By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga
Nahdliyyin

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga

29/08/2026 Nahdliyyin
SHARE

Jombang, radar96.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur mengusulkan “Aswaja Center NU” menjadi salah satu lembaga di NU dalam Muktamar ke-35 NU di Pesantren Tambakberas, Jombang, Jatim, 27-31 Agustus 2026.

Usulan itu disampaikan Koordinator Aswaja Center NU Jatim KH Ma’ruf Khozin dan Wakil Ketua PWNU Jatim KH Balya Firjaun Barlaman dalam Silatnas Aswaja Center NU di Masjid Jamik Pesantren Tambakberas, Sabtu.

Dalam Silatnas Aswaja Center NU yang dihadiri utusan/delegasi Aswaja Center NU dari Jatim, Makassar, Gorontalo, Jabar, dan sebagainya itu, Koordinator Aswaja Center NU Jatim KH Ma’ruf Khozin menjelaskan usulan itu masih dibahas dalam forum muktamar dan belum ada keputusan.

“Yang jelas, PWNU Jatim sudah punya Pokja Aswaja Center NU sejak 2011 dan beberapa cabang juga sudah punya. Hal itu sejalan dengan nilai Aswaja sebagai ruh NU,” katanya.

Dalam silatnas itu, KH Ma’ruf Khozin juga meluncurkan “Buku Induk Aswaja NU” yang berisi Tiga Prinsip Aswaja, Dalil Yasin/Tahlil/Tawassul/Haul, dan
Sejarah NU (Inisiator KHA Wahab Hasbullah, KH Ridlwan Abdullah, KH Mas Alwi Abdul Aziz).

Sementara itu, Wakil Ketua PWNU Jatim KH Balya Firjaun Barlaman menjelaskan Aswaja itu tidak lepas dari tiga prinsip Agama Islam yang diajarkan Malaikat Jibril kepada Rasulullah yakni iman, islam, dan ihsan.

“Tiga prinsip itu diterapkan NU dalam tiga serangkai ajaran KHM Hasyim Asy’ari, yakni akidah (Imam Asy’ari dan Maturidi); syariah (4 madzhab); dan tasawuf (Imam Junaid Al-Baghdadi dan Imam Ghozali). Tiga serangkai itu di Mesir diajarkan Universitas Al-Azhar, di Syuria diajarkan personal/ulama,. Hanya di Indonesia yang diajarkan organisasi (NU),” katanya.

Menjawab pertanyaan peserta silatnas tentang relevansi Aswaja Center dengan Ukhuwah Islamiyah, Wakil Ketua Aswaja Center PWNU Jatim Dr KH Faris Khoirul Anam menjelaskan prinsip Aswaja itu tidak bermusuhan Salafi/Wahabi, tapi pembelaan diri dari pandangan Salafi/Wahabi yang menuduh sesat/kafir.

“Aswaja itu Ilmu dan mental/karakter (tawassut, tawazzun, i’tidal, tasamuh) yang bersifat problem solver, misalnya dengan qiyas sebagai jalan tengah,” katanya.

Sementara itu, komunitas Nahdlatur Turots menggelar pameran sekitar 2.000 turots atau naskah peninggalan ulama dan karya keislaman klasik. Sebagian koleksi tersebut telah melalui proses digitalisasi.

Selain itu, Jaringan Penulis dan Penggerak Literasi (JPPL) serta LTN PWNU Jatim menyemarakkan Muktamar 35 dengan merumuskan Buku Sejarah Berbasis Dokumen yang merupakan kontekstualisasi buku sejarah NU yang sudah ada saat ini.

Lain halnya dengan Majelis Alumni IPNU dan IPPNU, yang menyampaikan pernyataan agar muktamar tidak hanya berfokus pada persoalan kepemimpinan, tetapi juga membahas program NU Abad Kedua untuk periode 2026-2031, khususnya terkait abad digital. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri
Next Article Eksistensi AHWA Pasca-Putusan: Ketika Ketua Umum Dipilih oleh Ahlul Halli wal Aqdi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

12/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak

11/10/2026
Nahdliyyin

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

11/10/2026
Nahdliyyin

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

11/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?