By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Si Jenius Cleona terima Lencana Emas “Jer Basuki Bawa Beya” dari Gubernur Khofifah di HUT Jatim Ke-77
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Si Jenius Cleona terima Lencana Emas “Jer Basuki Bawa Beya” dari Gubernur Khofifah di HUT Jatim Ke-77
Milenial

Si Jenius Cleona terima Lencana Emas “Jer Basuki Bawa Beya” dari Gubernur Khofifah di HUT Jatim Ke-77

14/10/2022 Milenial
Si jenius Cleona Einar Maulidiva (11) menerima Lencana Emas "Jer Basuki Mawa Beya" dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat peringatan HUT Jawa Timur Ke-77 di Grahadi, Rabu (13/10). (*/hms)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Si jenius Cleona Einar Maulidiva (11) menerima Lencana Emas “Jer Basuki Mawa Beya” dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat peringatan HUT Jawa Timur Ke-77 di Grahadi, Rabu (13/10).

Sosok remaja ini bahkan disebut Gubernur Khofifah sebagai “Game Changer” asal Jawa Timur, karena telah mengantongi lebih 90 medali dalam sederet olimpiade matematika dan sains.

Prestasi ini sungguh membanggakan, terlebih ia baru berusia 11 tahun. Bahkan lebih 90 medali yang ia kantongi tersebut mayoritas adalah medali emas yang ia raih di kompetisi internasional. Cleona juga adalah penerima termuda untuk penghargaan Prestasi Pancasila dari BPIP.

Untuk itu, Gubernur Khofifah menganggap bahwa sosok jenis Cleona layak mendapatkan penghargaan tertinggi Pemprov Jatim yaitu Jer Basuki Mawa Beya Emas.

“Usianya baru 11 tahun, namun sudah sukses meraih lebih 90 medali dalam kompetisi matematika dan sains. Bahkan mayoritas medali yang ia raih adalah medali emas dan di event internasional. Maka Cleona ini adalah Game Changer Jawa Timur,” tegas Khofifah.

Si jenius Cleona Einar Maulidiva (11) menerima Lencana Emas “Jer Basuki Mawa Beya” dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat peringatan HUT Jawa Timur Ke-77 di Grahadi, Rabu (13/10). (*/hms)

Gubernur Khofifah mengatakan, dengan tantangan zaman yang begitu dinamis, dibutuhkan sosok yang memiliki karakter Inisiatif Kolaborasi dan Inovasi (IKI) yang bisa memberikan perubahan untuk lingkungan di sekitarnya.

Mereka yang bisa melakukan hal tersebut dikatakan Khofifah adalah para “Game Changer”. Dan Cleona, pelajar Madrasah Tsanawiyah Bilingual Muslimat NU Sidoarjo itu adalah sosok “Game Changer” Jatim untuk bidang matematika dan sains.

Tak hanya pada Cleona, lencana emas “Jer Basuki Mawa Beya” juga dianugerahkan Gubernur Khofifah kepada penggerak dan aktivitas penanaman Mangrove, H Mukarim.

Pria asal Desa Penunggul Pasuruan tersebut telah puluhan tahun melakukan aktivitas menanam mangrove demi melindungi kawasan pesisir dan mencegah abrasi.

Tak terhitung sudah berapa mangrove yang telah ia tanam. Secara konsisten, pria berusia 71 tahun itu bahkan telah keliling Indonesia untuk menanam mangrove.

Dikatakan Gubernur Khofifah, sosok Mukarim juga “game changer” Jawa Timur, khusus untuk penanaman mangrove dan pelestarian kawasan pesisir.

“Bapak Mukarim adalah Game Changer Jatim untuk pelestarian ekosistem mangrove. Sosok yang mampu dan mau berbuat lebih untuk menjawab permasalahan di lingkungan tanpa kenal lelah berkeliling menanam mangrove keliling Indonesia adalah sosok Game Changer,” tegasnya.

Pun begitu dengan sosok Markus Iskandar. Markus adalah Direktur PT United Farmasi Indonesia. Dalam menjalankan usahanya, ia telah mempekerjakan para penyandang disabilitas. Sebanyak 30 persen karyawannya adalah lulusan Sekolah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

Oleh Gubernur Khofifah, Markus Iskandar juga diberi penghargaan berupa lencana emas Jer Basuki Mawa Beya. Penghargaan itu juga disematkan langsung oleh Gubernur pada upacara HUT Jatim ke-77.

“Jika di skala dunia ada Steve Jobs dan Elon Musk. Jatim punya Bung Tomo Bung Karno dan tokoh kiai seperti Kiai Hasyim Asyari dan Kiai Wahab. Namun di era saat ini juga ada Cleona, Pak Mukarim dan juga Pak Markus,” tegasnya.

“Ke depan, mari kita dorong terus untuk lahirnya game changer – game changer dari Jawa Timur yang memberikan kiprah terbaiknya untuk menjawab tantangan zaman yang terus berubah dari waktu ke waktu,” pungkas Gubernur Khofifah.

Selain itu, untuk kepala daerah, Gubernur Khofifah juga memberikan lencana emas Jer Basuki Mawa Beya pada Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Bupati Malang Sanusi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan Walikota Madiun Maidi serta Walikota Blitar Santoso. Mereka adalah kepala daerah yang telah berkomitmen tinggi terhadap pengembangan kompetensi (Bangkom) ASN berwawasan Sustainable Development Goals (SDG’s). Sementara untuk Forkopimda dianugerahkan kepada Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nur Cahyanto, M.Sc yang secara sistemik membangun ketahanan pangan dan bedah rumah di Jawa Timur.

Khofifah juga menyampaikan terima kasih atas semua inisiatif, kolaborasi dan inovasi tanpa henti untuk kemajuan masyarakat Jawa Timur. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan

300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren

Hari Santri 2026, 40 Santriwati Ikuti “Santri Digital Camp 2026” di Pesantren Digipreneur

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article KIB Umumkan Kandidat Capres saat Akhir, Begini Prediksi Pengamat
Next Article Gubernur Khofifah dan Dubes Swedia bahas Rencana Investasi Sektor Transportasi Publik

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Konfercab III, PA GMNI Bondowoso Berganti Kepemimpinan dengan Tekankan Soliditas
Sospol
SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan
Milenial
Bupati Hamid Dorong Potensi Desa Bondowoso Naik Kelas Lewat Platform Digital
Ekraf
300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya
Milenial

You Might also Like

Milenial

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

12/10/2026
Milenial

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

10/10/2026
Milenial

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

09/10/2026
Milenial

Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026

02/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?