By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Harlah ke-64 PMII, Khofifah Ajak Elemen Mahasiswa Percepat Target Indonesia Emas Sebelum 2045
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Harlah ke-64 PMII, Khofifah Ajak Elemen Mahasiswa Percepat Target Indonesia Emas Sebelum 2045
Milenial

Harlah ke-64 PMII, Khofifah Ajak Elemen Mahasiswa Percepat Target Indonesia Emas Sebelum 2045

27/04/2024
SHARE

Kediri, radar96.com – Ketua Mabinda PKC PMII Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi keynote speaker dalam puncak acara Resepsi Harlah ke-64 PMII di Pondok Pesantren Al Amin Ngasinan Kota Kediri, Jumat (26/4/2024).

Khofifah mendorong PMII untuk segera menyiapkan konsep bersama elemen bangsa lainnya guna menyiapkan plan of action untuk percepatan mewujudkan Indonesia Emas sebelum tahun 2045.

“Saat ini yang kita butuhkan bersama adalah konsolidasi bagaimana percepatan Indonesia Emas bisa kita wujudkan bersama tanpa menunggu tahun 2045,” tegas Khofifah.

Untuk mewujudkan percepatan itu, perlu konsolidasi pemikiran. Bagaimana PMII bisa mengkonsolidasikan pemikiran yang sama tidak hanya pada sesama aktivis, tapi juga pada senior, tidak hanya pada internal saja, tapi juga lintas organisasi, misalnya dalam lingkung Cipayung Plus.

“Yang tentu nggak cukup di situ saja tapi juga konsolidasi dengan kampus lain dan juga konsolidasi dengan ormas dan organisasi profesi yang lain,” imbuh Gubernur Jatim periode 2019-2024 itu.

Ketum Muslimat NU dan Ketua PBNU ini melanjutkan, setelah terbangun konsolidasi pemikiran, maka yang selanjutnya perlu dibangun adalah konsolidasi secara programatik.

Bagaimana PMII bersama elemen lain bisa membangun konsolidasi dengan elemen strategis yang lain agar memiliki program yang berseiring dan nyambung untuk mencapai tujuan yang sama yaitu percepatan mewujudkan Indonesia Emas sebelum tahun 2045.

“Setelah konsolidasi pemikiran, konsolidasi program, maka selanjutnya adalah konsolidasi gerakan. Bagaimana semua pemikiran dan program diorkestrasikan dalam sebuah gerakan yang masif dan terkoordinir,” tandasnya.

Dalam sebuah orkestrasi, ada yang memainkan biola, ada yang memainkan gitar, piano, saxopon, seruling hingga cello dan lain-lain. Namun semua berpadu dan menghasilkan harmoni yang indah.

Menurut wanita yang baru saja menerima penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden RI Joko Widodo ini, gerakan percepatan Indonesia Emas sebelum 2045 juga bisa diibaratkan bermain orkestrasi.

“Yang mana konduktornya tidak harus satu. Tapi bisa jamak dengan masing-masing alat musik yang diibaratkan sebagai bidang pergerakan dikonduktori oleh satu orang. Namun semua bersinergi memainkan irama yang sama demi menghasilkan harmoni yang indah,” katanya.

Ini tidak sederhana, karena akan banyak diversifikasi profesi yang harus dibangun. Dalam faktanya nanti tentu tidak cukup hanya mahasiswa, tak cukup hanya dosen, dan elemen akademik. Tapi gapoktan dilibatkan, UMKM dilibatkan, tenaga kesehatan juga diajak, yang menguasai digital ekosistem juga dilibatkan.

Untuk menjadi orkestrasi yang sangat cantik, Khofifah meminta ada plan of action yang disepakati bersama, untuk kemudian dibawa ke Jakarta untuk dikonsolidasikan dengan elemen strategis tingkat nasional. Inisiasinya dilakukan dari Jatim untuk kemudian dikonsolidasikan menjadi gerakan percepatan Indonesia Emas sebelum tahun 2045.

“Kami yakin itu PMII Jatim bisa melakukannya. Ini akan menjadi pelecut semangat pergerakan baru yang linier dengan tema Harlah PMII ke 64 yaitu Perkuat Barisan Menjaga Marwah dan Martabat Bangsa. Sekali lagi Selamat Harlah PMII ke 64,” pungkas Khofifah. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

99 GenZi Siap Sambut “Tamu” Qiyamullail di Masjid Al-Akbar Surabaya

Ngaji “Spirit of Ramadhan” di Masjid Al-Akbar, Hanan Attaki: Tiga Cara “Caper Allah”

Dokter Pia Targetkan Pengabdian di Tanah Kelahiran Mobagu, Sulut

Nabila, Dokter Alumni Unusa Siap Mengabdi untuk Masyarakat Papua

Jalur Al-Qur’an Antarkan Alumni Unesa Ainur Roziqin Tampil Qori’ di hadapan Presiden Prabowo dalam 1 Abad NU

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Alumni IPNU dorong pelajar profesional dan berkarakter sambut bonus demografi
Next Article Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah Jatim Sosialisasikan Program Beasiswa di Malang

Advertisement



Berita Terbaru

Siswa SMA Khadijah Surabaya Tembus Rusia lewat Beasiswa “Russian Government Scholarship”
Sospol
Ketua PWNU Jatim dan Pengusaha NU sepakati Kolaborasi
Nahdliyyin
Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan – Jatim Harapkan Kerukunan jadi fokus Muktamar ke-35 NU
Nahdliyyin
Pelantikan PMII Airlangga, Wujudkan Semangat Kolaborasi Pendayagunaan Kader Islam Rohmatan Lil Alamin
Sospol

You Might also Like

Milenial

Hanan Attaki: Ramadhan Bulan Rehat Mental dan Bulan Caper Terbaik pada Allah

05/02/2026
Milenial

Tim KKN-BBK 7 Unair Dorong UMKM Desa Sekarkurung – Gresik Go Digital melalui TikTok Shop

29/01/2026
Milenial

20 Pelajar Ikuti “Karantina Duta Pelajar 2026” IPPNU Jatim

11/01/2026
Milenial

Remaja Masjid Syuhada Pamekasan “belajar” ke Remas GenZI Masjid Al-Akbar

23/12/2025
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?