By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: UNISLA resmikan Pusat Studi Kajian Manuskrip Wali Jatim
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > UNISLA resmikan Pusat Studi Kajian Manuskrip Wali Jatim
Nahdliyyin

UNISLA resmikan Pusat Studi Kajian Manuskrip Wali Jatim

16/02/2025 Nahdliyyin
SHARE

Lamongan, Jawa Timur, radar96.com –
Universitas Islam Lamongan (UNISLA) mendukung pelestarian hingga perawatan manuskrip yang merupakan peninggalan para leluhur dengan meresmikan Pusat Studi Kajian Manuskrip Wali Jawa Timur.

“Pembentukan pusat studi tersebut diharapkan semangat Yayasan Sunan Giri dapat menjadi pemicu terciptanya pionir pelestarian nilai-nilai warisan leluhur,” kata Rektor UNISLA Lamongan Abdul Ghofur di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu, (15/2).

Selain peresmian pusat studi, Program Magister PAI Fakultas Agama Islam UNISLA juga bekerjasama dengan Manuskripedia untuk menyelenggarakan seminar bertajuk Menelusuri Jejak Dakwah dan Pemikiran Sunan Giri dari Naskah Kuno.

Dalam seminar itu, Founder Manuskripedia sekaligus Kepala Staf Kepresidenan era Gus Dur, Wahyu Muryadi, menjelaskan manuskrip Nusantara menyimpan khasanah keilmuan yang sangat dahsyat sehingga perlu dirawat dan dilestarikan.

Ia menjelaskan Manuskripedia sendiri adalah salah satu tempat mewakafkan diri untuk merawat nilai-nilai leluhur sehingga naskah-naskah kuno dapat ditranskripsi translasi dan dikaji serta didigitalisasi agar tidak lenyap oleh zaman.

Sejarahwan dan Budayawan Nasional Kris Adji A. W. mencontohkan, banyak sekali naskah yang berbicara tentang Sunan Giri seperti Lontar Ferara yang bercerita tentang pertemuan wali di Nusantara yang bertempat di Giri Kedaton.

Juga, Babad Gresik yang bercerita tentang sejarah Islamisasi di Gresik serta Babad Sindujaya yang bercerita tentang Kiai Sindojoyo.

“Banyak nilai yang diwariskan oleh Sunan Giri seperti tembang Asmarandana, Pocung, dan Sinom,” ujarnya.

Selain itu, terdapat pula permainan anak-anak yang memiliki banyak nilai mendalam mulai dari Cublek Suweng, Golo Ganti, dan Jor yang menjadi cara dan corak dakwah Sunan Giri untuk menyiarkan nilai-nilai agama Islam.

Sementara itu, Kurator Manuskrip Nasional, Diaz Nawaksara, mengatakan Sunan Giri dari sudut pandang tapuk kekuasaan yang memiliki nilai dan corak dari masa ke masa.

Mulai dari Giri Raden Paku Prabu Satmata, Sunan Dalem Zaenal Abidin, Sunan Seda Ing Margi, Sunan Prapen yang nanti dilanjutkan dalam pangkuan kerajaan Mataram.

Menurut Diaz, Sunan Giri layak disebut tokoh Giri Wiyatagamapura yakni sebagai pemuka agama kharismatik pemersatu yang ahli di bidang pendidikan dan politik. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

LESBUMI Serahkan Maklumat “Kembali ke Akar, Ini Pesan Kiai-Kiai PWNU Jatim

Ramaikan Muktamar 35 NU, Ratusan Turots Ulama Nusantara Dipamerkan

17 Hari Jelang Muktamar, Pesantren Tambakberas Siap, Gus Ipul Ikut Tata Kasur Muktamirin

Peluncuran Tiga Buku Qanun Asasi di Gedung MPR RI, Gus Kikin Teguhkan Warisan Keilmuan Hadratussyaikh

Kiai Imam Jazuli: Kunci Kejayaan Abad Kedua NU adalah Transformasi Pemikiran dan Gerakan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LD PBNU Gelar Standarisasi Kompetensi Imam dan Khatib Bersama Unisma dan LD PWNU Jawa Timur
Next Article Dakwah Ramah Wujudkan Keharmonisan Berbangsa dan Bernegara

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Gubernur Apresiasi Umaha atas 200 Beasiswa Penuh dan 800 Bantuan Pendidikan
Sospol
MUKTAMAR NU KE-35 JOMBANG: Rivalitas sebagai Uji Kompetensi Kepemimpinan, Konsistensi Aswaja, dan Resolusi NU Menuju Peradaban Abad ke-2
Uncategorized
ISNU Surabaya adakan Bedah Buku “Mozaik Kehidupan” karya Dosen UINSA Dr Yusuf Amrozi
Sospol
Proses Katarsis; NU sedang Memuntahkan ke Publik, Menjelang Muktamar ke-35 NU
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin: Qanun Asasi itu Lebih Tinggi dari AD/ART

07/08/2026
Nahdliyyin

Majelis Dzikir/Sholawat Al-Yasmin Surabaya doakan suksesnya Muktamar Ke-35 NU

07/08/2026
Nahdliyyin

Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Tegaskan Keberpihakan NU terhadap Perjuangan UMKM

05/08/2026
Nahdliyyin

Prof Asrorun Ni’am Ditunjuk Pimpin Karteker PWNU Jambi, Pengamat: Figur Pemimpin Muda untuk Abad Kedua NU

05/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?