Surabaya, radar96.com – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) Jawa Timur memperkuat kolaborasi program pemberdayaan dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jatim.
Hal itu terungkap dalam silaturahmi PW IPPNU Jatim di Kantor BAZNAS Jatim, Selasa (6/10), yang diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin, bersama Wakil Ketua III Amirotul Mukminah, Wakil Ketua II Afif Amrullah, dan Wakil Ketua IV Syarif Hidayatullah.

Dalam silaturahmi tersebut, Ketua PW IPPNU Jawa Timur Aprilia mengharapkan silaturahmi ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara PW IPPNU Jawa Timur dan BAZNAS Jatim, khususnya dalam bidang pendidikan, pengembangan potensi pelajar, dan pemberdayaan kader.

Aprilia menjelaskan IPPNU memiliki basis kader yang tersebar luas di Jawa Timur. Jaringan tersebut mencakup 705 Pimpinan Anak Cabang (PAC), 2.661 Pimpinan Ranting (PR), dan 631 Pimpinan Komisariat (PK).
“Itu jaringan kader yang menjadi potensi kami untuk mengidentifikasi dan mendampingi pelajar yang kadang ada yang memiliki talenta dan skill yang bagus, tetapi terkendala biaya sekolah. Ada juga yang memiliki keinginan kuat dan kemampuan yang baik, tetapi tidak bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi karena faktor ekonomi,” ujar Aprilia.
Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian PW IPPNU Jawa Timur, karena itu IPPNU berharap sinergi dengan BAZNAS Jatim dapat membuka akses yang lebih luas bagi kader pelajar untuk memperoleh dukungan pendidikan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur Mohammad Ghofirin menyampaikan bahwa arah kolaborasi tersebut memiliki kesesuaian dengan sembilan Nawa Pradana BAZNAS Jatim.
“Kami dengan sembilan Nawa Pradana sangat cocok jika Rekanita IPPNU Jawa Timur turut mengawal Jatim Cerdas, mulai dari SKSS hingga GEMAZ, Gerakan Manasik Zakat,” ungkap Ghofirin.
Ghofirin menilai jaringan IPPNU yang tersebar hingga tingkat ranting dan komisariat dapat menjadi kekuatan dalam memperluas edukasi serta literasi zakat di kalangan pelajar. Kolaborasi juga dapat diarahkan untuk mendukung pelajar yang memiliki potensi akademik maupun keterampilan, tetapi membutuhkan dukungan ekonomi untuk Pendidikan lanjut.
“Silaturahmi ini dapat menjadi awal penguatan sinergi antara BAZNAS Jatim dan PW IPPNU Jawa Timur, yang dapat diarahkan pada penguatan pendidikan, literasi zakat, pengembangan potensi kader, serta pemberdayaan pelajar di berbagai daerah di Jawa Timur,” katanya. (*/ippnu)



