By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bukit Piramid Berduka, Dua Pendaki Profesional Ditemukan Meninggal di Jalur Punggung Naga
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Bukit Piramid Berduka, Dua Pendaki Profesional Ditemukan Meninggal di Jalur Punggung Naga
Sospol

Bukit Piramid Berduka, Dua Pendaki Profesional Ditemukan Meninggal di Jalur Punggung Naga

04/08/2026 Sospol
SHARE

Bondowoso, radar96.com – Bukit Piramid di Desa Tegal Tengah, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso kembali menjadi saksi tragedi pendakian. Dua pendaki profesional yang sebelumnya dilaporkan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Punggung Naga, Selasa (4/8/2026).

Lokasi penemuan berada di kedalaman sekitar 60 meter, salah satu medan paling ekstrem di jalur pendakian Bukit Piramid. Korban diketahui bernama Maliya Finda (51), warga Jalan Cipunegara 10-12, Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, serta Irfan Nasrul Lalili (34), seorang pemandu wisata asal Desa Traktakan, RT 08 RW 03, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso.

Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso Kristianto membenarkan kedua korban ditemukan oleh Tim SAR gabungan sekitar pukul 11.30 hingga 12.30 WIB.

“Korban sudah ditemukan. Dua-duanya dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak sekitar lima meter,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Kristianto, lokasi penemuan berada di kawasan Punggung Naga, yang dikenal memiliki kontur sempit dengan jurang curam di kedua sisi. Kawasan tersebut juga berada tidak jauh dari lokasi ditemukannya pendaki Thoriq Rizki Maulidan pada insiden tahun 2019.

Meski korban telah ditemukan, proses evakuasi belum dapat dilaksanakan pada hari yang sama. Tim SAR memilih mengamankan jenazah di lokasi sambil menunggu perlengkapan khusus untuk proses pengangkatan dari dasar jurang.

“Hari ini korban sudah dibungkus untuk persiapan evakuasi besok. Setelah dilakukan lifting, jenazah akan dibawa secara estafet menuju Pos 2 sebelum diberangkatkan ke RS Bhayangkara menggunakan mobil jenazah,” jelasnya.

Ia mengatakan proses evakuasi harus menggunakan teknik lifting karena posisi korban berada di medan yang sangat sulit dijangkau.

“Kendalanya memang medan yang ekstrem. Peralatan lifting seperti anchor dan perlengkapan lainnya masih didatangkan dari Basarnas Banyuwangi. Selain itu personel juga dipersiapkan agar proses evakuasi berjalan maksimal,” katanya.

Untuk mempercepat proses pada hari berikutnya, sejumlah personel SAR gabungan bersama relawan memutuskan bertahan dan bermalam di sekitar lokasi penemuan korban.

“Besok evakuasi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Ada tim yang bermalam di atas dekat titik penemuan agar proses evakuasi bisa langsung dilaksanakan,” tambah Kristianto.

Operasi pencarian bermula dari laporan warga Dusun Tegal Tengah yang menerima titipan sebuah sepeda motor Yamaha NMax dari sepasang pendaki pada Minggu (2/8/2026). Hingga sehari berikutnya kendaraan tersebut belum diambil, sehingga warga melaporkannya kepada aparat setempat.

Berdasarkan hasil koordinasi Muspika Curahdami bersama BPBD, keduanya diduga melakukan pendakian ke Bukit Piramid sehingga Tim SAR gabungan segera melakukan pencarian.

Kristianto mengungkapkan kedua korban diketahui memiliki pengalaman mendaki. Berdasarkan keterangan keluarga, Maliya Finda telah beberapa kali melakukan pendakian gunung, sedangkan Irfan Nasrul Lalili dikenal sebagai seorang guide yang kerap mendampingi para pendaki.

“Kalau dilihat dari riwayatnya, korban perempuan sudah biasa naik gunung. Yang laki-laki juga seorang guide yang sering mendampingi pendaki, sehingga keduanya merupakan pendaki profesional,” ungkapnya.

Tragedi ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko pendakian di Bukit Piramid. Jalur Punggung Naga dikenal memiliki karakteristik punggungan sempit dengan tebing curam, sehingga membutuhkan kesiapan fisik, pengalaman, perlengkapan keselamatan, serta perhitungan yang matang sebelum melakukan pendakian.

Peristiwa tersebut juga menambah daftar kecelakaan yang pernah terjadi di Bukit Piramid, kawasan yang selama ini dikenal memiliki panorama alam memukau, namun menyimpan tingkat risiko tinggi bagi setiap pendaki yang melintasinya. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

YTI Walisongo Probolinggo Perluas Pendidikan Qur’ani dengan Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun

Cek Kesehatan Jangan Menunggu Sakit, Politisi DPR RI Nihayatul Wafiroh Dorong Budaya Preventif di Bondowoso

Gubernur Apresiasi Umaha atas 200 Beasiswa Penuh dan 800 Bantuan Pendidikan

ISNU Surabaya adakan Bedah Buku “Mozaik Kehidupan” karya Dosen UINSA Dr Yusuf Amrozi

DPP LPKAN INDONESIA: DI TENGAH TANTANGAN GLOBAL, POLRI DI BAWAH JENDERAL LISTYO SIGIT BUKTIKAN KINERJA DAN LAYAK DIDUKUNG PENUH

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Unusa Siapkan Redesain Kurikulum untuk Cetak Pembelajar Sejati di Era AI
Next Article 15 Delegasi YME Hong Kong Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

YTI Walisongo Probolinggo Perluas Pendidikan Qur’ani dengan Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun
Sospol
MANIFESTASI INTEGRITAS DAN AKHLAQUL KARIMAH SEBAGAI PERSYARATAN UTAMA KETUA UMUM PBNU DI ERA MODERN
Nahdliyyin
Dari Kaset, Abah Hasyim Muzadi, hingga Pesantren Digipreneur
Kolom
Dari Kampus, Pesantren, hingga Kamera yang Merekam Zaman
Kolom

You Might also Like

Sospol

Gandeng University of Manchester, Unusa Kembangkan Riset Perkembangan Otak Sejak dalam Rahim

10/08/2026
Sospol

Jadi Pimpinan Termuda, Afif Amrullah Siap Perkuat Transformasi BAZNAS Jatim

10/08/2026
Sospol

DMI Jatim Tanam 300 Bibit Alpukat Tandai “Eco Green Masjid” di Banyuwangi

09/08/2026
Sospol

MUNAS III PERJASI & APTAKSINDO 2026 USUNG TEMA “BERSATU, BERKARYA, MEMBANGUN NEGERI”: 15 BPP SIAP HADIR

07/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?