LPNU Jember “ditantang” kerja sama oleh pengusaha ber-omzet Rp25 M/bulan

Presiden Direktur PT Benih Citra Asia H Slamet Sulistyono menceritakan tentang perusahaan yang sedang ia pimpin. Ia juga memperkenalkan tentang latar belakang perusahaan, macam-macam unit usaha, hingga besar omzet yang diterima perbulannya, saat menerima 20 peserta Program Digital Preneurship yang diadakan oleh LPNU Jember, Rabu (3/3/2021). (Foto: Afandi/NU Online)
Bagikan yuk..!

Jember (Radar96.com) – Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jember, Jawa Timur, mendapat “tantangan” untuk bekerja sama oleh pengusaha ber-omzet Rp25 Miliar/bulan saat mengadakan studi banding ke PT Benih Citra Asia Jember, Ajung, Jember, Rabu (3/3/2021).

“Kalau masalah memasok benih atau apa saja, saya siap untuk terus mendukung langkah yang diambil oleh Anda semua, saya akan support itu demi kepentingan umat,” kata Presiden Direktur PT Benih Citra Asia, H Slamet Sulistyono, saat menerima 20 peserta Program Digital Preneurship yang diadakan oleh LPNU Jember selama 3 bulan secara gratis.

Haji Slamet, sapaan akrabnya, menceritakan tentang perusahaan yang sedang ia pimpin. Ia juga memperkenalkan tentang latar belakang perusahaan, macam-macam unit usaha, hingga besar omzet yang diterima perbulannya.

Pria kelahiran Banyuwangi ini juga menyatakan sikap terbukanya untuk bekerja sama sebagai pemasok/supplier utama di LPNU Jember yang berada di bawah naungan Yayasan Nahdlatut Tujjar.

Dalam kunjungan itu, Haji Slamet mengajak peserta untuk mengelilingi area pabrik. Mulai dari ruang laboratorium yang digunakan menguji kemapanan benih, area gudang yang total ada lima buah, benih siap edar dengan wadah kardus di rak, tempat penyemaian benih di luar ruangan yang ditutupi jaring, hingga mesin tempat pengeringan jagung.

Pabrik benih yang dikelola Haji Slamet di Desa Ajung dengan posisi kira-kira 1 kilometer dari Bandara Notohadinegoro Jember itu berdiri di lahan yang sangat luas yang mampu menampung berton-ton hasil produksi.

Untuk keunggulan yang dimiliki oleh pabrik benih ini khususnya benih jagung, diantaranya adalah tongkol jagung besar dan bonggol kecil, jumlah baris 16-18, biji besar bentuk gigi kuda, dan petikan mudah. Selain itu, benih mentimun, melon, semangka tanpa biji, dan lainnya.

Hal itulah yang membuat perusahaan ini mencapai sukses besar dengan omzet Rp25 miliar per bulan.

Sementara itu, Ketua LPNU Jember M Imron menargetkan peserta Digital Preneurship minimal dalam satu tahun ada 1.000 tim, atau minimal sejelek-jeleknya ada 100 unit usaha dari pengusaha-pengusaha muda yang kreatif dan andal, khususnya dengan medium digital marketing. (*/pna)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/127065/lpnu-jember-kunjungi-h-slamet-pengusaha-benih-beromset-25-miliar-sebulan

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *