By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PBNU: Idul Fitri 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PBNU: Idul Fitri 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021
Nahdliyyin

PBNU: Idul Fitri 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021

11/05/2021 Nahdliyyin
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (*/NO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengabarkan bahwa 1 Syawal 1442 H atau Idul Fitri jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021, sehingga ibadah puasa Ramadhan disempurnakan menjadi 30 hari. PBNU juga mengimbau kepada Nahdliyin agar dalam perayaan Idul Fitri tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kepada seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU) dan umat Islam, kami sampaikan selamat merayakan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H dengan penuh sukacita dan tetap mematuhi protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi,” kata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Selasa (11/5).

Kiai Said juga menyampaikan mohon maaf lahir batin serta berharap ibadah puasa dan seluruh rangkaian ibadah lainnya diterima Allah, serta amaliyah-amaliyah bulan Ramadhan dapat berlanjut di bulan-bulan setelahnya.

“Taqabballahu minna wa minku kulla jami’an wa antum bi khair, mohon maaf lahir batin. Semoga ibadah puasa kita dan rangkaian ibadah lainnya selama bulan Ramadhan diterima Allah dan semoga pula amaliyah bulan Ramadhan bisa berlanjut pada bulan-bulan berikutnya,” ucap Pengasuh Pesantren Luhur Al Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini.

Ikhbar atau pengabaran 1 Syawal 1442 H didasarkan atas rukyatul hilal Lembaga Falakiyah (LF) PBNU yang tidak berhasil melihat hilal pada Selasa (11/5) atau bertepatan dengan 29 Ramadhan 1442 H. Karenanya, Ramadhan 1442 H diberlakukan istikmal atau disempurnakan menjadi 30 hari.

LF PBNU melaksanakan rukyatul hilal pada kali ini di 49 titik di seluruh Indonesia guna memenuhi metode pentapan awal bulan kalender Hijriyah yang berterima di Nahdlatul Ulama. Pelaksanaan rukyatul hilal ini bertumpu pada protokol Kesehatan yang telah disusun LF PBNU sehingga mobilitas kerumunan massa dibatasi.

Selain itu, PBNU juga mengimbau agar pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H dilaksanakan di rumah masing-masing. Kecuali bagi warga daerahnya telah ditetapkan oleh Satgas Covid-19 setempat sebagai zona hijau, shalat Idul Fitri bisa dilaksanakan di masjid dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Nahdliyin agar melaksanakan shalat Ied 1442 H, di rumah masing-masing. Kecuali kalau daerah itu dianggap oleh Satgas Covid-19 sebagai zona hijau boleh dilakukan di masjid, itupun dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” imbaunya. (*/NO)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/128793/pbnu-imbau-perayaan-idul-fitri-1442-h-tetap-patuhi-protokol-kesehatan

Iklan.

You Might Also Like

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PBNU: Tunggu Hasil Rukyat Syawwal 1442H
Next Article 700-an peserta ikuti MTQ Virtual Nasional PP IPNU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi
Nahdliyyin
MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto
Sospol
PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi
Nahdliyyin
Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
Nahdliyyin

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

10/10/2026
Nahdliyyin

Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI

10/10/2026
Nahdliyyin

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah

09/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?