By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bahaya Menebar Kebencian
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Tasawuf Urban > Bahaya Menebar Kebencian
Tasawuf Urban

Bahaya Menebar Kebencian

03/07/2024 Tasawuf Urban
DR KH Ahmad Fahrur Rozi
SHARE

Oleh DR KH Ahmad Fahrur Rozi *)

Ajaran Islam memandang bahwa menebar kebencian adalah suatu hal yang sangat dilarang, karena tidak sesuai dengan sikap dan perangai seorang muslim.

Syaikh Wahbah az-Zuhaili mengatakan bahwa seseorang yang menyebarkan kebencian atau aib dan kejelekan orang lain akan disiksa, baik di dunia maupun di akhirat. Hal ini disebabkan menebar kebencian dapat menimbulkan permusuhan, kebencian yang semakin merajalela, dan balas dendam dalam diri sehingga upaya untuk saling mengadu domba akan muncul dalam diri setiap orang.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Nur ayat 19 yang artinya : “Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar berita bohong yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

Lalu, di QS al-Maidah ayat 8 : “Dan jangan sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.” Ayat ini menunjukkan bahwa seseorang yang terpendam rasa kebencian di dalam hatinya juga dapat berlaku tidak adil. Hal ini sebagaimana dicontohkan dengan kisah raja Fir’aun yang selalu menebar kebencian terhadap Nabi Musa dan kaumnya sehingga Firaun berlaku tidak adil kepada mereka.

Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan dari Anas bin Malik bahwa Rasulullah SAW bersabda “Janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling mendengki dan janganlah kalian saling membelakangi dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara, tidak halal bagi seorang muslim yang mendiamkan saudaranya melebihi tiga malam”. (HR.Bukhari).

Islam mengajarkan perdamaian dan persatuan. Bahkan dalam Hadits Nabi SAW disebutkan bahwa seorang muslim dengan muslim lainnya adalah sebuah bangunan yang saling bekerja sama untuk saling mengokohkan.

Ajaran persaudaraan belakangan ini seperti hilang dari kesadaran umat Islam. Sebagian besar umat Islam dapat dengan mudah terpancing propaganda pihak lain, mudah partikular, dan kehilangan obyektivitas dalam mencerna berita hoaks yang beredar di medsos.

Fitnah, menebar kebencian terhadap para habaib dalam setahun terakhir ini tampak nyata telah merusak prinsip persaudaraan sebagian kaum Nahdliyyin, membuat mereka lupa Trilogi persaudaraan yang disampaikan KH. Achmad Siddiq, yaitu ukhuwwah islamiyah (persaudaraan atas dasar keagamaan), ukhuwwah wathaniyah (persaudaraan atas dasar kebangsaan ), dan ukhuwwah basyariyah (persaudaraan atas dasar kemanusiaan).

Begitu banyak kita lihat beredar di WAG berbagai ujaran kebencian terhadap habaib yang sudah menjurus pada pencemaran nama baik. Hal tersebut terjadi saat ujaran-ujaran tersebut disertai dengan fitnah tanpa melalui konfirmasi berita yang memadai. Apabila dilihat dalam perspektif hukum positif, penyebaran ujaran kebencian di medsos dapat dikenai UU ITE pasal 27 ayat 3 dan UU KUHP dengan pidana penjara paling lama 9 bulan dan denda paling banyak 300 juta rupiah.

Waspadalah sebelum anda melakukan share konten YouTube atau tulisan lainnya yang berpotensi dapat menimbulkan tuntutan hukum pidana yang tidak ringan.

“Jika kamu menginginkan permusuhan, musuhilah rasa permusuhan yang ada di dalam dirimu (hatimu). Berjuanglah untuk menyiram api permusuhan itu dan cabutlah hingga ke akar-akarnya.” (*/AFR)

*) Penulis adalah pengasuh Pesantren An-Nur, Bululawang, Malang dan salah satu Ketua PBNU era Gus Yahya
*) Tulisan dibuat di Madinah, 2 Juli 2024

Iklan.

You Might Also Like

Kecerdasan dan Ketaatan dalam Beragama

Ibrahim Inspiring dan Moderasi Beragama

Ada yang Harus Disembelih dari Hati Kita

Menghidupkan Spiritualitas Thariqat Al Qadiriyah di Dunia Modern (Catatan Muhibbah ke Baghdad)

4 golongan orang haji pada akhir Zaman

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 3-13 Juli, Kemenag Buka Program 1.000 Beasiswa bagi Santri
Next Article Satu Dekade Unusida, dari TItik Nol hingga Bertabur Prestasi

Advertisement



Berita Terbaru

Pererat Silaturahmi, PDUF MUI Jawa Timur Gelar Halal Bihalal dan Konsolidasi Program
Sospol
Siswa MTs Masjid Al-Akbar Raih Juara 1 Bahasa Arab pada Olimpiade KKG-MGMP Jatim
Milenial
Ziarah Makam Mbah Yai Fathurrohman Poleng: Jejak Perjuangan yang Tak Boleh Berhenti
Sospol
Perkuat Internasionalisasi, Unusa Berpartisipasi Aktif dalam Forum Kolaborasi Lintas Negara
Sospol

You Might also Like

Tasawuf Urban

Tafsir Surat Al-Hujurat Ayat 13: Larangan Membangga-banggakan Garis Keturunan

14/05/2024
Tasawuf Urban

Apa Sih Ruginya Beriman kepada Allah?

08/04/2024
Tasawuf Urban

Di KJRI Hamburg Jerman, Guru Besar UIN KHAS Jember Jelaskan 3 Manfaat Dzikir dalam Islam

25/03/2024
Tasawuf Urban

Buya Yahya: Ustadz bukan diukur follower/masyhur tapi akhlak

06/01/2024
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?