By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Saat Isra’ Mi’raj, Tiga Mualaf Ikrar Masuk Islam di Masjid Al- Akbar
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Rilis > Saat Isra’ Mi’raj, Tiga Mualaf Ikrar Masuk Islam di Masjid Al- Akbar
Rilis

Saat Isra’ Mi’raj, Tiga Mualaf Ikrar Masuk Islam di Masjid Al- Akbar

16/01/2026 Rilis
SHARE

Surabaya, radar96.com – Tiga mualaf yang beragama Hindu, Katholik, dan Protestan, mengikrarkan diri untuk masuk Islam di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Jumat (16/1), yang bertepatan dengan Isra’ Mi’raj.

Tiga mualaf yang melaksanakan Ikrar Mualaf pada momentum Isra’ Mi’raj dengan bimbingan Imam Sholat Jumat MAS, DR KH A Nasikh Hidayatullah Alhafidz, adalah Nyoman Putri Septa Ayu N (24), pemeluk Hindu asal Griya Kebraon Utara, Karangpilang, Surabaya, Jatim.

Selain itu, Iqbal Pambudi Sutomo (28), pemeluk Kristen Protestan asal Tambak Rejo, Waru, Sidoarjo, Jatim; dan Reno Andriawan (30), pemeluk Kristen Katholik asal Jalan Flamboyan, Sumber Pucung, Malang, Jatim.

“Saat ini, kita bersyukur karena bertambah saudara seiman, dengan adanya hamba-hamba Allah yang kembali ke fitrah Allah, karena fitrah manusia itu memang mengakui Allah sebagai Tuhan, tapi dalam perjalanan menjadi non-Muslim, tapi hari ini kembali. Jalan masuk Islam itu macam-macam, semoga Muslim hingga akhir,” kata KH A Nasikh Hidayatullah.

Didampingi Sekretaris BPP MAS H Helmy M Noor, pembimbing Ikrar Mualaf kepada ketiganya itu menjelaskan Islam itu memutus semua dosa yang diperbuat oleh seorang mualaf pada masa sebelum menjadi muslim, karena dimaafkan Allah, sehingga setiap mualaf itu menjadi suci bersih, bahkan kebaikan yang pahalanya tertangguhkan sebelumnya akan dikembalikan.jadi muslim, karena dimaafkan Allah, sehingga setiap mualaf itu menjadi suci bersih, bahkan kebaikan yang pahalanya tertangguhkan sebelumnya akan dikembalikan.

Dalam kesempatan itu, Nyoman Putri yang merupakan anak ketiga dari tiga bersauadara itu mengaku semua keluarganya masih memeluk Hindu. “Saya sendiri yang masuk Islam, tapi saya masuk Islam tanpa ada yang memaksa,” kata Nyoman Putri yang kini bekerja di Tuban itu.

Hal yang sama juga diakui Iqbal Pambudi. “Bapak saya memang Muslim tapi Bapak sudah wafat, sedang Ibu non-Muslim, jadi saya pindah ke Kristen karena ikut Ibu, tapi saat masih kecil sebenarnya Muslim. Kalau sekarang Kembali ke Muslim itu merupakan hasil pergumulan dalam diri saya yang cukup lama,” katanya.

Pengalaman yang mirip juga dijalani Reno Andriawan. “Bapak semula Muslim, tapi pindah ke Katholik, sehingga saya yang tiga bersaudara pun ikut Ibu menjadi Katholik, tapi saya sudah lima tahunan tidak ke gereja dan sekarang bertemu calon isteri yang Muslim. Jadi, saya masuk Islam bukan karena paksaan juga, tapi proses yang sudah lama,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

FKUB Kota Probolinggo Gelar Media Gathering untuk Perkuat Moderasi Beragama

Pujangga D Zawawi Imron Yakini 10 November terkait “Resolusi Jihad”

PWNU-Dishub Jatim Lepas Seribu Pemudik ke tujuh tujuan

Dubes Rwanda Teringat Kampung Halaman Saat Shalat Jumat di Masjid Al-Akbar Surabaya

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Raih Gelar Doktor, Retnawati Beri Kado Istimewa Al Azhaar Kedungwaru
Next Article MTs NU Pakis Dirikan Ma’arif Mart untuk Perkuat Kemandirian Madrasah

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?