By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots
Nahdliyyin

Buka Pameran Ribuan Turots Muktamar, Gubernur Jatim: UINSA buka Prodi Pasca SarjanaTurots

27/08/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jombang, radar96.com – Saat membuka Pameran Ribuan Turots (naskah kuno) terkait Muktamar ke-35 NU, Kamis (27/8), Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa UINSA akan segera membuka program studi (prodi) pasca-sarjana turots.

“Menag sudah memberi izin prodi pasca-sarjana turots di UINSA, karena itu prodi segera dibuka,” katanya saat membuka pameran 2.000 turots dan 355 turots yang sudah digitalisasi, terutama turots karya muassis NU, seperti kitab Ta’liqat karya KHM Hasyim Asy’ari (1932).

Dalam pembukaan pameran yang dihadiri Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhadjir, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Hj Arifah Fauzi yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU, dan Pembina Nahdlatut Turots KHM Makki Nasir itu, ia menjelaskan teknologi pelestarian manuskrip turots juga sudah ada sejak 2019 dari Jepang.

“Teman-teman Nahdlatut Turots juga sudah melakukan digitalisasi turots dari sejumlah pesantren sejak 2020, sehingga muktamar bukan hanya soal kepemimpinan tapi juga penguatan warisan keilmuan nusantara yang mulai dikagumi dunia,” katanya.

Sementara itu, Wakil Rais Aam PBNU KH Afifuddin Muhadjir juga menegaskan pentingnya penguatan turots di NU, karena kebangkitan ulama (NU) dan kebangkitan turots (NT/Nahdlatut Turots) memang tak bisa dipisahkan.

“Tidak ada kebangkitan keilmuan atau NT tanpa kebangkitan ulama atau NU, karena turots itu warisan atau peningggalan non materiil yang penting, karena menyangkut ilmu agama (fiqih/akidah/tasawuf), sumber agama (qur’an/hadits), dan ilmu alat untuk memahami ilmu agama (nahwu shorof, ushul fiqih), jadi pesantren itu memadukan kesalafan dan kemodernan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Turots di Muktamar, Ayung Bahrurrohim, mengatakan pameran tersebut terbuka untuk masyarakat selama pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

“Pameran ini berlangsung selama muktamar, mulai pukul 09.00 hingga 22.00. Gratis untuk umum dan lokasinya berada tepat di depan Kampus IAI Bani Fatah,” katanya.

Menurut Ayung, pameran tersebut dirancang agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat melihat secara langsung jejak intelektual ulama Nusantara yang selama ini banyak tersimpan di pesantren dan koleksi keluarga.

Rangkaian kegiatan Turots di Muktamar juga diisi dengan klinik turots, daurah tahqiq, musyawarah besar pegiat turots, ijazahan sanad ilmiah, serta seminar internasional mengenai turots.

Kehadiran pameran tersebut memperlihatkan bahwa muktamar tidak hanya menjadi forum pengambilan keputusan organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali warisan intelektual ulama Nusantara kepada publik. (*/NT)

Iklan.

You Might Also Like

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Next Article IPK Tinggi Saja Belum Cukup, Lulusan Harus Punya Kesiapan Kerja

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi
Nahdliyyin
MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto
Sospol
PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi
Nahdliyyin
Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
Nahdliyyin

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

10/10/2026
Nahdliyyin

Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI

10/10/2026
Nahdliyyin

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah

09/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?