovasi Berimpak Nasional-Global
Sospol
Ketua PWNU Jatim: Modal Utama NU adalah Silaturrahmi dan Tradisi
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Gubernur Khofifah terima penghargaan “Best Regional Leaders” karena sukses tangani Covid-19/Ekonomi

19/12/2021
Sospol

Gubernur Khofifah dan Menko PMK jenguk korban Musibah Seluncuran Waterpark

09/05/2022
Sospol

Gubernur Khofifah raih “People of The Year 2021” dari Metro TV dan “Tokoh Pelopor UMKM Pesantren” dari NU Online Jatim

25/11/2021
Sospol

Lagi, Pemprov Jawa Timur raih “Provinsi Layak Anak” dari KPPPA

23/07/2022
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?