Sidoarjo, radar96.com – Mengambil momentum peringatan Hari Santri Nasional 2026, KPPS Baitul Mal Wat Tamwil (BMT) NU Sidoarjo meresmikan Kantor Layanan (KL) baru di Kecamatan Waru, Sabtu (24/10/26). Peresmian kantor layanan keenam tersebut berlangsung di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Waru.
Dengan dibukanya KL Waru, BMTNU Sidoarjo kini memperluas jangkauan pelayanannya setelah sebelumnya beroperasi di lima kecamatan, yakni Porong, Sidoarjo, Wonoayu, Sukodono, dan Krembung.






Ketua PCNU Sidoarjo, KH Zainal Abidin, mengapresiasi atas peresmian BMTNU Sidoarjo KL Waru tersebut. Dirinya mengajak seluruh kader dan warga Nahdliyin di Kecamatan Waru untuk berbondong-bondong menjadi anggota dan menabung di BMTNU Sidoarjo KL Waru.
“Melihat potensi Waru yang begitu luar biasa, saya punya keyakinan bahwa Kantor Layanan Waru akan bisa menyalip kantor layanan yang lain. Mari, BMTNU ini kita jadikan sebagai ruang yang maksimal untuk berjuang di NU,” tuturnya.
Kiai Zainal mengaku sempat menangis bahagia sekaligus haru sesaat menjelang peresmian. Menurutnya, penantian dibukanya BMTNU KL Waru ini sudah cukup lama dia nantikan, sekitar tiga tahun tanpa ada kepastian.
Kini, penantian panjang itu terjawab sudah. Apalagi prosesi peresmiannya paling ramai dibanding peresmian di KL-KL yang lain. Jumlah karangan bunganya saja yang berjajar sejak di pintu masuk sebanyak 15 buah. Termasuk di antaranya dari Bupati Sidoarjo H Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo H Abdilllah Nasih, Ketua DPC PKB Sidoarjo H Reza Ali Faizin.
Sementara itu, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Waru, M Subhan, mengatakan, proses pembentukan BMTNU Sidoarjo KL Waru tersebut terbilang singkat, yakni sekitar dua bulan setelah Musyker MWCNU dilaksanakan di Pasuruan.
“Harapan kami BMTNU ini bisa menjadi solusi pendanaan bagi jamiyah maupun jamaah kita. Saya lihat peredaran uang di NU Waru yang bersifat rutin itu sangat besar, seperti pengajian gabungan Ahad Kliwon lima MWC, Kubroan Muslimat NU, IHM, Lailatul Ijtima’, dan yang lain-lain. Artinya potensi keuangan di NU itu sangat besar,” katanya.
Dirinya optimis, BMTNU KL Waru akan berkembang pesat dan sehat, mengingat Waru memiliki potensi pasar yang besar. Karena di setiap desa terdapat madrasah dan masjid, serta banyak pelaku UMKM yang tersebar di sejumlah wilayah.
“Semoga BMTNU kita ini ke depan bisa besar, sehat, dan kuat, serta memberikan manfaat untuk semua, baik jamaah maupun jamiyah NU,” ujarnya berharap. Menurut Ustadz Subhan, jumlah aset yang berhasil dihimpun sampai saat peresmian ini sebesar Rp.37,5 juta dengan jumlah anggota sebanyak 133 orang.
Peresmian tersebut dihadiri oleh jajaran syuriah dan tanfidziyah PCNU Sidoarjo, pengurus dan tim manajemen BMTNU Pusat Sidoarjo, serta beberapa kepala kantor layanan.
Wajah-wajah berseri dan penuh semangat terpancar dari beberapa pengurus syuriah dan tanfidziyah MWCNU Waru, Ketua-Ketua Lembaga, Banom, Ranting, serta para tamu undangan lainnya.
Pewarta : Yuli R



