Surabaya, radar96.com – NU Care-Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur menerima donasi sebesar Rp32 juta dari Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah (LAZIS) Khadijah Surabaya untuk membantu korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Penyerahan donasi dilaksanakan di Kantor Yayasan Khadijah, Kota Surabaya (2/10/2026) yang diserahkan oleh Ketua LAZIS Khadijah Surabaya, Hj Yulia Isti’anah, didampingi jajaran pengurus lainnya.
“Terima kasih kepada LAZIS Khadijah yang telah mempercayakan donasi ini kepada NU Care-LAZISNU Jatim,” kata Tim Fundraising NU Care-LAZISNU Jatim, Friska Febriana, dalam keterangan di Surabaya, Ahad.

Ia menyampaikan apresiasi kepada LAZIS Khadijah atas kepercayaan dan kepedulian tersebut. “Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung pemenuhan kebutuhan warga yang terdampak gempa di Flores,” katanya.
Dirinya berharap kolaborasi dalam penanganan kebencanaan, baik di Jawa Timur secara khusus maupun di Indonesia secara umum, dapat terus terjalin dengan baik. Menurutnya, kerja sama antar lembaga menjadi bagian penting dalam memperkuat respons atas kebencanaan di daerah.
“Semoga, sinergi ini terus terjalin baik, sehingga bantuan kepada warga terdampak bencana dapat disalurkan secara cepat dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.
Donasi tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui program tanggap darurat NU Care-LAZISNU Jatim bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, NTT.
Sementara itu, Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jatim, Moch Rofii Boenawi, menjelaskan kebutuhan pengungsi akibat gempa Flores masih cukup besar. Saat ini, pihaknya sedang mengumpulkan donasi untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak gempa.
“Diantaranya 100 unit tenda pengungsian yang layak, 10 unit dapur umum, serta 5.000 paket sembako dan bahan pangan,” kata Rofii.
Ia menambahkan, NU Care-LAZISNU Jatim juga menyiapkan pengiriman bantuan tahap awal ke wilayah terdampak. Bantuan tersebut akan disalurkan pada awal Oktober 2026.
“Insya-Allah, awal Oktober ini akan ada keberangkatan bantuan tahap awal sebanyak satu kontainer yang akan dilepas langsung oleh PWNU Jatim,” katanya. (*/lazisnu)



