By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pertama Digelar, Keluarga Besar Rumah Tangga PWNU Jatim Adakan Maulid Nabi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Pertama Digelar, Keluarga Besar Rumah Tangga PWNU Jatim Adakan Maulid Nabi
Nahdliyyin

Pertama Digelar, Keluarga Besar Rumah Tangga PWNU Jatim Adakan Maulid Nabi

09/09/2025
SHARE

Surabaya, radar96.com – Keluarga besar Rumah Tangga Kesekretariatan PWNU Jawa Timur menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW untuk pertama kalinya yang diikuti puluhan mantan pengurus, sekretaris, dan bagian rumah tangga dari tahun 1990-an hingga 2025 di lantai 2 Aula Jatman PWNU Jatim, Selasa.

Dalam “mauludan” yang dihadiri Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Abd Matin Djawahir dan Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim KH Abd Hakim Mahfudz itu juga tampak sejumlah senior, diantaranya KH Fuad Anwar (Sekretaris PWNU 1992-1997), KHA Wahid Asa (Wakil Sekretaris 1997-2012), dan HA Zaini Ilyas (Staf PWNU Jatim tahun 1988-2013/ikut Muktamar Yogyakarta).

Acara yang juga dihadiri Sekretaris PWNU Jatim DR HM Faqih dan jajaran Wakil Sekretaris itu diawali dengan sholawatan dan shiroh nabi yang dipandu 4-5 mahasiswa Unesa, lalu ceramah dari KH Abdul Matin (Wakil Rais Syuriah) dan KH Abd Hakim Mahfudz (Ketua PWNU) hingga diakhiri dengan santap makan bersama.

“Ini pertama kali digelar dan inSya-Allah akan kita adakan setiap tahun untuk menggalang kebersamaan semuanya, dari staf rumah tangga, sekretariat, hingga pengurus. Dan, lintas zaman dan lintas generasi, karena dari PWNU masih di Jalan Raya Darmo hingga Masjid Al-Akbar,” kata Kepala Sekretariat/Rumah Tangga PWNU Jatim, HA Taufik Mukti.

Dalam ceramahnya, Ketua PWNU Jatim KH Abd Hakim Mahfudz menyatakan pentingnya merayakan Maulid Nabi Muhammad sebagai bentuk cinta, agar mendapat syafaatnya. “Kalau perlu Maulid itu jangan setahun sekali, tapi rutin melakukan teladan beliau, seperti puasa Senin,” katanya.

Bahkan, kata pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang itu, paman Nabi bernama Abu Lahab yang kafir saja mendapat ‘libur’ siksaan neraka pada setiap hari Senin, karena kegembiraannya menyambut kelahiran Nabi Muhammad. “Apalagi, Muslim. Apalagi, kalau menjadi tradisi rutin,” katanya.

Sementara Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim KH Abd Matin Djawahir menekankan pentingnya kebersamaan dalam kepengurusan di lingkungan NU dan memosisikan diri sebagai pengurus itu tidak jauh berbeda dengan posisi “pelayan” jam’iyah dan “santri” para ulama NU.

“Kalau misalnya kita menjadi Ketua atau Sekretaris NU dimanapun, jangan memosisikan diri kita sebagai Ketua atau Sekretaris, namun posisikan diri kita sebagai pelayan NU dan santri para ulama sebagai pemilik NU. InSya-Allah, sukses dunia-akhirat, bahkan bisa mendapat bonus di dunia dan akhirat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kiai Matin menunjuk KH Fuad Anwar, KHA Wahid Asa, HA Zaini Ilyas, dan para “senior” PWNU Jatim era 1990-2000-an yang mencontohkan kebersamaan, kesederhanaan, dan sosok “pelayan” NU, meski sudah tidak menjabat. “Saya belum jadi apa-apa di PCNU Tuban, mereka-mereka sudah di PWNU Jatim, tapi masih silaturrahmi,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Jelang Muktamar NU, PWNU Jatim Siapkan Muskerwil di Pesantren Sunan Bejagung, Tuban

Halalbihalal, KMNU Unair: Silaturahmi jadi Jalan Kebersamaan di Tengah Gejolak Dunia

LKK PWNU Jatim dan RS Siloam Surabaya Jalin Kerja Sama Strategis

Ketua PWNU Jatim dan Pengusaha NU sepakati Kolaborasi

Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan – Jatim Harapkan Kerukunan jadi fokus Muktamar ke-35 NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Maulid Nabi di Pagerwojo, Menyemai Mahabbah Berharap Syafaat
Next Article Demokrasi yang Matang, Warisan yang Terjaga

Advertisement



Berita Terbaru

Halalbihalal, Majelis Alumni IPNU-IPPNU Titipkan GenZI jadi fokus binaan IPNU-IPPNU
Milenial
Menuju NU yang Profesional dan Mandiri Refleksi Muskerwil 2026 PWNU Jatim)
Kolom
Tim Perumus PWNU Jatim Tuntaskan Materi Muskerwil dan Materi Usulan Munas NU
Uncategorized
Biro Kesra Setdaprov Jatim dan DMI Siapkan UKIM 2026 untuk 9.000 Imam Masjid
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Gelar Silaturrahmi Idul Fitri ke Masyayikh/Kiai

30/03/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Berangkatkan 15 armada bus Mudik Gratis

18/03/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Tekankan pentingnya Ukhuwah Jam’iyah dalam Bukber Ramadhan 1447 H

15/03/2026
Nahdliyyin

ISNU Jatim: Modernisasi dan Profesi Digital jadi Solusi SDM 2045

15/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?