By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Khofifah: Suara NU Suara Muslimat NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Khofifah: Suara NU Suara Muslimat NU
Nahdliyyin

Khofifah: Suara NU Suara Muslimat NU

21/01/2024 Nahdliyyin
Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Joko Widodo saat menghadiri Harlah ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (20/1) pagi. (*/hmn)
SHARE

Jakarta, Radar96.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa suara NU adalah suara Muslimat NU.

Hal tersebut ia sampaikan saat memberikan sambutan pada peringatan Harlah Ke-78 Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (20/1).

Ketua Umum PP Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa mendampingi Presiden Joko Widodo saat menghadiri Harlah ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (20/1) pagi. (*/hmn)

“Doa Ibu adalah keramat, menembus langit luar biasa. Suara NU suara Muslimat, jaga persatuan nusa dan bangsa,” katanya menyampaikan pantun di hadapan 150 ribu Muslimat NU yang menghijaukan GBK pada Sabtu (20/1/2024).

Khofifah juga menyampaikan bahwa GBK menjadi saksi bahwa NU menyejukkan hati. “Warna hijau nampak serasi, para ulama terus terpatri. Gelora Bung Karno menjadi saksi, kekuatan NU sejukkan hati,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan pesan penting kepada segenap anggota Muslimat NU untuk terus berjuang secara tulus.

“Wahai Muslimat NU se-Indonesia teruskan berjuang tuk agama bangsa dengan tulus ikhlas lillahi ta’ala. Semoga Allah meridai perjuangan kita,” katanya dengan melagukannya.

Khofifah menyampaikan bahwa qariah yang melantunkan ayat suci Al-Qur’an surah An Nisa’ ayat 9 dan dirijen ya Lal Wathan berasal dari PW MNU Maluku Utara. Hal tersebut menunjukkan bahwa sumber daya manusia (SDM) Muslimat NU berkembang secara merata.

“Artinya kualitas SDM Muslimat NU merata,” katanya.

Komitmen cegah stunting

Khofifah juga menyampaikan bahwa Muslimat NU berkomitmen untuk menurunkan angka stunting secara nasional melalui pimpinan dan warga Muslimat NU se Indonesia. Hal itu dilakukan dengan melantik dan mengukuhkan ibu asuh untuk menurunkan stunting hampir di semua provinsi. Upaya tersebut merupakan langkah untuk membangun penguatan kembali sesuai dengan target pemerintah untuk menurunkan angka stunting hingga 14 persen tahun 2024.

“Ibu-Ibu sanggup melakukan?” tanya Khofifah.

“Sanggup!” jawab anggota Muslimat NU.

Dalam kesempatan itu, perwakilan pengurus Pimpinan Wilayah Muslimat NU se- Indonesia yang diwakili PWMNU Sulsel, PWMNU NTB, PWMNU Jabar, PWMNU SUMUT serta PPMNU menyampaikan deklarasi komitmennya dalam upaya menurunkan angka stunting.

Berikut teks deklarasi “Komitmen Muslimat NU untuk Indonesia Emas” yakni:

  1. Menyiapkan generasi emas untuk melahirkan SDM yang memiliki kompetensi dan berkualitas
  2. Muslimat NU siap menjadi ibu asuh untuk menurunkan stunting di Indonesia
  3. Muslimat NU telah melakukan langkah konkret melalui pengukuhan ibu asuh untuk anak terindikasi stunting dan telah mendapatkan rekor MURI
  4. Mengembangkan jejaring untuk percepatan penurunan stunting
  5. Menggerakkan semua potensi Muslimat NU untuk pemenuhan kebutuhan, melahirkan generasi sehat, kuat, dan berintegritas.

Kegiatan Harlah ke-78 Muslimat NU ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar bersama sejumlah jajaran syuriyah PBNU, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf bersama sejumlah jajaran tanfidziyah PBNU, Habib Muhammad Luthfi bin Yahya, dan Ibu Negara Keempat Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid. Hadir pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU Margareth Aliyatul Maimunah, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Whasvi Velasufah. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Harlah Muslimat NU, Khofifah : Kaum Ibu Jadi Pilar Penting Capai Ketahanan Nasional
Next Article PBNU Nonaktifkan 63 Caleg dan Tim Sukses Capres – Cawapres, ada Habib Luthfi, Khofifah, Yenny Wahid

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

KolomNahdliyyin

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

24/04/2026
Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?