By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Didemo karena Ilegal, Diduga “sarang” Wahabi di Pamekasan dan Jember ditutup
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Didemo karena Ilegal, Diduga “sarang” Wahabi di Pamekasan dan Jember ditutup
Nahdliyyin

Didemo karena Ilegal, Diduga “sarang” Wahabi di Pamekasan dan Jember ditutup

26/01/2023 Nahdliyyin
Kepala Desa Nyalabu Laok, Ach Fakhror Rozi menutup masjid Utsman Bin Affan agar tidak terjadi konflik antar warga Nyalabu Laok dan sekitarnya, setelah demonstrasi masyarakat setempat, Rabu (25/1/2023). (*/karimatafm.com)
SHARE

Pamekasan, Radar96.com/karimatafm.com/rri.co.id – “Sarang” Wahabi di Pamekasan dan Jember akhirnya ditutup setelah didemonstrasi oleh warga setempat, karena diduga ilegal dan diduga menyebarkan paham Wahabi.

Sejumlah massa yang tergabung dalam Paguyuban Masyarakat Desa Nyalabu Laok, Nyalabu Daya, Bettet, Klampar, Samiran dan Samatan Pamekasan menggelar aksi demonstrasi menolak adanya lembaga pendidikan dan Masjid Utsman bin Affan, Pamekasan, Rabu (25/1/2023).

Ahmad, Korlap Aksi menyampaikan bahwa kedatangan mereka untuk melakukan penutupan lembaga pendidikan dan masjid Utsman bin Affan karena dinilai meresahkan masyarakat sekitar karena diduga Khutbah Ustadz Yazir Hasan dianggap beraliran Wahabi .

Wakil Bupati Jember bersama Pengurus MUI, Bakesbagpol, Kejaksaan, Dinas Pendidikan dan sejumlah OPD terkait, Rabu (25/1/2023), melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Yayasan SMP Islam Imam Syafii di Kelurahaan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember. (*/rri.co.id)

“Tuntutan kami ada 3 diantaranya, tutup ajaran Wahabi, tutup semua kegiatannya dan kami ingin ketemu dengan Ismail pemilik tempat dan Ustadz Yasir Hasan yang telah mengajarkan paham-paham Wahabi,” katanya.

Menurutnya, masjid tersebut tidak memiliki Jamaah sebanyak 90 orang dan tidak mempunyai izin dari Kemenag Pamekasan serta tidak ada rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pamekasan.

“Dia juga diduga telah menyebarkan berita bohong mengatasnamakan Muassis Nahdlatul Ulama Syekh Hasyim Asy’ari tentang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW,” jelasnya.

Kelompok Wahabi itu menyimpulkan KHM Hasyim Asy’ari menyatakan maulid nabi itu munkar, padahal ulama pendiri itu melarang peringatan maulid dengan cara-cara munkar, seperti dengan joget atau musik.

Setelah massa melakukan demonstrasi akhirnya disepakati jika tempat tersebut ditutup secara permanen.

Sementara itu, Kepala Desa Nyalabu Laok, Ach Fakhror Rozi mengatakan bahwa pihaknya sengaja menutup masjid Utsman Bin Affan agar tidak terjadi konflik antar warga Nyalabu Laok dan sekitarnya.

“Saya sebagai Kepala Desa Nyalabu Laok tidak ingin ada konflik di Desa Nyalabu Laok, apalagi ini urusan ibadah,” tegasnya.

Yayasan Imam Syafi’i Jember

Lain halnya di Jember, Wakil Bupati Jember bersama Pengurus MUI, Bakesbagpol, Kejaksaan, Dinas Pendidikan dan sejumlah OPD terkait, Rabu (25/1/2023), melakukan Inspeksi mendadak (sidak) ke Yayasan SMP Islam Imam Syafii di Kelurahaan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Jember.

Sidak untuk menindaklanjuti terkait legalitas perizinan pihak yayasan, sekaligus menyikapi adanya keresahan warga masyarakat terkait sistem tertutup dalam pendidikan yang dilaksanakan di dalam lembaga pendidikan tersebut.

Wakil Bupati Jember, Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) mengatakan, berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember, Yayasan SMP Islam Imam Syafii dinyatakan belum memiliki izin resmi pendirian dan operasional untuk kegiatan proses belajar mengajar.

“Maka ketika ada warga yang tidak mematuhi aturan dan regulasi maka ini menjadi sikap yang tidak layak untuk diteruskan, maka kita sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat wajib mengedukasi masyarakat, aturan tetap harus ditegakkan,” ujarnya.

Meski tidak memiliki izin resmi, namun pihak yayasan tetap melakukan penerimaan siswa baru dan proses belajar mengajar kepada 98 orang siswa mulai kelas 7 hingga kelas 9 yang belajar di dalam lembaga pendidikan tersebut.

“Dari pihak kejaksaan juga menyampaikan bahwasanya jika ada lembaga pendidikan yang belum mendapatkan izin dari Pemerintah Daerah itu bisa dituntut dan melanggar hukum, risikonya kalau tidak tertib kepada aturan ya bisa sampai ditutup, contohnya seperti HTI itulah, ditutup karena melanggar aturan pemerintah,” jelasnya.

Maka dari itu dengan belum adanya perizinan resmi, baik izin pendirian yayasan dan izin operasional yang dimiliki pihak Yayasan SMP Imam Syafii, maka secara otomatis para siswa yang mengikuti proses belajar mengajar terancam tidak bisa memiliki ijazah resmi yang dikeluarkan oleh negara saat mereka dinyatakan lulus.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Jember mengambil langkah tegas menutup sementara operasional belajar mengajar di lembaga pendidikan itu.

Selain melarang operasional belajar mengajar, Pemkab Jember juga meminta pihak yayasan SMP Islam Imam Syafii untuk menghentikan sementara pembangunan masjid yang didanai oleh para donatur dari luar negeri di lahan seluas 300 m2 yang berada di sekitar kawasan perumahan Dosen STDI.

Sementara itu saat akan dikonfirmasi sejumlah awak media, Ketua Yayasan SMP Islam Imam Syafii enggan memberikan pernyataan resmi terkait persoalan tersebut. (*/karimatafm.com/rri.co.id)

Sumber:
*) https://www.karimatafm.com/berita-utama/5719-diduga-sebar-faham-wahabi-warga-gruduk-masjid-usman-bin-affan.html
*) https://rri.co.id/hukum/145500/tidak-berijin-pemkab-jember-tutup-sementara-operasional-smp-imam-syafi-i?utm_source=news_main&utm_medium=internal_link&utm_campaign=General%20Campaign

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Efisiensi Biaya Logistik akan Dongkrak Investasi dan Daya Saing
Next Article Puasa Rajab Tidak Bid’ah, Tetapi Sunnah

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

KHR Achmad Azaim Ibrahimy: Muharram, Momentum Menata Hati dan Menguatkan Ukhuwah
Sospol
Wisuda Tahfidz Juz 30 Warnai Pelepasan siswa kelas 6 SD Al Islam Surabaya
Milenial
Konjen China di Surabaya Panen Melon di Masjid Al-Akbar
Sospol
Apatis atau Peduli? Diskusi UKSW Menguji Masa Depan Gerakan Mahasiswa
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

07/06/2026
Nahdliyyin

MDS Rijalul Ansor dan Pesantren Al Yasmin Lestarikan Ngaji Kitab Kuning ala Anak Muda

07/06/2026
Nahdliyyin

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim

06/06/2026
Nahdliyyin

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

02/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?