Surabaya, radar96.com/MAS – Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) menjalin kerja sama dengan LP2M Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) untuk pembelajaran AI (artificial intelligence), deeplearning, dan sebagainya.
Kerja sama itu terjalin dalam penandatanganan “MoA” (Memorandum of Agreement) antara MI-MTs MAS dengan LP2M UIN Malang yang dilakukan oleh Ketua LP2M UIN Maliki Malang Prof DR Agus Maimun MPd, Kepala MI MAS M Chasan Ashari, dan Kepala MTs MAS M Jakfar di MAS, Jumat.

Dalam penandatanganan MoA yang disaksikan Sekretaris BPP MAS H Helmy M Noor itu, Prof Agus Maimun menegaskan bahwa kerja sama yang dilakukan UIN Maliki dengan MI-MTs bersifat pemberdayaan SDM guru untuk peningkatan kelembagaan dan akademik.
“Kalau sekarang itu pelatihan pemanfaatan AI untuk pembelajaran, juga metode deeplearning dalam pembelajaran, apalagi MI-MTs MAS punya program ICP (international class program) nanti akan kami bantu meningkatkan agar lulusannya bisa masuk sekolah favorit,” katanya.

Merespons kerja sama dengan UIN Maliki Malang itu, Kepala MI MAS M Chasan Ashari dan Kepala MTs MAS M Jakfar menyambut baik kerja sama itu dengan harapan akan meningkatkan kualitas akademik di MI dan MTs MAS.
“Kami senang dilatih oleh ahlinya, sehingga akademik dan tahfidz Qur’an sama-sama baik,” kata Kepala MI MAS M Chasan Ashari yang juga ‘di-amin-i’ oleh Kepala MTs MAS M Jakfar.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris BPP MAS H Helmy M Noor. “Saya sampaikan terima kasih kepada Prof Agus Maimun atas kerja sama itu, karena MI-MTs akan bisa berkembang, tentu tanpa meninggalkan sisi keagamaan sebagai sisi paling penting,” katanya.
Ia berpesan MI-MTs merupakan lembaga pendidikan milik MAS, bukan MAS milik MI-MTs. “Artinya, MI-MTs sebagai milik MAS itu ya fokus ke masjid, karena itu ibadahnya tetap baik, ngaji-nya atau Qur’an (tahfidz) juga baik, jadi sekolah di masjid dan bukan itu beda,” katanya.
Helmy M Noor menambahkan komitmen pengelola MAS terhadap pendidikan juga telah diwujudkan dengan memberikan Dana BOS yang disalurkan kepada 106 putra/putri karyawan MAS. “Dana BOS itu telah diserahkan Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak MAg dalam rangkaian HUT Ke-25 MAS pada tahun ini,” katanya.
Ke-106 putra/putri karyawan MAS yang menerima Dana BOS di Perpustakaan MAS (7/8/2025) adalah empat anak karyawan MAS (PAUD/KB), 10 anak karyawan MAS (TK/RA), 47 anak karyawan MAS (SD/MI), 20 anak karyawan MAS (SMP/MTs), dan 25 anak karyawan MAS (SMA/SMK/MA). (*/mas)



