By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Warga NU se-Jatim Bantu Rp3,8 Miliar untuk Penyintas Bencana Aceh-Sumatera
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Warga NU se-Jatim Bantu Rp3,8 Miliar untuk Penyintas Bencana Aceh-Sumatera
Nahdliyyin

Warga NU se-Jatim Bantu Rp3,8 Miliar untuk Penyintas Bencana Aceh-Sumatera

07/01/2026 Nahdliyyin
SHARE

Malang, radar96.com – Warga NU se-Jawa Timur melalui Lembaga Zakit Infaq Shodaqoh NU (LAZISNU) Jawa Timur membantu donasi senilai Rp3.879.409.566 untuk warga penyintas bencana di Aceh dan Sumatera.

Donasi tahap pertama itu diserahkan Ketua LAZISNU Jatim, H A Afif Amrullah, kepada Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz, di sela-sela “kick off” Satu Abad NU (1926-2026) di Auditorium Universitas Islam Malang (Unisma), Rabu.

Dalam penyerahan donasi untuk disalurkan ke warga Aceh-Sumatera itu, Ketua Lazisnu Jatim didampingi Ketua PCNU Jombang, PCNU Lamongan, dan PCNU Malang sebagai PCNU penghimpun donasi warga NU terbanyak di Jatim.

“Hasil kesepakatan dan koordinasi dengan PC LAZISNU se-Jatim, fokus penyaluran donasi itu lebih pada recovery (pemulihan), agar para penyintas memiliki tempat tinggal dan sarana ibadah yang layak,” katanya.

Untuk itu, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan LAZISNU Aceh untuk membangun masjid, mushala, atau pesantren, yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti instalasi air bersih, dapur umum, serta hunian bagi warga, sehingga jadi kompleks terpadu.

“Kami akan berangkat langsung ke Aceh untuk menyerahkan donasi warga NU Jatim itu. Ini merupakan langkah awal, karena target kami adalah Rp10 miliar, inSya-Allah,” ungkapnya.

Hingga kini, LAZISNU di tingkat wilayah (PWNU) se-Indonesia masih memosisikan Jawa Timur terbanyak dalam perolehan bantuan untuk Aceh-Sumatera. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang memercayakan donasi kepada LAZISNU PWNU dan PCNU,” katanya.

Dalam sambutan tuan rumah pada “kick off” Satu Abad NU (1926-2026) di Auditorium Unisma itu, Rektor Unisma Prof Drs H Junaidi MPd PhD melaporkan kesiapan universitas NU yang dipimpinnya dalam menyediakan 100 beasiswa pendidikan gratis kepada generasi muda NU untuk studi di Unisma.

“Sebagai universitas NU yang sudah meraih predikat unggul dan terbaik diantara PTNU di Jatim, kami siap mendukung apapun program NU. Ditunjuk jadi tuan rumah kick off Satu Abad NU pun, kami siap saja, bahkan beasiswa untuk anak-anak muda NU pun sudah kami siapkan 100 untuk 2026,” katanya.

Setelah penekanan tombol “Kick Off” Satu Abad NU yang dilakukan Ketua PWNU Jatim KH Abdul Hakim Mahfudz, Wagub Jatim Emil E Dardak, dan Kepala Daerah se-Malang Raya, acara “kick off” juga ditandai dengan Sarasehan Pesantren dan kebangsaan.

Dalam Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan itu, para narasumber dari Kemenag RI, UINSA, Tebuireng, dan perwakilan pesantren dari Pasuruan menegaskan bahwa keunggulan pesantren yang perlu dilestarikan adalah “transfer” nilai (religi/akhlak dan nasionalisme), sedangkan pendidikan umum hanya transfer ilmu. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ratusan Siswa MI/MTs Masjid Al-Akbar Sambut Tahun Baru dengan Dzikir-Istighotsah
Next Article Wagub Jatim: Komitmen NU selama Satu Abad tak diragukan

Advertisement



Berita Terbaru

PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat
Sospol
Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol

You Might also Like

KolomNahdliyyin

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

24/04/2026
Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?