By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Empat Mahasiswa Unusa Wakili Indonesia dalam BUGS 2024 di Malaysia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Empat Mahasiswa Unusa Wakili Indonesia dalam BUGS 2024 di Malaysia
Milenial

Empat Mahasiswa Unusa Wakili Indonesia dalam BUGS 2024 di Malaysia

13/05/2024 Milenial
SHARE

Selangor, radar96.com – Empat mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menjadi wakil Indonesia dalam acara Buddy’s Global Symposium 2024 (BUGS 2024) yang diselenggarakan di Universiti Putra Malaysia (UPM) tanggal 7-11 Mei 2024. Keempat mahasiswa tersebut, yakni Krisna Fatahillah (S1 Manajemen), Sukma Cahya Ramadhan (S1 Keperawatan), Orchida Nada (S1 Gizi), dan Nadhiroh (S1 Pendidikan Bahasa Inggris). Selain empat peserta dari Indonesia, terdapat 39 peserta dari negara lain, yakni China, Yaman, Arab Saudi, Syria, Senegal, Myanmar, dan Pakistan.


Salah satu peserta asal Indonesia, Krisna Fatahillah mengungkapkan, acara tersebut bertujuan untuk menyatukan para relawan mahasiswa internasional dari berbagai belahan dunia untuk mengatasi masalah-masalah penting yang dihadapi serta memperluas jaringan kerja sama di tingkat global.


“Salah satu fokus utamanya adalah masalah kesehatan mental yang sering dihadapi oleh mahasiswa, seperti kesepian, kecemasan, dan stres yang dapat berdampak pada kinerja akademik mahasiswa,” ungkapnya.


Pria yang juga sebagai Ketua BEM Unusa ini menambahkan, BUGS 2024 menampilkan sejumlah pembicara terkemuka setiap harinya, termasuk Ketua Buddies dari Universiti Malaya dan Universiti Kebangsaan Malaysia, serta pakar-pakar seperti Dr Isma Rosila dan Prof Dr Wan Zuhainis Saad.


“Acara ini mencapai puncaknya dengan adanya sidang Model Perserikatan Bangsa-Bangsa (MUN), di mana para peserta dapat mempresentasikan masalah kesehatan mental yang dihadapi oleh mahasiswa di negara masing-masing. Tindak lanjut setelah kegiatan ini, yakni kami akan berbagi pengalaman dengan mahasiswa Unusa, serta nantinya kita siap membuat program bersama mahasiswa UPM,” tambah Krisna.
Salah satu mahasiswa Unusa lain yang berpartisipasi dalam acara tersebut, Sukma Cahya Ramadhan, mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan mengikuti BUGS 2024 di Universitas Putra Malaysia.
“Alhamdulillah saya dapat bertemu mahasiswa dari berbagai negara, menambah networking dan pengalaman baru, berdiskusi dengan mahasiswa lintas negara,” katanya.


Sukma bersama teman-temannya berkeinginan untuk menerapkan pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya kepada rekan-rekan mahasiswa di Unusa. Selain itu dirinya bersama teman-temannya berencana untuk berkolaborasi dengan mahasiswa Universiti Putra Malaysia untuk menciptakan program yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.


“Langkah-langkah ini merupakan awal yang baik dalam memperluas kerja sama internasional dan memperkuat posisi Unusa di tingkat ASEAN, khususnya eksistensi mahasiswa Unusa di kanca Internasional,” pungkasnya.

Iklan.

You Might Also Like

Dua Mahasiswa Unusa Lolos Program Naresuan University Thailand

SAPA AIDS, Upaya FKM UNAIR Membangun Literasi HIV Remaja dan Stigma ODHA di Klumutan

300 Anggota Baru Ikuti “Remas Camp 2026” di Masjid Al Akbar Surabaya

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren

Hari Santri 2026, 40 Santriwati Ikuti “Santri Digital Camp 2026” di Pesantren Digipreneur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Khofifah Kukuhkan Bunda Asuh Peduli Stunting NTT untuk Indonesia Emas 2045
Next Article Ketua LBM PBNU: Praktik Haji Ilegal Bertentangan dengan Susbtansi Syariat

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU-Polda Jatim Siapkan Kerjasama Program “Jogo Pondok”
Nahdliyyin
IKAPETE Jatim Dukung Langkah Tegas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Lakukan Pembersihan Internal Institusi
Sospol
LAZISNU se-Jatim Kirim Satu Kontainer Bantuan untuk Penyintas Gempa Flores NTT
Nahdliyyin
Marbot dari Enam Masjid di Surabaya Ikuti “Marbot Soccer Night” ke-14 Masjid Al-Akbar
Sospol

You Might also Like

Milenial

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

14/10/2026
Milenial

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

12/10/2026
Milenial

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

10/10/2026
Milenial

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

09/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?