By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PBNU gagas R20 untuk tingkatkan “keistimewaan” G20
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PBNU gagas R20 untuk tingkatkan “keistimewaan” G20
Nahdliyyin

PBNU gagas R20 untuk tingkatkan “keistimewaan” G20

26/08/2022 Nahdliyyin
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Syeikh Mohammad Al-Issa. (*/dok/NUO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggagas Forum Religion Twenty (R20) pada 2-3 November 2022 di Bali, yang akan membahas perihal kehidupan beragama sebagai bagian dari problem di dunia.

“Kita berinisiatif dan bukan ditunjuk,” kata Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) di Gedung PBNU, Jakarta (18/8/2022). Gagasan pemikiran ini kemudian disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam pertemuan, Gus Yahya meminta agar forum tersebut digelar bergandengan dengan forum G20 yang bakal digelar di bulan yang sama. Sebagaimana diketahui, Indonesia menjadi Presidensi/Keketuaan G20 dengan KTT G20 di Bali, 15-16 November 2022.

“Kita punya gagasan soal ini lalu saya menghadap Presiden minta izin untuk nebeng di G20. Presiden mengizinkan,” jelas Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah itu.

Menurut dia, Presiden Jokowi menyetujui, karena memang forum R20 menambah keistimewaan G20 yang digelar Indonesia, selain acaranya juga tidak mengganggu agenda di dalam G20. “Jokowi mengizinkan karena kita juga tidak punya agenda yang mengganggu agenda G20-nya itu sendiri,” katanya.

Langkah Gus Yahya untuk melaksanakan R20 tentu tidak berhenti di situ. “Lalu saya bicara dengan menteri-menteri terkait dengan semuanya karena apapun juga R20 ini akan ikut membantu menambahkan privilege bagi forum G20 itu sendiri,” ujarnya.

Dikutip dari lama resmi Kominfo, Forum G20 merupakan forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU). G20 merepresentasikan lebih dari 60% populasi bumi, 75% perdagangan global, dan 80% PDB dunia.

Cari solusi problem keagamaan global

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana R20, Ahmad Suaedy, mengatakan Forum R20 digelar dalam rangka mengajak pemimpin-pemimpin agama di dunia untuk bersama-sama introspeksi dan mencari solusi atas problem keagamaan yang selama ini terjadi.

“NU mengajak seluruh pemimpin agama dunia untuk bersama-sama instrospeksi sekaligus mencari jalan keluar, atas problem yang selama ini terjadi. NU menyediakan forum untuk merefleksi dan mendorong penyelesaian masalah global. Ingin bersama-sama,” kata Ahmad Suaedy di Jakarta (23/8/2022).

Selama ini, jelas Suaedy, global tren agama itu adalah sekularisasi atau menempatkan agama di ruang privat. Namun, NU tidak pernah tergoda melakukan, mengikuti apa adanya terhadap agama di ruang privat. Sebaliknya, NU justru sudah sejak lama menempatkan agama juga di ruang publik.

“NU selalu menempatkan agama bukan hanya di ruang privat, tetapi juga di ruang publik,” ucap Dekan Fakultas Islam Nusantara, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) itu.

Sebab, NU mengusung kemanusiaan dan perdamaian global universal. Ada juga agama yang masuk ke ruang publik dengan mendistorsi ruang publik sehingga terjadi ketegangan. NU berada di ruang publik dan memperjuangkan dialog dan perdamaian.

“Meski demikian, NU dengan Aswajanya masih ada masalah dalam paham keagamaan yang perlu diselesaikan,” katanya.

Forum R20 ini mengundang tokoh-tokoh agama dunia, seperti Pemimpin Gereja Katolik Paus Fransiskus, Pemimpin Persekutuan Anglican Uskup Justin Portal Welby, Uskup Agung Konstantinopel Bartolomeus I, Tokoh Spiritual India Sri Ravi Shangkar, dan Pemimpin Kamboja Raja Norodom Sihamoni. Forum R20 ini digelar sebagai rangkaian acara dalam rangka Peringatan Harlah 1 Abad NU.

Secara resmi, Liga Muslim Dunia (Rabithah ‘Alam Islami) juga sudah mengumumkan partisipasinya sebagai mitra Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Religion 20 (R20) di Bali, 2-3 November 2022.

Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Syeikh Mohammad Al-Issa, menyatakan dukungan penuhnya dalam gelaran itu. Kerja sama itu dinilai dapat menjembatani realisasi visi bersama untuk menjadi fasilitator dalam pembentukan ruang-ruang diskusi terbuka antaragama.

“Liga Dunia Muslim bekerja tanpa lelah untuk membangun jembatan dan memfasilitasi dialog antaragama dan antarbudaya,” ungkap Muhammad Al-Issa dalam keterangan resmi, Kamis (18/8/2022). (*/NUO)

Sumber:
*) https://www.nu.or.id/nasional/cerita-gus-yahya-inisiasi-forum-r20-bergandengan-dengan-forum-g20-MLpcC
*) https://www.nu.or.id/nasional/mengapa-pbnu-menginisiasi-forum-r20-di-bali-7Ypn1
*) https://www.nu.or.id/internasional/liga-muslim-dunia-resmi-jadi-mitra-nu-di-g20-religion-forum-ZCM64

Iklan.

You Might Also Like

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim-Sulut buka Misi Dagang, delapan jam catat transaksi Rp159 M
Next Article Airlangga Hartarto Diharapkan lebih Tampilkan Figur Merakyat

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

KolomNahdliyyin

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

24/04/2026
Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?