By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: LKNU Jatim: Puasa Terbukti Berpengaruh bagi Kesehatan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > LKNU Jatim: Puasa Terbukti Berpengaruh bagi Kesehatan
Nahdliyyin

LKNU Jatim: Puasa Terbukti Berpengaruh bagi Kesehatan

15/03/2024 Nahdliyyin
Program Tabuh Maghrib yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim dengan mengusung tema ‘Puasa dan Literasi Kesehatan’ di Aula KH Bisri Syansuri, lantai 1, Gedung PWNU Jatim, Kamis (14/03/2024). (*/fpnu)
SHARE

Surabaya, radar96.com –
Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Jatim menegaskan bahwa puasa yang dianjurkan 14 abad lalu oleh Nabi Muhammad SAW, terbukti berpengaruh bagi kesehatan.

Hal itu disampaikan Dr dr Abdullah Machin (pengurus Bidang Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Kesehatan LKNU PWNU Jatim), dalam program Tabuh Maghrib yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim dengan mengusung tema ‘Puasa dan Literasi Kesehatan’ di Aula KH Bisri Syansuri, lantai 1, Gedung PWNU Jatim, Kamis (14/03/2024).

Dr dr Abdullah Machin, menyampaikan bahwa adanya puasa, termasuk puasa sunnah, akan menunjang kesehatan dalam tubuh. Hal ini selaras dengan sabda Rasulullah SAW, bahwa berpuasalah maka engkau akan sehat.

“Hadits tersebut telah disampaikan lebih 14 abad yang lalu. Dan baru akhir-akhir ini dengan kemajuan penelitian di bidang kesehatan, banyak bukti bahwa memang puasa itu menyehatkan,” ujar dr Machin.

Ia menambahkan, melalui puasa sel-sel tubuh yang kurang baik akan mengalami regenerasi, berganti dengan sel baru yang lebih sehat.

“Dengan berpuasa sel-sel yang ada di tubuh kita yang mengalami gangguan dan berpotensi mengganggu sel-sel lain yang masih hidup akan mengalami regenerasi dengan baik,” terangnya.

Dia menyebutkan, Rasulullah melarang umat Islam berpuasa berkepanjangan, yakni selama 24 jam, karena hal itu justru akan menimbulkan stres bagi tubuh. Makanya, berpuasa hanya dilakukan mulai terbit fajar hingga terbenam matahari agar stres dapat dikelola dengan baik atau optimal.

“Dan, salah satu cara agar stres optimal dalam tubuh ialah dengan cara berpuasa,” kata dr Machin.

Machin menyampaikan, dengan berpuasa juga akan menambah kekuatan fungsi otak, makanya, dalam tradisi pesantren, salah satu tirakat yang dilakukan santri ialah dengan berpuasa.

“Sebab, dengan berpuasa aliran darah lebih bagus dan penyerapan terhadap ilmu akan semakin bagus. Artinya, dengan alirah darah yang bagus akan menambah fungsi otak,” tuturnya.

Sementara itu, dr Ahmad Firdaus Sani, narasumber lain yang juga pengurus LKNU PWNU Jatim, mengatakan bahwa puasa merupakan salah satu bentuk hormesis.

Menurutnya, dengan puasa akan mengurangi daya makanan sehingga dapat menyehatkan tubuh.

“Karena justru bila berlebihan tidak bagus. Kita akan semakin sehat dengan berpuasa karena makan yang teratur,” ungkapnya.

Dengan berpuasa juga dapat meringankan penyakit stroke.

Menurutnya, seseorang yang sebelumnya rutin berpuasa bila terkena stroke, maka penyakit stroke-nya lebih ringan, sehingga memiliki kemungkinan sembuh yang lebih besar daripada orang yang jarang berpuasa.

“Makanya, bagi pasien stroke ringan, dokter akan memperbolehkan mereka untuk berpuasa, karena dengan berpuasa justru akan memperbaiki hingga menyembuhkan penyakit yang diidapnya,” katanya.

Tak cukup itu, berpuasa sama halnya dengan intermittent fasting (pembatasan waktu) dalam sebuah metode diet. Bahkan, menurutnya metode diet sebenarnya meniru gaya berpuasa, yakni makan teratur.

“Puasa Ramadhan itu lebih bagus dari intermittent fasting, karena jika jadwal makan itu teratur maka hormon-hormon dalam mencerna makanan nanti keluarnya juga akan teratur, sehingga akan terhindar dari penyakit seperti diabetes dan lainnya,” pungkasnya.

Dalam program yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube TV9 dan lembaga di PWNU Jatim membahas tema yang meliputi keagamaan, pendidikan, kesejahteraan warga, serta tema khusus perempuan, milenial, dan seni-budaya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas

PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri

Resmi, Cirebon Raya Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Kecam Penyergapan 9 Relawan Indonesia oleh IOF, Katib PBNU Desak Pemerintah Tempuh Langkah Diplomatik Tegas

Founder Al Yasmin Meriahkan Harlah Ke-80 Muslimat NU di Hongkong

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article H3 Ramadhan, Jamaah GenZI Ikuti Kajian Ngabuburit Masjid Al-Akbar Pecahkan Rekor
Next Article Ramadhan Dan Optimalisasi Zakat Infaq Dan Shodaqoh

Advertisement

Iklan.

Iklan.

Iklan.

Berita Terbaru

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Jadikan Nabi Ibrahim sebagai Inspirasi Bina Keluarga
Sospol
MUI Gandeng BPJS Berikan Jaminan bagi Pekerja di Pesantren
Sospol
Rijalul Ansor Jatim Bershalawat Bersama Majelis Attaufiq, Teguhkan Ukhuwah dan Soliditas
Nahdliyyin
PWNU Jatim Menentang Segala Bentuk Kejahatan/Penyimpangan terhadap Santri
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Saat turba, PWNU Jatim Apresiasi MWC Tambak-Bawean yang Miliki Poliklinik dan BMT potensial

16/05/2026
Nahdliyyin

30 Mahasiswa UINSA Ikuti Lakmud Komisariat IPNU-IPPNU

15/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Jangan Rekayasa Kasus Dugaan Pencabulan di Pesantren Pagerwojo-Sidoarjo yang sudah Vonis

14/05/2026
Nahdliyyin

Hadiri Harlah Forkom Jurnalis Nahdliyin, PDUF MUI Jatim Berikan Semangat

14/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?