By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Mahasiswa KKN UMK kenalkan Alat Pencabut Singkong di Desa Purwodadi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Mahasiswa KKN UMK kenalkan Alat Pencabut Singkong di Desa Purwodadi
Milenial

Mahasiswa KKN UMK kenalkan Alat Pencabut Singkong di Desa Purwodadi

12/09/2024 Milenial
SHARE

Purwodadi, radar96.com – Sekelompok mahasiswa dari Universitas Muria Kudus (UMK) mengembangkan alat pencabut singkong untuk mengatasi tantangan yang dihadapi petani dalam proses panen singkong.

Alat itu diperkenalkan mahasiswa UMK yang melaksanakan KKN melalui sosialisasi yang dihadiri sembilan peserta di halaman rumah kepala Desa Purwodadi, 28 Agustus 2024.

Alat itu dikembangkan mahasiswa dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian dan mempermudah pekerjaan petani, sebuah inovasi terbaru di bidang teknologi pertanian.

Singkong merupakan salah satu komoditas utama di Indonesia, namun proses pencabutan singkong dari tanah sering kali menjadi pekerjaan yang berat dan memakan waktu.

Dengan alat pencabut singkong ini, petani kini dapat melakukan proses panen dengan lebih cepat dan efisien. Alat pencabut singkong ini dapat menggali dan mencabut singkong dari tanah dengan presisi tinggi, tanpa merusak umbi singkong.

Selain itu, alat ini juga dirancang untuk dapat digunakan di berbagai jenis tanah, sehingga dapat dimanfaatkan oleh petani di berbagai daerah khususnya di Desa Purwodadi.

“Kami berharap alat ini dapat menjadi solusi bagi petani, terutama di daerah pedesaan, untuk meningkatkan hasil panen mereka tanpa harus mengeluarkan tenaga ekstra,” ujar ketua tim peneliti dari UMK, Muhammad Ardhi Jalaludin.

Dengan alat ini, proses pencabutan singkong yang biasanya memerlukan waktu beberapa jam kini bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Alat pencabut singkong ini juga telah diuji coba di beberapa daerah dan mendapatkan respons positif dari para petani.

Salah seorang petani di Desa Purwodadi-Margoyoso-Pati, Suhardi, mengungkapkan bahwa alat ini sangat membantu dalam mempercepat proses panen di lahannya yang luas.

“Sebelumnya, saya memerlukan bantuan beberapa orang untuk mencabut singkong dalam sehari. Dengan alat ini, saya bisa mencabut singkong sendiri dengan cepat. Sangat efisien,” ujar salah satu peserta, Suhardi.

Dengan inovasi ini, diharapkan sektor pertanian terutama di Desa Purwodadi dapat lebih berkembang dan petani dapat meningkatkan kesejahteraan mereka melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi kerja.

Pemerintah desa juga diharapkan dapat mendukung penyebaran alat ini ke seluruh penjuru Desa Purwodadi, guna membantu sektor pertanian untuk menjadi lebih modern dan efisien, serta bagaimana inovasi ini dapat memberikan dampak positif bagi petani di Desa Purwodadi. (*/umk)

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Mahasiswa KKN UMK Bantu Pengepul Eceng Gondok Desa Tanggul Tingkatkan Penjualan secara Digital
Next Article ISNU Kabupaten Malang Gandeng STAIMA Al Hikam Luncurkan Program Kuliah S2 Bagi Kader NU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?