Surabaya, radar96.com – Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) Dr KHM Sudjak MAg bersama Kabid Riayah BPP MAS Dr HM Qoderi dan Staf Administrasi BPP MAS M Tantowi, mengunjungi China pada 23-29 September 2026.
“Kami ke China atas undangan Konsulat Jenderal (Konjen) China di Surabaya untuk melakukan religion and cultural exchange selama 7 hari ke Guangzhou, Nanping, dan Fuzhou,” kata Sudjak saat persiapan penerbangan dari Surabaya, Rabu (23/9) pagi.

Setiba di Guangzhou pada Rabu (23/9) siang, Tim MAS bertemu Tim PW GP Ansor Jatim yang juga mendapat undangan berkunjung ke China.
Pada Rabu (23/9) sore, Tim MAS akan mengunjungi Masjid Huaisheng, lalu melihat Xiaomanyao (Menara Guangzhou) dari luar. Pada Kamis (24/9) pagi-siang berkunjung ke Masjid Xianxian (Masjid Para Leluhur) dan Taman Yuexiu di Guangzhou.
Pada Kamis (24/9) sore harinya, jalan-jalan di “Beijing Lu Pedestrian Street”, lalu hari Jumat (25/9) melakukan perjalanan ke Nanping yakni Gunung Wuyi (Da Hong Pao) dan Kawasan Gua Air Terjun (Shuilian Cave) sambil mengenal budaya the Fujian.
Pada Sabtu (26/9), tim melakukan perjalanan ke Fuzhou. Paginya, tim masih di Nanping mempelajari Pembangunan ekologi Gunung Wuyi, Rakit Bambu di Sungai Jiuqu, dan Jalan-Jalan di Jalan Song.
Pada Sabtu (26/9) siangnya baru naik kereta cepat ke Fuzhou. Di Fuzhou mengunjungi Masjid Fuzhou. Pada Minggu (27/9) ke Museum Budaya Pelayaran Tiongkok. Pada Minggu sorenya ke Museum Peringatan Lin Zexu dan Kawasan Budaya Bersejarah yakni Sanfang Qixiang (Tiga Alur dan Tujuh Gang).
Pada Senin (28/9), Tim MAS menghadiri pertemuan dengan pimpinan Asosiasi Islam di Fuzhou yang bertempat di Masjid Kota Fujian, lalu sorenya mengunjungi perusahaan teknologi tinggi dan kampung teladan. Pada Senin malamnya bertemu dengan pimpinan Kantor Urusan Luar Negeri Provinsi (Pemprov Fujian).
Pada Selasa (29/9), tim MAS melakukan perjalanan pulang ke Surabaya. “Ketika Konsul Jenderal China di Surabaya, Ye Su, ke Masjid Al-Akbar (17/6/2026), memang mengajukan dua hal penting untuk peningkatan hubungan persahabatan yakni mengundang tim MAS ke Guangzho dan pembukaan ‘Tiongkok Space’ (ruangan Tiongkok) di MAS,” katanya.
Dalam kunjungan ke Tiongkok itu, Konjen China di Surabaya mengundang delapan orang Indonesia yakni tiga orang dari Masjid Al-Akbar dan lima dari Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Timur.
Lima dari PW GP Ansor Jatim Adalah tiga kepala desa kader Ansor dan Ketua Bidang Pertanian dan Perkebunan PW GP Ansor Jatim, H. Deni Prasetya, serta Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril. Tim Ansor diagendakan melihat secara langsung penerapan teknologi pertanian, tata kelola pangan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan ekonomi berbasis desa. (*/mas)



