By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PWNU Jatim Hidupkan Kembali Ngaji Kitab Al-Hikam sebagai Warisan Muassis NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PWNU Jatim Hidupkan Kembali Ngaji Kitab Al-Hikam sebagai Warisan Muassis NU
Nahdliyyin

PWNU Jatim Hidupkan Kembali Ngaji Kitab Al-Hikam sebagai Warisan Muassis NU

30/09/2026 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com –
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menghidupkan kembali ngaji/pengajian kitab Al-Hikam, yang menjadi karya monumental bidang tasawuf yang ditulis oleh Syekh Ibnu Atha’illah as-Sakandari.

“Kegiatan ngaji perdana di Mushala Kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Al-Akbar Timur nomor 9, Kota Surabaya, Selasa (29/9/2026) itu akan dilaksanakan istiqomah/rutin pada setiap Selasa setelah Sholat Asar berjamaah hingga petang untuk menghidupkan tradisi keilmuan warisan muassis NU,” kata Wakil Sekretaris PWNU Jatim, H Muhammad Taufik Mukti, dalam keterangannya, Rabu pagi.

Kegiatan yang diikuti pengurus dan karyawan serta terbuka untuk masyarakat umum itu juga menyediakan tasyakuran liwetan di setiap akhir acara. Pada edisi perdana di kepengurusan saat ini, seluruh peserta ngaji kitab mendapatkan kitab Al-Hikam secara cuma-cuma alias gratis.

Taufik Mukti menuturkan ngaji kitab tradisi keilmuan yang telah mengakar kuat dalam kehidupan pesantren dan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, ngaji kitab menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan keilmuan.

“Karena itu, mempertahankan tradisi ngaji kitab berarti menjaga salah satu mata rantai penting dalam tradisi keilmuan NU,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ngaji kitab Al-Hikam bertajuk ‘Kalam Ulama’ ini merupakan agenda rutin setiap kepengurusan PWNU Jatim sejak dulu. “Namun, pada kepengurusan PWNU Jatim kali ini merupakan agenda perdana dan hendak digalakkan kembali, yang juga dapat diikuti secara online melalui
https://youtube.com/live/XDffGi_8Q8k?feature=share ,” ucapnya.

Dia menyebutkan, pada mulanya ngaji kitab edisi perdana ini akan diawali oleh Wakil Rais PWNU Jatim KH Abd Matin Djawahir, namun Kiai Matin yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Bejagung Tuban itu berhalangan karena sedang mengikuti rapat formatur di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Jakarta.

“Sedianya digantikan oleh KH Muh Balya Firjaun Barlaman. Tapi karena kondisi Gus Firjaun sedang dalam masa pemulihan pasca dari rumah sakit, maka ngaji kitab Al-Hikam sementara ini akan disampaikan oleh Wakil Rais PWNU Jatim KH Romadlon Chotib,” terangnya.

Sementara itu, KH Romadlon Chotib, menyampaikan bahwa ngaji kitab merupakan tradisi sekaligus warisan keilmuan yang ditinggalkan para muassis NU untuk terus dirawat dan diteruskan oleh generasi berikutnya.

“Ini bagian dari merawat warisan muassis dan masyayikh NU. Meskipun secara keilmuan kita berbanding jauh dengan para muassis NU, setidaknya dengan ikhtiar ini kita dapat meneruskan tradisi yang telah diwariskan di PWNU,” tuturnya.

Ia mengawali pembacaan kitab dengan mengirim tawassul, khususnya kepada Rasulullah SAW serta pengarang kitab, kemudian ia membaca muqaddimah dari kitab Al-Hikam. Dalam paparannya, ia menjabarkan tentang pentingnya beramal saleh dengan ikhlas dan tulus melalui hati yang bersih.

“Hati yang bersih akan mengarahkan pada amal yang benar-benar saleh, tulus, dan ikhlas. Amal yang jauh dari syirik dan urusan duniawi,” ungkapnya.

Diketahui, programm Kalam Ulama Ngaji Kitab Al-Hikam ini akan diasuh sejumlah narasumber dari jajaran syuriyah PWNU Jatim secara bergantian, diantaranya Wakil Rais KH Abd Matin Djawahir, Wakil Rais KH Abdul Adzim Kholili, Wakil Rais KH A Jazuli Nur, Wakil Rais KH Husnan Dimyati, Wakil Rais KH Mustaqim Basyari, Wakil Rais KH Romadlon Chotib, Wakil Katib KH Mohammad Yahya Badrus Sholeh, dan Wakil Katib KH Ishari Shafwan, serta Pelaksana Tugas Harian Ketua PWNU Jatim KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman. (*/pwnu)

Iklan.

You Might Also Like

PW IKAPETE JATIM SESALKAN OPINI TENDENSIUS GUS LILUR YANG CATUT NAMA KIAI SAID AQIL DAN SUDUTKAN MUKTAMAR KE-35 NU

Terima Audiensi PW IPPNU Jatim 2026–2029, Gubernur Khofifah Tekankan Kesungguhan Bangun Organisasi

Tokoh Palestina Bersilaturahmi dengan Rois Aam PBNU K.H. Miftachul Akhyar Perkuat Ukhuwah, Dialog Keumatan, dan Solidaritas Indonesia untuk Palestina

Ketum PBNU: Kiai Hasyim Asy’ari Suarakan Kemerdekaan Palestina pada 1938

PW IKAPETE Jatim Sayangkan Judul Opini Tendensius yang Mengaburkan Fakta Muktamar Ke-35 NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Separuh Lebih Wisudawan Unusa Telah Bekerja Sebelum Diwisuda
Next Article PW IKAPETE JATIM SESALKAN OPINI TENDENSIUS GUS LILUR YANG CATUT NAMA KIAI SAID AQIL DAN SUDUTKAN MUKTAMAR KE-35 NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Kesaksian: PENGAJIAN RUTIN PWNU JATIM ZAMAN DULU DAN SEKARANG
Kolom
Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso
Ekraf
PW IKAPETE JATIM SESALKAN OPINI TENDENSIUS GUS LILUR YANG CATUT NAMA KIAI SAID AQIL DAN SUDUTKAN MUKTAMAR KE-35 NU
Nahdliyyin
Separuh Lebih Wisudawan Unusa Telah Bekerja Sebelum Diwisuda
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Pelantikan IPNU-IPPNU Ngawi, IPPNU Jatim Dorong Khidmah Berkarakter dan Berdampak

27/09/2026
Nahdliyyin

NU Care-LAZISNU Jatim Gandeng Mitra dari China Gelar Pelatihan Manajemen Bencana

25/09/2026
Nahdliyyin

Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Siapkan 144 Pendamping Mandiri bagi 225 Tani Hutan

24/09/2026
Nahdliyyin

Pengurus Ranting NU, Ansor, dan IPNU-IPPNU Kedungturi-Sidoarjo 2026–2031 dilantik bareng

23/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?