By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah kirim Tumpeng kepada para dokter RS
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah kirim Tumpeng kepada para dokter RS
Sospol

Gubernur Khofifah kirim Tumpeng kepada para dokter RS

24/10/2021 Sospol
Para dokter menerima tumpeng yang dikirim Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada para dokter di sejumlah rumah sakit dalam peringatan Hari Dokter Nasional 2021, Minggu (24/10), baik rumah sakit di Surabaya, Malang maupun Jember, baik rumah sakit Pemprov, TNI maupun Polri. (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengirim tumpeng kepada para dokter di sejumlah rumah sakit dalam peringatan Hari Dokter Nasional 2021, Minggu (24/10), baik rumah sakit di Surabaya, Malang maupun Jember, baik rumah sakit Pemprov, TNI maupun Polri.

“Tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa tanpa kerja keras dan kerja ikhlas para dokter dan tenaga kesehatan sulit rasanya Jawa Timur bisa keluar dari situasi sulit akibat Covid-19. Mereka mempertaruhkan segalanya untuk menolong para pasien penderita Covid-19,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Minggu (24/10).

“Bukan hanya melayani, mengobati, merawat, dan mendampingi pasien. Sebagian dari mereka bahkan ikut menjadi korban akibat ikut terpapar Covid-19,” tambah Khofifah. Tumpeng tersebut, katanya, sebagai bentuk rasa syukur dan ucapan terimakasih dari Gubernur Khofifah kepada para dokter yang telah berjuang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19.

Khofifah mengatakan, dirinya sengaja mengirim tumpeng untuk para dokter ke sejumlah rumah sakit di Jawa Timur. Tumpeng sendiri kata dia merupakan akronim dari kalimat “yen meTu kudu meMPENG” yang berarti “ketika keluar harus sungguh-sungguh semangat”.

Lewat tumpeng tersebut, Khofifah berharap para dokter di Jawa Timur tetap bersemangat, tidak pernah putus asa, yakin usaha sampai, dan selalu istiqomah menolong masyarakat yang membutuhkan. Utamanya, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Dokter dan tenaga kesehatan lainnya tidak sendiri, kami bersama TNI/Polri dan berbagai elemen masyarakat lain juga ikut berjuang. InsyaAllah, pandemi Covid-19 ini akan segera berakhir,” tuturnya.

Sementara itu, Khofifah mengungkapkan bahwa situasi pandemi Covid-19 di Jawa Timur terus melandai. Bahkan, saat ini Jatim berhasil menjadi daerah dengan kota dan kabupaten yang ditetapkan menjadi PPKM level 1 terbanyak di Jawa Bali berdasarkan Inmendagri No. 53 Tahun 2021.

Tak hanya itu, kondisi keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) ICU RS saat terjadi penungkatan eksponensial pada Juli lalu turun sebanyak 73 persen dari 78persen menjadi 5 persen, BOR Isolasi RS turun 78 persen dari 81 persen menjadi 3 persen.

“Capaian-capaian seperti ini tidak terlepas dari perjuangan para dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Mari kita jaga kondisi seperti ini dengan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dan percepat vaksinasi. Pokoknya, Jangan lengah, jangan kendor,” katanya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

PW DMI Jawa Timur Cetak Dai Remaja hingga Disabilitas

PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas

Lantik 41 Pejabat, Bupati Bondowoso: Jabatan Bukan Pribadi tapi Amanah

Kepengurusan Baru 2026–2031, PKB Bondowoso libatkan ulama, pengasuh pesantren, kader senior, tokoh perempuan, pemuda, dan profesional

Sekum PKC PMII Jatim: Jabatan Bukan Tameng Dugaan Korupsi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article MA IPNU Pusat rencanakan silaturrahim alumni di arena Muktamar ke-34 NU di Lampung
Next Article Kader Muda NU produksi Rokok Herbal Nusantara

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PW DMI Jawa Timur Cetak Dai Remaja hingga Disabilitas
Sospol
Resmi Diwisuda, Bupati Abdul Hamid Wahid Sandang Gelar Doktor di Tengah Kesibukan Pimpin Bondowoso
Uncategorized
MANIFESTO TAMBAKBERAS 2026
Kolom
PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas
Sospol

You Might also Like

Sospol

Cegah Diabetes dan Hipertensi, Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember Gelar Pemeriksaan Kesehatan Lansia

08/07/2026
Sospol

Nasim Khan DPR RI Minta Transformasi PTPN Berpihak pada Karyawan dan Industri Hilir

08/07/2026
Sospol

Pemkab Bondowoso Batasi Kendaraan Berat Melintas di Jembatan Koncer akibat indikasi penurunan

07/07/2026
Sospol

Ingatkan Pemkab Bondowoso, DPRD: Jangan Tunggu Kekeringan Semakin Parah, Baru Bertindak

07/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?