NU Jatim gratiskan Mondok untuk Anak Korban Nanggala-402

Pesantren Lirboyo, Kediri, salah satu pesantren besar di Indonesia (*/NOJ)
Bagikan yuk..!

Surabaya (Radar96.com) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur melalui Pimpinan Wilayah (PW) Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Timur dan Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Timur siap menggratiskan pendidikan dan mondok bagi putra-putri awak kapal korban KRI Nanggala-402.

Kesiapan ini dikatakan langsung oleh Sekretaris RMI Jatim, H Ahmad Firdausi. Hal itu sesuai dengan instruksi Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar. “Ini adalah inisiatif dari Kiai Marzuki Mustamar. Kami siap menggratiskan pendidikan mondok dan sekolah bagi putra-putri korban Nanggala-402,” kata Ahmad Firdausi, di Surabaya, Senin (26/04/2021).

Gus Firdaus sapaan akrabnya mengungkapkan, fasilitas ini tidak hanya untuk sekolah saja. Pihak Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim juga siap memfasilitasi putra-putri korban Nanggala-402 jika ada yang bersedia untuk dipondokkan.

“Karena yang disebut Kiai Marzuki adalah mondok dan sekolah di lingkungan NU, maka pondoknya di bawah naungan RMINU Jatim sekolahnya ada di LP Ma’arif,” ujar dosen UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

Ia menyebutkan akan dilakukan koordinasi lanjutan terkait mekanisme sekolah dan mondok gratis ini. Pendataan pun akan segera dilakukan pihaknya, sebab putra-putri korban Nanggala-402 ini tidak berada dalam satu wilayah, namun tersebar dari Banyuwangi hingga Madiun.

“Terkait mekanismenya ini akan dikoordinasikan lebih lanjut. Tapi kami selaku pelaksana dari instruksi para masyayikh, kami siap melaksanakan,” tegas pria asli Sidoarjo ini.

Ia pun mengatakan, fasilitas PWNU Jatim yang disediakan itu sebagai bentuk solidaritas dan komitmen kepedulian PWNU Jatim dalam memberikan pendidikan yang layak terhadap anak para korban Nanggala-402.

“Ini adalah bentuk komitmen PWNU Jatim sebagai bentuk rasa duka cita, kebersamaan, kemudian bentuk kepedulian menjamin anak korban dalam mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua PWNU Jatim, Kiai Marzuki mengatakan PWNU siap menggratiskan sekolah dan mondok bagi anak korban Naggala-402.

“Saya siapkan gratis (bagi anak-anak dari awak kapal selam KRI Nanggala-402), kalau mau mondok dan sekolah di Pondok Pesantren Sabilurrosyad,” ucap Kiai Marzuki Mustamar.

Selain itu PWNU Jatim juga melalui RMINU Jatim dan LP Ma’arif Jatim menyiapkan paket beasiswa sekolah dan mondok ke beberapa pesantren dan sekolah NU di Jatim.

Tiga Penghargaan Negara
Sebelumnya (25/4), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memastikan bahwa 53 Prajurit TNI Angkatan Laut di KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Pulau Bali telah gugur. Berkenaan dengan itu, Presiden Joko Widodo atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan duka citanya yang mendalam.

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya 53 prajurit TNI angkatan laut di KRI Nanggala-402 dalam melaksanakan tugas di perairan utara Pulau Bali,” ujarnya melalui keterangan pers yang disampaikan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Senin (26/4).

Jokowi menyebut mereka sebagai patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. “Mereka adalah putra-putra terbaik bangsa, patriot terbaik penjaga kedaulatan negara. Pengabdian saudara-saudara akan terpatri di sanubari seluruh rakyat Indonesia,” katanya.

Ia juga memanjatkan doa untuk para prajurit dan keluarganya. “Semoga arwah prajurit-prajurit hiu kencana tersebut mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang maha esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa negara menaikkan pangkat dan memberikan bintang jasa Jalasena sebagai sebuah penghargaan atas pengabdian 53 prajurit tersebut. “Negara akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi serta bintang jasa jalasena atas dedikasi pengabdian serta pengorbanan prajurit-prajurit terbaik tersebut,” katanya.

Selain itu, anak-anak dari 53 awak kapal tersebut juga dijamin pendidikannya hingga jenjang strata satu (S1). “Pemerintah juga akan menjamin pendidikan putra-putri dari keluarga prajurit TNI KRI Nanggala-402 hingga jenjang pendidikan S1,” ujar presiden kelahiran Surakarta 59 tahun yang lalu itu.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya menemukan KRI Nanggala-402 secara maksimal, baik dari berbagai lembaga, maupun negara-negara sahabat.

“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada TNI, Polri, Basarnas, Bakamla, BPPT, dan KNKT, serta seluruh unsur yang tidak bisa saya sebut satu persatu yang telah berupaya maksimal dalam menemukan KRI Nanggala-402 ini,” katanya.

“Terima kasih penghargaan juga saya sampaikan atas bantuan dari negara-negara sahabat dalam upaya dan kerja keras pencarian kapal selam KRI Nanggala-402,” pungkas Jokowi. (*/NO/NOJ)

Sumber:
*) https://jatim.nu.or.id/read/rminu-dan-lp-ma-arif-nu-jatim-siapkan-mondok-gratis-untuk-anak-korban-nanggala-402
*) https://www.nu.or.id/post/read/128371/tiga-penghargaan-negara-untuk-prajurit-kri-nanggala-402

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *