By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026: Apel Serentak, Ziarah hingga Mujahadah untuk Palestina
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026: Apel Serentak, Ziarah hingga Mujahadah untuk Palestina
Nahdliyyin

PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026: Apel Serentak, Ziarah hingga Mujahadah untuk Palestina

04/10/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta, radar96.com/Tebuireng Online — Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerbitkan Pedoman Pelaksanaan Hari Santri Nasional Tahun 2026. Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” dan diarahkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan penguatan tradisi, pelayanan kepada masyarakat, serta solidaritas kemanusiaan untuk Palestina.

Pedoman tersebut tertuang dalam Surat Edaran PBNU Nomor 3/PB.01/A.II.10.47/99/10/2026 tertanggal 1 Oktober 2026. Surat ditujukan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU).

Ketua Umum PBNU, KH. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin mengatakan perhatian NU terhadap Palestina memiliki akar sejarah panjang yang diwariskan para pendiri NU. Ia mengingatkan bahwa dukungan terhadap rakyat Palestina telah disuarakan Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari sejak sebelum Indonesia merdeka dan terus dirawat hingga sekarang, termasuk melalui pembacaan Qunut Nazilah di Pesantren Tebuireng.

“Ini perjalanan dan hubungan yang sangat panjang antara Indonesia dengan Palestina,” kata KH. Abdul Hakim Mahfudz, Sabtu (3/10/2026).

Dalam pedoman Hari Santri 2026, PBNU meminta seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kekhidmatan, kesederhanaan, serta berorientasi pada pelayanan kepada jamaah dan warga NU.

Salah satu agenda utama adalah Apel Hari Santri Nasional 2026 yang dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 22 Oktober 2026. Peserta pria mengenakan sarung warna gelap, atasan putih dan peci hitam. Sementara peserta perempuan mengenakan busana muslimah bernuansa putih dengan bawahan yang menyesuaikan.

Apel dapat dipusatkan di halaman sekretariat NU sesuai tingkatan kepengurusan masing-masing maupun di lingkungan pondok pesantren, rumah sakit atau klinik, sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama. Dalam apel tersebut, Naskah Resolusi Jihad NU juga dapat dibacakan oleh jajaran Tanfidziyah atau Badan Otonom NU.

PBNU juga menginstruksikan agar rangkaian Hari Santri diawali dengan ziarah ke makam para ulama, aulia, maupun muharrik Nahdlatul Ulama di wilayah khidmah masing-masing. Ziarah ditempatkan sebagai bagian dari ikhtiar untuk menjaga kesinambungan tradisi dan mengenang perjuangan para ulama pendahulu.

Secara khusus, PBNU menjadikan solidaritas kemanusiaan terhadap rakyat Palestina sebagai bagian dari rangkaian Hari Santri 2026.

Seluruh jenjang kepengurusan NU diminta menggelar “Mujahadah Kemanusiaan untuk Palestina” melalui majelis istighotsah, pembacaan shalawat, zikir berjamaah, maupun majelis doa lainnya. PBNU menyebut kegiatan tersebut sebagai bagian dari riyadhah bathiniyyah sekaligus wujud solidaritas kemanusiaan terhadap bangsa Palestina.

Komitmen tersebut sejalan dengan perhatian yang disampaikan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar ketika menerima sejumlah tokoh Palestina di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Ahad (27/9/2026).

Dalam pertemuan itu hadir antara lain Penasihat Presiden Palestina Bidang Keagamaan Mahmoud S.A. Al-Habash, Imam Besar Masjid Al-Aqsa Sheikh Mohammad A.M. Hussein, serta Duta Besar Palestina untuk Indonesia Abdulfattah A.K. Al-Satar.

“Selamat datang di rumah Anda sendiri dan di tengah saudara-saudara Anda,” kata Kiai Miftach saat menerima rombongan tersebut.

Dalam pertemuan itu, Kiai Miftach turut mendoakan keselamatan dan kedamaian rakyat Palestina. Ia juga berharap terbuka jalan bagi umat Islam untuk dapat beribadah di Masjidil Aqsa dalam keadaan merdeka dan bermartabat. Pertemuan membahas antara lain isu keumatan, kemanusiaan, pendidikan dan perdamaian dunia.

Selain apel, ziarah, dan mujahadah untuk Palestina, PBNU meminta jajaran NU mengisi Hari Santri dengan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan pilihan tersebut meliputi layanan kesehatan gratis, donor darah, konsultasi keluarga dan zakat, kegiatan peduli lingkungan seperti sanitasi pesantren atau madrasah dan bersih-bersih masjid, serta halaqah yang melibatkan ulama dan pondok pesantren di wilayah masing-masing.

Dengan rangkaian tersebut, Hari Santri 2026 diarahkan untuk mempertemukan kembali semangat menjaga warisan para ulama dengan khidmah nyata kepada masyarakat. Tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” menjadi pijakan untuk merawat tradisi keilmuan dan spiritual pesantren sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan kemanusiaan.

Sementara itu, Pedoman Hari Santri Nasional 2026 ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam Prof. Dr. KH Mohammad Nuh, Ketua Umum KH. Abdul Hakim Mahfudz dan Sekretaris Jenderal H. Gudfan Arif, S.IP. (*/nuo)

Sumber:
https://tebuireng.online/pbnu-terbitkan-pedoman-hari-santri-2026-apel-serentak-ziarah-hingga-mujahadah-untuk-palestina/

Iklan.

You Might Also Like

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader

Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”

Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Hadapi TKA, LP Maarif Surabaya Laksanakan Workshop Guru SD/MI
Next Article Matangkan Kesiapan Verpol dan Target Legislatif, DPW Perindo Jatim Gelar Bedah Dapil hingga TOT KTA Offline

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah
Nahdliyyin
12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan
Nahdliyyin
IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital
Milenial
NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Ketua PW Ikapete Jatim: Agenda di MPR RI Murni Khidmat Alumni, Bebas Politik Praktis

08/10/2026
Nahdliyyin

Oktober-November, PWNU Jatim Adakan 14 Kegiatan Hari Santri Nasional 2026

07/10/2026
Nahdliyyin

Ansor Bondowoso Dorong Kemandirian Petani Muda Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

06/10/2026
Nahdliyyin

IPPNU Jatim Perkuat Kolaborasi Pemberdayaan Pelajar dengan BAZNAS Jatim

06/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?