By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim
Nahdliyyin

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

10/10/2026 Nahdliyyin
Ketua PW ISNU Jatim Prof Afif membuka FGD "Santri Next" HSN 2026
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Santri Next” bertema “Gerbang Baru Nusantara: Dari Pesantren Menjadi Game Changer Transformasi Jawa Timur” di Surabaya, Sabtu (10/10/2026), guna mendorong kiprah santri/pesantren untuk mewarnai tranformasi daerah (Provinsi Jatim) di tengah perkembangan teknologi dan era digital.

FGD Santri Next yang juga dihadiri Ketua PWNU Jatim KH Firjaun Barlaman itu menampilkan sejumlah narasumber, diantaranya Ir Mohammad Yasin M.Si (Kepala BPKAD Jawa Timur), Dr H Basnang Said S.Ag M.Ag (Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama RI), Prof Dr Ahmad Zainul Hamdi M.Ag (Kapus Strategi Kebijakan Pembangunan Kementerian Agama RI), dan Ning Khilma Anis (novelis).

Narasumber FGD Santri Next

Saat membuka kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tersebut, Ketua PW ISNU Jawa Timur, Prof Dr HM Afif Hasbullah SH M.Hum menegaskan bahwa santri harus mengambil peran strategis dalam menentukan arah perubahan dan pembangunan peradaban.

“Santri tidak cukup hanya menjadi penonton, tetapi harus mampu menghadirkan pemikiran, gagasan, inovasi, hingga gerakan nyata di berbagai sektor kehidupan. Sebagai santri, kita mesti harus senantiasa memegang peran, memegang kendali, apakah itu dari sisi pemikiran, gagasan ide hingga langkah gerak. Itu adalah santri yang mewarnai,” ujarnya.

Afif menjelaskan, santri sejak masa perjuangan kemerdekaan telah menjadi bagian penting dalam perjalanan bangsa. Sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama di Surabaya serta Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 menjadi pengingat atas kontribusi santri/ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan dalam konteks kekinian. “Jika dahulu santri berperan dalam perjuangan kemerdekaan, kini santri harus mampu mengambil bagian dalam perkembangan teknologi, transformasi digital, pendidikan, ekonomi, serta pembangunan pusat-pusat peradaban intelektual. Santri ini senantiasa menjadi pemimpin peradaban itu sendiri,” tegasnya.

Afif juga mengingatkan pentingnya menjaga ingatan sejarah agar generasi penerus tidak kehilangan gagasan besar yang menjadi fondasi berdirinya bangsa dan Nahdlatul Ulama. Ia menyinggung pemikiran Ibnu Khaldun mengenai pergantian generasi, mulai dari generasi pendobrak, generasi pembangun, hingga generasi yang hanya menikmati hasil pembangunan.

Ia mengingatkan agar generasi saat ini tidak terjebak menjadi penikmat yang melupakan perjuangan para pendahulu. Sebaliknya, santri dan kader NU harus terus merawat nilai perjuangan para pendiri bangsa dan muassis NU, termasuk Hadratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari dan KH Abdul Wahab Hasbullah.

“Jangan sampai kita tercerabut dari akar bagaimana fondasi negara ini didirikan, kemudian Jam’iyah Nahdlatul Ulama ini didirikan dan bagaimana pemeranan para santri ini sebagaimana digagas diharapkan oleh Hadratus Syekh Romo Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy’ari dan Kiai Haji Abdul Wahab Hasbullah dan seluruh muassis Jamiyah Nahdlatul Ulama,” ujarnya.

Afif menilai sumber daya manusia di lingkungan Nahdlatul Ulama memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. Diaspora warga NU telah tersebar hingga berbagai negara dan pusat peradaban intelektual dunia. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dioptimalkan agar santri dapat mengambil peran lebih luas di berbagai bidang.

Ia juga mendorong agar hasil diskusi menghasilkan gagasan segar yang selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pemerintah kabupaten dan kota. Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka ruang inovasi bagi kalangan santri, akademisi, peneliti, birokrat, legislator, pengusaha, dan berbagai profesi lainnya.

Afif turut menyoroti visi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Menurutnya, visi tersebut membutuhkan dukungan pemikiran, sumber daya manusia, serta kerja nyata dari berbagai elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren.

Ia mengajak warga NU dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pemerintah serta memaksimalkan potensi daerah. Menurutnya, berbagai keunggulan Jawa Timur perlu dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor agar mampu memperkuat kontribusi daerah terhadap pembangunan nasional.

Melalui FGD Santri Next itu, ISNU Jawa Timur berharap lahir gagasan dan rekomendasi yang dapat disampaikan kepada para pemangku kepentingan, baik di tingkat pemerintah provinsi, legislatif, maupun sektor lainnya. “Semoga, forum ini tidak berhenti sebagai ruang bertukar gagasan, tetapi menghasilkan pemikiran yang dapat ditindaklanjuti untuk memperkuat peran santri dalam memimpin perubahan dan membangun peradaban,” kata Afif. (*/isnu)

Iklan.

You Might Also Like

Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader

Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah
Milenial
Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI
Nahdliyyin
Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah
Nahdliyyin
12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul

08/10/2026
Nahdliyyin

Ketua PW Ikapete Jatim: Agenda di MPR RI Murni Khidmat Alumni, Bebas Politik Praktis

08/10/2026
Nahdliyyin

Oktober-November, PWNU Jatim Adakan 14 Kegiatan Hari Santri Nasional 2026

07/10/2026
Nahdliyyin

Ansor Bondowoso Dorong Kemandirian Petani Muda Lewat Pelatihan Pupuk Organik Cair

06/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?