Surabaya, Radar96.com – Moch Hamzah ST MM didaulat menjadi Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Provinsi Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) dan Rakorda Askonas se-Jatim di Surabaya, Rabu.
“Saya didaulat meneruskan Ketua Umum DPD Askonas Jatim 2020-2025 Ir Supai M Noor MM yang mundur dalam Musdalub itu dan beliau memilih untuk menjadi anggota biasa dan menyerahkan estafet kepada saya sampai 2025, sebagai sesama perintis Askonas Jatim,” kata Hamzah.
Hamzah mengaku dirinya sempat lama mendampingi Ir Supai M Noor sebagai Sekretaris Umum DPD Askonas Jatim, namun dirinya kemudian ditarik ke DPP Askonas selama beberapa tahun. “Pak Supai sudah tiga periode memimpin Askonas Jatim sejak merintis bersama saya,” katanya.
Dalam Musdalub yang puluhan DPD se-Jatim itu, Ir Supai M Noor menyatakan mundur secara legawa dan menyerahkan esafet kepemimpinan kepada dirinya. “Karena itu, saya akan meneruskan kepemimpinan Pak Supai dan saya akan terbuka untuk menerima semua teman untuk berjuang bersama,” katanya.
Sebagai penerus kepemimpinan Ir Supai M Noor, ia berjanji akan meningkatkan eksistensi Askonas sebagai asosiasi tempat bernaungnya pengusaha jasa konstruksi. “Sebagai perintis Askonas di Jatim, saya juga akan meningkatkan pembinaan anggota,” katanya.
Untuk meningkatkan eksistensi organisasi/lembaga dan pembinaan anggota/SDM, pihaknya akan mengadakan workshop dan pelatihan SDM serta melakukan efektifitas kelembagaan melalui kolaborasi dengan pihak eksternal guna mempercepat sertifikasi SKK (Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi).
“Karena persyaratan mengurus SBU (surat badan usaha) adalah SKK, sedangkan SBU merupakan syarat sebagai mitra pemerintah untuk membangun Jatim,” ucap Hamzah yang juga kader IPNU Jatim itu.
Sementara itu, mantan Ketua Umum DPD Askonas Jatim yang juga perintis Askonas Jatim Ir Supai M Noor mengatakan Askonas Jatim telah memiliki cabang di seluruh kabupaten/kota.
“Meskipun mengalami penurunan anggota dari 800 pengusaha jasa konstruksi menjadi 400 pengusaha karena dampak pandemi, Askonas tetap solid. Askonas sudah berpengalaman 13 tahun menaungi pengusaha konstruksi secara nasional, sedang di Jatim sudah berdiri 11 tahun,” katanya. (*/pna)



