By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: HIMA MPI Universitas At-Taqwa Bondowoso Tekankan Etika Komunikasi Jadi Bekal Calon Pemimpin Pendidikan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > HIMA MPI Universitas At-Taqwa Bondowoso Tekankan Etika Komunikasi Jadi Bekal Calon Pemimpin Pendidikan
Sospol

HIMA MPI Universitas At-Taqwa Bondowoso Tekankan Etika Komunikasi Jadi Bekal Calon Pemimpin Pendidikan

26/09/2026 Sospol
SHARE

Bondowoso, radar96.com — Himpunan Mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Republik Mahasiswa Universitas At-Taqwa Bondowoso menjadikan Training of Commander (TOC) sebagai ruang pembentukan karakter dan etika komunikasi, khususnya bagi kepemimpinan di lingkungan pendidikan Islam.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu, 25-26 September 2026, di Aula Universitas At-Taqwa Bondowoso.

TOC tidak hanya diarahkan untuk membangun kemampuan memimpin, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan berkomunikasi secara santun, cerdas dan profesional. Hal itu menjadi penting karena mahasiswa MPI dipersiapkan untuk memiliki peran dalam pengelolaan lembaga pendidikan.

Salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut yakni “Etika Komunikasi Akademik: Panduan Berinteraksi Santun, Cerdas, dan Profesional Bagi Mahasiswa Baru MPI” yang disampaikan Mohammad Hairul, M.Pd., Kepala SMPN 1 Curahdami.

Mohammad Hairul mengajak mahasiswa memahami bahwa komunikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kepemimpinan.

“Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengambil keputusan, tetapi juga harus mampu menyampaikan gagasan dan membangun komunikasi dengan orang lain. Karena itu, kemampuan berkomunikasi harus mulai dilatih sejak mahasiswa,” ujar Mohammad Hairul.

Ia menekankan bahwa komunikasi akademik tidak cukup hanya memperhatikan isi pesan. Cara menyampaikan pesan juga menjadi bagian dari etika yang perlu diperhatikan mahasiswa.

“Ilmu yang kita miliki harus disampaikan dengan cara yang baik. Jangan sampai kita merasa paling benar kemudian mengabaikan adab dalam berkomunikasi. Kecerdasan harus berjalan bersama kesantunan,” katanya.

Dalam paparannya, ia menghubungkan prinsip komunikasi dengan nilai-nilai Al-Qur’an melalui konsep “Sinergi Pragmatik dan Adab Al-Qur’an.” Dua prinsip yang menjadi perhatian yakni Qaulan Sadida, berkata jujur, lurus dan benar, serta Qaulan Layyina, menyampaikan sesuatu dengan kelembutan.

“Qaulan Sadida mengingatkan kita agar tidak bermain-main dengan kebenaran, sedangkan Qaulan Layyina mengajarkan bahwa menyampaikan sesuatu yang benar pun harus tetap mempertimbangkan cara dan kondisi orang yang menerima pesan,” jelasnya.

Materi kemudian diarahkan pada praktik sederhana yang dekat dengan kehidupan mahasiswa, salah satunya ketika mengirim pesan kepada dosen. Mahasiswa diingatkan untuk memperhatikan salam, identitas, maksud komunikasi, pilihan bahasa dan ucapan terima kasih.

“Ketika menghubungi dosen, jangan langsung masuk pada kepentingan kita. Awali dengan salam, perkenalkan diri, sampaikan maksud dengan jelas, kemudian hargai waktu dosen. Hal sederhana seperti ini sebenarnya bagian dari pendidikan karakter,” ungkapnya.

Menurut Mohammad Hairul, etika komunikasi juga berkaitan dengan bagaimana mahasiswa memperlakukan orang lain. Prinsip kebijaksanaan, penghargaan, kesederhanaan, permufakatan dan kesimpatian perlu hadir dalam kehidupan akademik.

Perhatian serupa diberikan terhadap aktivitas mahasiswa di ruang digital. Peserta didorong untuk menjaga rekam jejak, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan mampu mengendalikan emosi ketika berinteraksi di media sosial.

“Ruang digital juga merupakan ruang publik. Apa yang kita tulis dan bagikan bisa menjadi rekam jejak. Karena itu, mahasiswa harus berpikir sebelum berbicara, memeriksa informasi sebelum menyebarkannya dan jangan menjadikan media sosial sebagai tempat melampiaskan emosi,” pesannya.

Mohammad Hairul memiliki pengalaman di bidang pendidikan dan literasi. Selain menjabat Kepala SMPN 1 Curahdami, ia tercatat sebagai Instruktur Nasional Literasi Baca-Tulis, Praktisi Mengajar di Universitas Negeri Malang 2025-2026, serta Direktur Pelaksana Penerbit Licensi. Ia juga merupakan penulis novel Bersampul Batik yang terbit April 2026 dan penerima Literacy Awards dari BAZNAS dan Republika.

Rangkaian materi dalam TOC tersebut kemudian mengarah pada tiga prinsip yang ditekankan kepada mahasiswa MPI, yakni Cerdas Akademia, Santun Berbahasa, dan Beradab Islami.

Melalui Training of Commander, HIMA MPI Universitas At-Taqwa Bondowoso menempatkan kepemimpinan bukan hanya sebagai kemampuan mengatur atau mengambil keputusan, tetapi sebagai proses membangun kapasitas diri, menjaga komunikasi dan menghadirkan adab dalam setiap tindakan. (*/Rif)

Iklan.

You Might Also Like

Ustadz Das’ad Latif: Masjid Al-Akbar Surabaya itu “Masya-Allah”

Ratusan Jamaah Masjid Al-Akbar Surabaya Ikuti Sholat Istisqa’ Sikapi Kemarau Panjang

KHA Muzakky Hafidz Ungkap Kiat Sukses Dunia Akhirat

DMI Jatim Imbau Sholat Istisqa’ Sikapi Kemarau Panjang

Ketua BPP Masjid Al-Akbar Surabaya dan Tim Ansor Jatim Kunjungi China pada 23-29 September

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kader Intelektual Muslim ala Khofifah Indar Parawansa Panen Prestasi di Kampus Al Azhar Kairo Mesir

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Kader Intelektual Muslim ala Khofifah Indar Parawansa Panen Prestasi di Kampus Al Azhar Kairo Mesir
Kolom Opini
Ustadz Das’ad Latif: Masjid Al-Akbar Surabaya itu “Masya-Allah”
Sospol
Ratusan Jamaah Masjid Al-Akbar Surabaya Ikuti Sholat Istisqa’ Sikapi Kemarau Panjang
Sospol
NU Care-LAZISNU Jatim Gandeng Mitra dari China Gelar Pelatihan Manajemen Bencana
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Polres Bondowoso dan Petani Perkuat Ketahanan Pangandi lahan praktik SMK PP Negeri 1 Tegalampel

23/09/2026
Sospol

Komisi PDUF MUI Jawa Timur Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Yatim Mandiri

23/09/2026
Sospol

Wagub Emil Dardak Dorong Penguatan Pendidikan UNIB Sukorejo-Situbondo

22/09/2026
Sospol

Razia Gabungan Lapas Bondowoso Temukan 3 Sajam Rakitan dari Blok Hunian

21/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?