By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kitab berusia 300 tahun Lengkapi “display” Al-Qur’an klasik di Masjid Al Akbar
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Kitab berusia 300 tahun Lengkapi “display” Al-Qur’an klasik di Masjid Al Akbar
Kultural

Kitab berusia 300 tahun Lengkapi “display” Al-Qur’an klasik di Masjid Al Akbar

01/04/2024
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Kitab “Makrifatul Islam” (MI) yang merupakan koleksi Dinas Perpustakaan Daerah Provinsi Jatim berusia 300 tahun lebih, turut melengkapi “display” Al-Qur’an klasik di pintu 23, ruang utama Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Senin.

“Kami berterima kasih atas dukungan Dinas Perpustakaan Jatim yang menambah ‘display’ Al-Qur’an klasik di Masjid Al-Akbar dengan tiga naskah kuno lainnya,” kata Humas MAS H Helmy M Noor saat menerima kunjungan Kabid Pelayanan Perpustakaan Pemprov Jatim, Arif Widodo.

Tiga naskah kuno dari Perpustakaan Jatim yang dipajang untuk menyemarakkan 10 hari Akhir Ramadhan di MAS (1/4) adalah Kitab Makrifatul Islam yang merupakan naskah asli yang ditulis tahun 1700 atau berusia 324 tahun, kemudian dua naskah kuno yang merupakan replika yakni Al-Qur’an Sunan Giri dan Lontar Serat Yusuf karya Sunan Drajat.

Selain itu, Dinas Perpustakaan Pemprov Jatim akan menyurati Perpustakaan Nasional untuk menurunkan tim verifikasi guna mengecek Al Qur’an klasik di MAS yang diperkirakan berusia lebih dari 100 tahun dan dipamerkan di pintu 23 ruang utama Masjid Al-Akbar untuk menyambut 10 hari Akhir Ramadhan 1445 H.

“Mudah-mudahan, Tim Verifikasi Perpustakaan Nasional akan memberi sertifikat kepemilikan atas Al-Qur’an klasik itu dan menentukan usia sebenarnya dari Al-Qur’an yang dihibahkan seorang jamaah Al-Akbar pada 27 Januari 2023 itu,” kata Helmy.

Sampai saat ini, Tim Humas MAS juga belum tahu penulis Al-Qur’an bersejarah yang memiliki bobot 25 kg, panjang 110 cm, lebar 180 cm, dan isinya 121 lembar itu, karena jamaah yang mewakafkan Al-Qur’an kuno itu juga masih “lost contact”.

“Mudah-mudahan, berkah 10 hari Akhir Ramadhan 1445 H juga mendorong kerja sama antara Masjid Al Akbar dengan Dinas Perpustakaan untuk mengembangkan Museum Naskah Kuno yang dikemas kekinian di Masjid Al-Akbar,” kata Helmy yang juga Sekretaris MAS itu.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Perpustakaan Pemprov Jatim Arif Widodo menduga perkiraan usia Al-Qur’an klasik itu akan ditentukan dalam uji kimia oleh Tim Perpustakaan Nasional, namun bila melihat motif Al-Qur’an itu kemungkinan dari wilayah Gresik, karena motifnya pesisir.

“Yang jelas, kami mendukung apa yang dilakukan pengelola Masjid Al-Akbar untuk melakukan perawatan naskah kuno, termasuk Al-Qur’an, karena upaya itu akan menumbuhkan Cinta Al-Qur’an dan menambah wawasan tentang perkembangan Agama Islam di Tanah Air,” katanya.

Oleh karena itu, Dinas Perpustakaan Pemprov Jatim melengkapi pameran Al-Qur’an klasik di MAS dengan tiga naskah kuno (1/4) yakni Kitab Makrifatul Islam (naskah asli), Al-Qur’an Sunan Giri (replika) dan Lontar Serat Yusuf karya Sunan Drajat (replika). “Naskah replika itu aslinya ada di Gresik,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Dzikir dengan menggerakkan kepala, bid’ah?!
Hari Santri 2021, Pencipta “Syubbanul Wathan” dan “Sholawat Badar” terima “Jer Basuki Mawa Beya Emas” dari Pemprov Jatim
Fenomena Shalawat untuk Mengusir Wabah (dan Doa “Li Khomsatun”)
Wali Kota Surabaya Rancang “Kawasan Langgar Gipo” di Ampel
Gubernur Khofifah dukung usulan Syaichona Kholil sebagai Pahlawan Nasional
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Buka 24 Jam, Lokasi Qiyamul Lail di Masjid Al-Akbar bisa diakses lewat “Virtual Tour 3D”
Next Article Ponpes Darul Fatihin Sekumpul-Kalsel panen Pakcoy untuk pasok Hypermart

Advertisement



Berita Terbaru

Kader Muda NU Didapuk Sebagai Ketua DPW Perindo Jatim
Sospol
Gubernur Khofifah Bagikan Apem saat Megengan “Healing Ramadhan” di Masjid Al-Akbar
Sospol
“Tebuireng Institute” Serukan NU Kembali ke Qanun Asasi
Nahdliyyin
Tumbuh Pesat di Tahun Ketiga, Aset Dikelola BMTNU Sidoarjo Capai Rp 15 Miliar
Nahdliyyin

You Might also Like

Kultural

Ada apa di bulan Rajab?

11/01/2024
Kultural

Buku “Tinta Emas” Kiai Shiddiq lengkapi histori ke-Indonesia-an

19/10/2021
Kultural

Pesantren Virtual

06/01/2021
Komjen Listyo Sigit Prabowo
Kultural

Kompolnas dukung muatan Kitab Kuning dalam program internal Polri

24/01/2021
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?