Jombang, radar96.com –
Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Jawa Timur dan Yayasan Demasindo Jawa Timur bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan program “Masjid Ramah Pemudik & Arus Balik” untuk kedua kalinya yang dipusatkan di Masjid Besar Diwek, Kabupaten Jombang, yang sebelumnya telah dilaksanakan di Probolinggo.
Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian DMI dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik dan arus balik pada momentum hari Raya Idhul Fitri.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan jajaran pengurus DMI Jawa Timur, PD DMI Kabupaten Jombang, PC DMI Se Kabupaten Jombang, Ketua Takmir, Kementerian Agama Jombang serta unsur pemerintah daerah setempat.
Program ini diharapkan dapat menjadi gerakan bersama dalam mengoptimalkan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat, tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga sosial kemasyarakatan.
Ketua DMI Jawa Timur Dr. KH. M. Sudjak, MAg dalam sambutannya menyampaikan bahwa tidaklah Allah menciptakan manusia, kecuali untuk beribadah, memakmurkan masjid merupakan bagian dari Ibadah.
Pelayanan yang baik terhadap para pemudik juga bagian dari memakmurkan masjid.
Program ini memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik dan arus balik.
“Masjid harus hadir sebagai tempat yang ramah, nyaman, dan terbuka bagi para musafir. Program ini adalah upaya kami untuk menggerakkan seluruh masjid agar memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik,” ujarnya.
Melalui program ini, masjid-masjid di sepanjang jalur mudik dan arus balik didorong untuk menyediakan fasilitas pendukung, antara lain: tempat istirahat yang nyaman dan representatif.
Fasilitas lainnya, air bersih dan sanitasi yang memadai, area parkir yang aman, penyediaan air minum gratis, informasi jalur mudik dan pos layanan terdekat, serta layanan kesehatan sederhana (sesuai kemampuan masjid)
Selain itu, DMI Jawa Timur juga mengimbau kepada seluruh pengurus masjid untuk meningkatkan kebersihan, keamanan, serta menjalin sinergi dengan aparat keamanan, dinas kesehatan, dan relawan guna memastikan pelayanan berjalan optimal.
Pemilihan Masjid Besar Diwek, Jombang sebagai lokasi peluncuran karena memiliki nilai strategis yakni berada pada jalur yang dilalui pemudik, sehingga diharapkan dapat menjadi contoh (role model) bagi masjid lainnya di Jawa Timur.
Program “Masjid Ramah Pemudik & Arus Balik” ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi para pemudik, mengurangi kelelahan di perjalanan, serta memperkuat citra masjid sebagai pusat pelayanan umat yang inklusif dan solutif.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, DMI Jawa Timur optimis bahwa gerakan ini akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan mendukung kelancaran arus mudik serta arus balik secara aman dan lancar. (*/dmi)




