Surabaya, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan optimisme bahwa Provinsi Jawa Timur akan terus maju dan melaju menuju Indonesia Emas 2045. Optimisme tersebut sejalan dengan tema peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI yakni ‘Terus Melaju Untuk Indonesia Maju’.
“Kita optimis Jatim terus maju dan melaju menuju Indonesia Emas 2045. Dimana SDM, khususnya generasi muda kita unggul. Kualitas harapan hidup dan PDRB kita cukup tinggi. Kebudayaan dan keunggulan teknologi kita juga tidak kalah dengan negara ASEAN,” kata Khofifah di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (17/8).
Setelah menjadi Inspektur Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi HUT ke-78 Kemerdekaan RI di Grahadi Surabaya, ia menekankan, dengan membangun optimisme untuk terus maju dan melaju menuju Indonesia Maju, maka masyarakat akan memiliki kesepahaman untuk menyatukan gerak menuju arah dan tujuan yang sama agar terwujud Indonesia Emas 2045.
“Jatim Terus Maju dan Melaju menjadi gambaran bahwa kita tidak pernah berhenti bergerak dan berjuang untuk mewujudkan cita-cita Bangsa ini. Mari kita terus bergerak, bersemangat, dan mencurahkan segala daya upaya mencapai Indonesia Emas 2045,” katanya.

Menurutnya, tema HUT ke-78 Kemerdekaan RI ‘Terus Melaju Untuk Indonesia Maju’ memiliki makna dan konteks yang sangat kuat dan mendalam. Terus melaju ini berarti segenap lapisan masyarakat harus istiqomah melihat dan menyongsong tujuan ke arah masa depan.
“Tak usah terlalu risau masa lalu. Jadikan masa lalu sebagai pelajaran dan kita menatap ke depan dengan kecepatan tinggi. Kalau kita konsisten melanjutkan pembangunan dan capaian. Itu semua untuk tujuan Indonesia maju,” katanya.
“Indonesia maju ini berarti lebih baik pendidikannnya, lebih merata ekonominya, lebih modern infrastrukturnya, tinggi kualitas kesehatan, kualitas hidup masyarakat, kualitas pemerintahan dan demokrasinya,” imbuhnya.
Khofifah mengaku bersyukur Bangsa Indonesia dan Pemprov Jawa Timur memasuki era baru dengan laju perkembangan sangat baik di berbagai bidang. Apalagi, Indikator Kinerja Utama (IKU) Provinsi Jatim di berbagai bidang sangat baik, bahkan beberapa juga terbaik di Indonesia.
“Saya menjadi orang yang beruntung bisa bekerja sama dan membersamai Wagub, Sekda, ASN dan pimpinan OPD di Pemprov Jatim. Serta Bupati Walikota di Jatim, DPRD Provinsi Jawa Timur, tokoh ulama dan profesional, pelaku usaha, serta pimpinan perguruan tinggi serta super team di Grahadi,” pungkasnya.
Upacara detik-detik Proklamasi di Gedung Negara Grahadi berlangsung khidmat, juga dimeriahkan penampilan seni dan budaya seperti Jember Fashion Carnaval (JFC), Gelar Tari Gayatri Putri Pertiwi dan Karawitan dari Sekolah Kesenian Wilwatikta Surabaya, serta penampilan Drumb Band SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur.
Antusiasme masyarakat juga sudah terlihat sejak pagi. Total 1.100 kuota disiapkan bagi masyarakat yang ingin datang mengikuti upacara detik-detik Proklamasi dan penurunan Bendera di Grahadi.
Salah satu masyarakat yang hadir, Anis (35) asal Banyuwangi yang mengikuti upacara detik-detik Proklamasi di Gedung Negara Grahadi.
“Saya berangkat sejak semalam bersama enam orang teman. Kami mendapatkan informasi terkait upacara ini dari Instagram Gubernur Khofifah dan Pemprov Jatim.
Ini adalah kali kedua saya mengikuti upacara secara langsung disini. Terima kasih Ibu Gubernur yang telah memberikan kesempatan kepada masyarakat,” katanya. (*/hmn)



