By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ikhtiarkan Perhutanan Sosial, PBNU Khawatirkan Ekonomi daripada Akidah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ikhtiarkan Perhutanan Sosial, PBNU Khawatirkan Ekonomi daripada Akidah
Nahdliyyin

Ikhtiarkan Perhutanan Sosial, PBNU Khawatirkan Ekonomi daripada Akidah

28/02/2024 Nahdliyyin
Lebih dari 50 petani hutan yang ada di Jawa Timur mengikuti acara Sosialisasi Rencana Kerja Perhutanan Sosial (RKPS) di Balai Diklat NU Jatim, desa Ledug, Kec. Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu 28 Februari 2024. (*/fpnu)
SHARE

Pasuruan, radar96.com – Lebih dari 50 petani hutan yang ada di Jawa Timur mengikuti acara Sosialisasi Rencana Kerja Perhutanan Sosial (RKPS) di Balai Diklat NU Jatim, desa Ledug, Kec. Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu 28 Februari 2024.

“Kami tidak khawatir soal akidah warga NU, tapi kami lebih mengkhawatirkan ekonomi warga NU,” kata Wakil Ketua PWNU Jatim, KH. Dr.Misbahul Munir dalam sambutan pembukaan acara itu.

Menurutnya, kekurangan ekonomi akan membahayakan akidah warga NU, karena itu perlu penguatan ekonomi warga NU, jadi masalah ekonomi harus menjadi perhatian serius jajaran pengurus NU.

“Di Jawa Timur ada lebih dari lima ribu pesantren. Seandainya satu pesantren melahirkan satu lembaga perekonomian, betapa kuatnya perekonomian warga NU,” katanya .

Salah satu program yang diikhtiarkan PBNU saat ini adalah perhutanan sosial. Sebuah progam kerjasama anatara PBNU dengan pemerintah yang memberikan NU mengakses lahan hutan untuk dikelola warganya dalam peningkatkan ekonomi.

“Kehadiran PBNU dan jaringannya di semua tingkatan harus hadir dalam setiap program PBNU. Termasuk program perhutanan sosial,” kata Wakil Ketua Umum PBNU KH. Sayyid Muhammad Hilal Al Aidid dalam sambutannya.

Pengurus NU harus hadir secara nyata mendampingi warga. Mereka harus benar-benar memahami kebutuhan masyarakat. Sudah tidak boleh lagi ada program dikerjakan tanpa kebutuhan riil warga masyarakat. Program itu disesuaikan kebutuhan dan pengurus NU harus mendampingi sampai berhasil.

Sementara itu, Ketua PBNU, H. Fahmy Akbar Idries menegaskan bahwa program perhutanan sosial betul-betul untuk membantu warga. “Jika nanti ada hasilnya program perhutanan sosial, kembalikan kepada masyarakat,” demikian tegasnya.

Ia mewanti-wanti untuk mengedepankan kesejahteraan warga. Bahkan Ketua Umum PBNU, menurutnya, melarang jajaran pengurus meminta hasil program tersebut. Harus dikembalikan kepada warga masyarakat.

Perhutanan sosial merupakan bagian dari gerakan besar di PBNU, yakni Gerakan Keluarga Maslahat NU yang juga menjadi program prioritas PBNU saat ini. Membantu warga hutan meningkat kesejahteraannya pada hakikatnya merupakan gerakan membangun keluarga petani hutan lebih maslahat.

“Perhutanan sosial tidak bisa dipisahkan dari gerkan keluarga maslahat yang menjadi program prioritas PBNU saat ini,” demikian pungkasnya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK

Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul

PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya

MWCNU Sukodono Bersama Pemerintah Kecamatan Gelar Munajat Raya Sambut Hari Santri

Berkah Peringatan HSN 2026 NU Ranting Banjarwati, Omzet Pedagang UMKM Meningkat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article MI Al-Akbar targetkan siswa hafal 5 juz Al-Qur’an sebelum lulus
Next Article Pesantren Tebuireng dan Tambakberas Antisipasi Kekerasan lewat pendekatan Pembina Kamar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Usai Resepsi Hari Santri 2026, Gus Ipul Buka Suara Soal Laporan Riswah Cabang ke KPK
Nahdliyyin
BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Pesantren, Sambut Hari Santri 2026
Sospol
Kado Istimewa Hari Santri, S2 Pendidikan Dasar Unusa Raih Akreditasi Unggul
Nahdliyyin
PWNU Jatim Sambut Pataka Resolusi Jihad dan Pasukan Napak Tilas Jombang-Surabaya
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Hari Santri 2026, PWNU Jatim dan PCNU Surabaya Ziarah ke Makam Pencipta Lambang NU

20/10/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

19/10/2026
Nahdliyyin

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU

18/10/2026
Nahdliyyin

PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah

18/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?