Uzbekistan, radar96.com/timesindonesia.co.id – Di kota tempat Syekh Bahauddin Naqshbandi menanamkan jalan spiritualnya, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa menerima amanah baru. Ketua Umum JATMAN itu terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Majelis Naqshbandi Se-Dunia dalam pertemuan delegasi dari 14 negara di Bukhara, Uzbekistan, September 2026.
Pemilihan berlangsung di Universitas Negeri Teknologi Bukhara. Para ulama, mursyid, dan delegasi yang datang dari berbagai negara mempercayakan kepemimpinan majelis dunia tersebut kepada tokoh asal Indonesia itu.
Tidak ada gambaran tentang persaingan memperebutkan jabatan. Amanah tersebut, menurut keterangan yang disampaikan, lahir melalui kesepakatan para delegasi yang ingin memperkuat persaudaraan dan merawat warisan spiritual Naqshbandiyah melintasi batas negara.
“Amanah ini bukanlah mahkota untuk dibanggakan, melainkan jalan pengabdian yang harus dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” kata Ali Masykur Musa.
Pernyataan itu memperlihatkan cara Ali menempatkan jabatan barunya. Ia tidak melihat kepemimpinan sebagai simbol kehormatan personal, tetapi sebagai tanggung jawab spiritual dan sosial yang harus dijalankan melalui pengabdian. (*/timesindonesia)



