By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Hari Dermaga Nasional, Gubernur Khofifah : Jatim Miliki 27 Pelabuhan Strategis Sebagai Hub Utama Indonesia Timur
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Hari Dermaga Nasional, Gubernur Khofifah : Jatim Miliki 27 Pelabuhan Strategis Sebagai Hub Utama Indonesia Timur
Ekraf

Hari Dermaga Nasional, Gubernur Khofifah : Jatim Miliki 27 Pelabuhan Strategis Sebagai Hub Utama Indonesia Timur

17/06/2023 Ekraf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap momentum peringatan Hari Dermaga Nasional yang diperingati tiap tanggal 17 Juni menjadi penguat keberadaan Jawa Timur sebagai hub utama Indonesia Timur. (*/hmn)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap momentum peringatan Hari Dermaga Nasional yang diperingati tiap tanggal 17 Juni menjadi penguat keberadaan Jawa Timur sebagai hub utama Indonesia Timur. Terlebih, Jatim adalah penyumbang perekonomian terbesar kedua di Pulau Jawa.

Strategisnya lagi, Jatim merupakan provinsi dengan potensi pelabuhan yang tinggi. Dimana, Jatim memiliki 27 pelabuhan strategis yang tersebar di berbagai kabupaten/kota maka upaya memaksimalkan layanan akan lebih mudah terakses.

“Alhamdulillah, Jatim memiliki banyak pelabuhan strategis yang insya Allah fasilitasnya terus kami jaga dan tingkatkan. Karenanya, ini akan semakin menguatkan posisi Jawa Timur sebagai hub utama bagi logistik Indonesia Timur,” terang Khofifah , Sabtu (17/6).

“Jatim juga memiliki banyak potensi dan jaringan koneksitas Tol Laut seperti yang telah dicanangkan Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Khofifah menjelaskan, ke-27 pelabuhan tersebut antara lain Telaga Biru di Kab. Bangkalan, kemudian pelabuhan Tanjung Wangi, Ketapang, dan Banyu Wangi/Boom di Kab. Banyuwangi.

Selain itu, ada pula Pelabuhan Gresik dan Bawean di Kab. Gresik. Diikuti oleh Brondong dan Tanjung Pakis di Lamongan. Sementara, Pacitan dan Pasuruan memiliki masing-masing satu pelabuhan dengan nama yang sama seperti kabupaten/kota tersebut.

Tak hanya itu, Kab. Pamekasan punya Pelabuhan Branta dan Pasean. Kab. Sampang memiliki pelabuhan Glimandangin, Taddan, dan Pelabuhan Sampang. Sedangkan Kab. Situbondo memiliki pelabuhan Kalbut dan Panarukan.

Daerah dengan pelabuhan terbanyak yaitu Kab. Sumenep dengan total tujuh pelabuhan yakni Kalianget, Masalembo, Sapudi, Sapeken, Kangean, Keramaian, dan Raas. Sedangkan, Kota Surabaya punya Pelabuhan Tanjung Perak yang telah menjadi ikon terkenal kota ini.

Selanjutnya di Probolinggo terdapat Pelabuhan Probolinggo dan Giliketapang. Secara khusus, seiiring dengan Perpres Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan di Jawa Timur, maka Pelabuhan Probolinggo bakal dikembangkan menjadi pusat hub pedagangan dan konektor titik-titik pariwisata unggulan di Jawa Timur.

“Saya mengajak provinsi lain untuk memanfaatkan pelabuhan di Jatim sebagai jalur logistiknya. Selain itu, pelabuhan ini diharapkan juga bisa menyokong sektor perdagangan dan pariwisata di Jatim,” tuturnya.

Khofifah juga mengharapkan agar pelabuhan di daerah dapat menjadi pendorong ekonomi masyarakat. Salah satu yang difokuskannya adalah Pelabuhan Dungkek di Kab. Sumenep.

“Pelabuhan Dungkek ini sebentar lagi akan diresmikan. Jadi saya sangat berharap kehadirannya betul-betul memberi peningkatan signifikan pada perekonomian masyarakat di Sumenep,” ujar Khofifah.

Pelabuhan ini diharapkan dapat menjadi alternatif untuk Pelabuhan Kalianget. Sehingga, kegiatan bongkar muat penumpang serta barang di Sumenep dan Madura secara keseluruhan dapat lebih terkendali.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, pembangunan Pelabuhan Dungkek menjadi infrastruktur vital yang menghubungkan Giliiyang dan Gili Labak. Selain untuk pemaksimalan layanan publik dalam hal logistik dan transportasi, Pelabuhan Dungkek juga berpotensi menjadi pusat pariwisata baru.

“Kami optimis keberadaan Pelabuhan Dungkek bisa mempromosikan kearifan lokal sekitar. Ini unik karena Gili Iyang sendiri merupakan wisata kesehatan, mengingat kadar oksigennya tertinggi kedua di dunia setelah Yordania. Dibanding daerah lain, kadarnya 20,9% lebih tinggi,” terangnya.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Khofifah menjelaskan bahwa pemerintah senantiasa berusaha memaksimalkan pembangunan. Baik dari segi finansial ataupun sinergitas dengan berbagai pihak terkait.

“Pelabuhan ini memang dibangun dengan Bantuan Keuangan atau BK Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tapi selain itu, kami juga memfasilitasi dengan perbaikan jalan akses dan juga koordinasi dengan para stakeholder. Mudah-mudahan nantinya dapat benar-benar melayani masyarakat secara maksimal,” tandasnya.

“Sebagai negara maritim, kita punya tugas atas kemajuan negara ini khususnya yang terkait keberadaan pelabuhan. Mudah-mudahan pelabuhan kita semakin kuat dan manfaat serta perekonomian kita semakin meningkat. Selamat Hari Dermaga Nasional,” tutup Khofifah. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NBI dan Ustadz Hanan Attaki sowan Buya Said Aqil Siradj
Next Article Dibuka 3-13 Juli, Kemenag Sediakan 1.000 Kuota Beasiswa Santri dari Dana Abadi Pesantren

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam di Kota Probolinggo
Sospol
PWNU Jatim Distribusikan 1.439 Paket Daging Kurban
Nahdliyyin
PWNU Jatim Sembelih 7 Ekor Sapi, Termasuk Hewan Kurban Gubernur Jatim
Nahdliyyin
Gus Lilur: Selamatkan MBG di Lapangan dari Copet
Opini

You Might also Like

Ekraf

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

16/04/2026
Ekraf

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

28/03/2026
Ekraf

Hanya 3 Minggu, PW DMI Jatim Terbitkan 27 Sertifikat Halal bagi UMKM

10/03/2026
Ekraf

NU Care-LAZISNU PWNU Jatim Adakan Literasi Keuangan untuk Perempuan Muda

13/02/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?